Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 31:1 2 Tawarikh 31:2 2 Tawarikh 31:3 2 Tawarikh 31:4 2 Tawarikh 31:5 2 Tawarikh 31:6 2 Tawarikh 31:7 2 Tawarikh 31:8 2 Tawarikh 31:9 2 Tawarikh 31:10 2 Tawarikh 31:11 2 Tawarikh 31:12 2 Tawarikh 31:13 2 Tawarikh 31:14 2 Tawarikh 31:15 2 Tawarikh 31:16 2 Tawarikh 31:17 2 Tawarikh 31:18 2 Tawarikh 31:19 2 Tawarikh 31:20 2 Tawarikh 31:21



2 Tawarikh 31:12 (IDN) — Makna dan Konteksnya
Ayat ini berada dalam bagian laporan Raja Hizkiyah tentang pembaruan ibadah di Yerusalem setelah suatu periode pengabaian relung suci. Hizkiyah menyusun kembali penyajian persembahan, pahala persembahan, dan pemeliharaan tanggung jawab umat terhadap hak-hak persembahan. Khonanya, seorang Lewi yang berperan sebagai kepala, bersama Simai adiknya, diberi tugas mengawasi pembawa masuk persembahan tatangan, perpuluhan, dan benda-benda yang disucikan. Ayat ini menekankan ketelitian, ketaatan, dan keteraturan gudang ibadah serta peran para pejabat Lewi dalam mengarahkan ibadah kepada Tuhan dengan setia.
Garis besar makna utama
Ayat ini menggambarkan komitmen sungguh-sungguh untuk menjaga kesetiaan terhadap persepuluhan, persembahan pertama, dan barang-barang yang disucikan. Pengangkutan dan pelaksanaan persembahan dipantau oleh pemimpin-pemimpin Lewi yang dikhususkan, menunjukkan bahwa ibadah bukan sekadar tindakan pribadi, melainkan usaha komunitas yang tertata rapi di bawah kepemimpinan ilahi.
dua hingga tiga tema kunci
hubungan dengan bagian terkait (cross-references)
- 2 Tawarikh 31:10: Nabi Hizkiyah menegaskan pemeliharaan katekisasi yang tepat terhadap pelaksanaan perpuluhan, menguatkan pentingnya dukungan imam Lewi dalam administrasi ibadah.
- Nehemia 10:37-39: Kaitan antara mempersembahkan persembahan dan membawa perpuluhan sebagai bagian dari komitmen warga untuk memelihara tempat ibadah serta konsumsi persembahan di hadapan Tuhan.
- Maleakhi 3:10: Penekanan pada konsekuensi kelimpahan berkat ketika umat setia memberi perpuluhan dan persembahan dengan hati yang benar.
refleksi praktis
Ayat ini mengingatkan pembaca bahwa ibadah yang hidup memerlukan tata kelola dan tanggung jawab bersama. Ketelitian dalam memberi, memelihara, dan membawa persembahan adalah wujud nyata dari hati yang percaya. Seperti Khona dan Simai, pemimpin rohani perlu membimbing jemaat menuju berkat ilahi melalui disiplin, integritas, dan kerja sama yang harmonis.
inti penutup
2 Tawarikh 31:12 menegaskan bahwa pemberian persembahan, perpuluhan, dan benda yang disucikan dijalankan dengan setia hati dan diorganisasi oleh pemimpin Lewi. Ibadah yang tertib dan sepenuh hati membawa kemuliaan bagi Tuhan dan kesejahteraan umat di dalam komunitas iman.
cuplikan kutipan terkait (jika ada)
Beberapa komentar paruh pertama mencatat bahwa kerja keras dan disiplin administratif Gereja Israel pada masa Hizkiyah menyiratkan bagaimana keadilan ibadah dipelihara melalui tata kelola yang layak dan fokus pada Kemuliaan Tuhan. (Mengimbau gaya praktik Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke secara ringkas tanpa kutipan panjang.)