Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 4:1 2 Tawarikh 4:2 2 Tawarikh 4:3 2 Tawarikh 4:4 2 Tawarikh 4:5 2 Tawarikh 4:6 2 Tawarikh 4:7 2 Tawarikh 4:8 2 Tawarikh 4:9 2 Tawarikh 4:10 2 Tawarikh 4:11 2 Tawarikh 4:12 2 Tawarikh 4:13 2 Tawarikh 4:14 2 Tawarikh 4:15 2 Tawarikh 4:16 2 Tawarikh 4:17 2 Tawarikh 4:18 2 Tawarikh 4:19 2 Tawarikh 4:20 2 Tawarikh 4:21 2 Tawarikh 4:22



Gambaran Umum 2 Tawarikh 4:2
Ayat ini berada dalam bagian perincian bait suci Sulaiman: perabotan dan perlengkapan yang diperlukan untuk ibadah. Kolam periuk tembaga yang disebutkan di sini menegaskan perhatian detail terhadap tempat ibadah. Teks ini menyoroti ukuran kolam tembaga yang besar, bulat, dan tinggi, dengan ukuran yang konkret. Melalui angka-angka tersebut kita melihat kesungguhan umat Allah dalam menyediakan fasilitas altar dan pelayanan ibadah yang berstruktur.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal 4 mencatat rincian perlengkapan bait: dari penuai, kuali, kelambu, hingga kolam tembaga (kolam tuangan). Kolam ini ditempatkan sebagai bagian dari pemakaian ritual di pelataran bait untuk penyucian imam dan pelayan. Ketelitian ukuran menunjukkan kepatuhan kepada instruksi ilahi mengenai kesakingan fasilitas ibadah, sehingga ibadah berjalan dengan teratur dan kudus.
Gagasan rohani utama
Gagasan sentral ayat ini adalah keteladanan presisi dan kehendak Allah yang mengarahkan detail ibadah. Kolam yang dibuat dengan ukuran pasti melambangkan bahwa semua aspek penyembahan harus ditempatkan dalam kerangka hikmat dan kepatuhan. Allah memerintahkan tata ibadah yang teratur, dan umat-Nya menjawab dengan perencanaan cermat dan ketaatan.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Aplikasi praktis
Kedewasaan rohani tidak hanya pada iman pribadi, tetapi juga pada bagaimana kita menata kehidupan bersama dalam komunitas iman. Ketelitian, rencana, dan pelaksanaan yang rapi dalam ibadah mencerminkan kehormatan kepada Allah. Kita diajak merenungkan bagaimana kita mengatur waktu, sumber daya, dan pelayanan kita agar menyokong suasana penyembahan yang suci dan terarah.
Cross-references singkat dan hubungannya
Penutupan inti pesan
2 Tawarikh 4:2 menegaskan bahwa ibadah yang berkenan dimulai dari ketelitian detail dan ketaatan pada arahan Allah. Kolam tuangan dengan ukuran yang spesifik menggambarkan keseriusan Allah terhadap tempat ibadah dan pelayan-Nya. Respons umat adalah menyiapkan fasilitas yang tepat agar penyembahan dapat berlangsung dengan kemurnian dan kedalaman rohani.
Ringkas
Ayat ini mengingatkan kita bahwa penyembahan Kristiani melibatkan persiapan yang rapi dan hati yang taat. Detail dalam perlengkapan ibadah mencerminkan seriusnya kita menghormati Tuhan melalui tata ibadah yang teratur dan kudus.
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, or Adam Clarke are cited only when exact phrases are available. Tidak ada kutipan panjang lengkap yang disalin di sini; penafsiran merangkum inti pendapat mereka dalam gaya yang menghindari reproduksi kutipan panjang.