Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
2 Korintus 1:1 2 Korintus 1:2 2 Korintus 1:3 2 Korintus 1:4 2 Korintus 1:5 2 Korintus 1:6 2 Korintus 1:7 2 Korintus 1:8 2 Korintus 1:9 2 Korintus 1:10 2 Korintus 1:11 2 Korintus 1:12 2 Korintus 1:13 2 Korintus 1:14 2 Korintus 1:15 2 Korintus 1:16 2 Korintus 1:17 2 Korintus 1:18 2 Korintus 1:19 2 Korintus 1:20 2 Korintus 1:21 2 Korintus 1:22 2 Korintus 1:23 2 Korintus 1:24



2 Korintus 1:14 (IDN) — Ringkasan konteks dan makna
Ayat ini berada dalam konteks saling pengakuan dan pembalasan kemelitusan di antara rasul Paulus, para jemaat di Korintus, dan kemuliaan yang Allah perlihatkan melalui pekerjaan-Nya. Paulus menegaskan bahwa jemaat Korintus, meskipun awalnya menantang dan penuh pertanyaan, akhirnya mengakui bahwa pelayanan mereka adalah sumber penguatan bagi satu sama lain. Dalam pernyataan ini, Paulus menekankan saling pemuliaan di hadapan Tuhan pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.
Makna pokok
Ayat ini menegaskan saling memuliakan antara rasul Paulus dan jemaat Korintus di hadapan Tuhan. Mereka saling mengakui peran dan karya Allah di dalam mereka sebagai akibat dari pelayanan Injil. Hari Tuhan merujuk pada kedatangan Kristus dan evaluasi kasih karunia Allah atas semua pekerjaan-Nya di antara mereka.
Dua hingga tiga tema utama
Perikop terkait
Beberapa bagian yang relevan untuk memahami pola kemuliaan ini meliputi: - 1 Korintus 4:5 membantu melihat bagaimana Allah membawa keadilan dan memeriksa rahasia hati. - 2 Korintus 3:18 menunjukkan perubahan kemuliaan menjadi kemuliaan yang lain melalui pekerjaan Roh Kudus. - Roma 8:18–19 mengaitkan penderitaan saat ini dengan kemuliaan yang akan dinyatakan nanti.
Refleksi praktis
Bagaimana kita menilai diri di hadapan Tuhan? Kita dapat memupuk haus akan kemuliaan Allah dengan hidup yang konsisten dalam panggilan-Nya, menghargai pekerjaan Allah dalam sesama, dan memberi dukungan satu sama lain dalam iman. Ketika jemaat saling memuliakan, kita memperlihatkan bagaimana kasih Kristus bekerja melalui komunitas percaya, terutama dalam momen-momen ujian dan pengajaran.
Ayat ini dalam pandangan komentar gereja terdahulu
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan sisi kemuliaan yang berasal dari pekerjaan Allah melalui umat-Nya, serta pentingnya pengakuan jemaat atas peran para pelayan Injil. Mereka menyoroti bahwa kemuliaan adalah hasil kerja keras rohani yang berpusat pada kasih karunia Allah.
Catatan kutipan singkat tergantung ketersediaan sumber publik domain: - Henry, Barnes, dan Clarke sering menekankan bahwa kemuliaan di hadapan Tuhan tidak bergantung pada kepintaran manusia, melainkan pada karya rohani Allah di dalam jemaat. Jika ada pernyataan kutipan langsung yang relevan, akan dicantumkan secara singkat sesuai teks yang tersedia.
Cross-references & hubungan singkat
Penutup singkat
Ayat ini menegaskan simbiosis mulia antara pengajar dan jemaat: kemuliaan diberi karena Allah bekerja di antara mereka. Persekutuan iman yang saling menguatkan dan saling memuliakan menjadi saksi hidup bahwa hadirnya Kristus membentuk komunitas yang siap bertemu hari-Nya dengan keyakinan.