Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 28:1 2 Tawarikh 28:2 2 Tawarikh 28:3 2 Tawarikh 28:4 2 Tawarikh 28:5 2 Tawarikh 28:6 2 Tawarikh 28:7 2 Tawarikh 28:8 2 Tawarikh 28:9 2 Tawarikh 28:10 2 Tawarikh 28:11 2 Tawarikh 28:12 2 Tawarikh 28:13 2 Tawarikh 28:14 2 Tawarikh 28:15 2 Tawarikh 28:16 2 Tawarikh 28:17 2 Tawarikh 28:18 2 Tawarikh 28:19 2 Tawarikh 28:20 2 Tawarikh 28:21 2 Tawarikh 28:22 2 Tawarikh 28:23 2 Tawarikh 28:24 2 Tawarikh 28:25 2 Tawarikh 28:26 2 Tawarikh 28:27



2 Tawarikh 28:20 (IDN) – Latar, Makna, dan Aplikasi
Setting segera: Pasal 28 menuturkan kisah Yehuda pada masa raja Ahaz, ketika banyak langkah manusiawi yang mengandalkan kekuatan militer dan sekutu asing membawa ketidaksetiaan kepada Allah. Ayat 20 menampilkan titik balik: Tiglat-Pileser III, raja Asyur, datang untuk menekan Ahaz, bukannya memperkuatnya. Pihak kerajaan dipaksa menghadapi bahaya besar akibat kurangnya kepercayaan kepada Allah dan keliru mengandalkan aliansi manusia.
Makna teologis dan iman di balik teks
Ayat ini menegaskan bahwa Allah memperhitungkan pilihan-pilihan bangsa terhadap kekuatan duniawi. Ketika Ahaz menggantungkan diri pada raja Asyur untuk perlindungan, Allah mengizinkan tekanan sebagai konsekuensi dari ketidaktaatan dan penyerahan diri pada kekuatan manusia yang meniadakan kepercayaan kepada-Nya. Ini menunjukkan bahwa perlindungan ilahi tidak tergantung pada sekutu politik, melainkan pada ketaatan dan ketergantungan pada Allah yang hidup.
Istilah kunci dan gambaran penting
Referensi silang yang relevan
Beberapa ayat sejalan untuk memahami tema pengandalan pada Allah dan akibat dari ketidaktaatan:
Aplikasi praktis untuk masa kini
Ayat ini mengingatkan umat percaya untuk menilai sumber perlindungan mereka. Ketika godaan muncul untuk mengandalkan kekuatan politik, ekonomi, atau hubungan duniawi, perlu diingat bahwa keselamatan dan perlindungan sejati berasal dari Allah. Ketekunan dalam doa, ketaatan pada firman-Nya, dan kesiapan menerima koreksi Ilahi lebih penting daripada strategi manusia. Terkadang Allah mengizinkan tekanan luar untuk menarik kita kembali pada kepercayaaan yang murni kepada-Nya.
Catatan singkat tentang karya tafsir kuno
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry dan Albert Barnes menyoroti bahwa tindakan Ahaz adalah contoh bahaya menaruh kepercayaan pada sekutu asing. Henry menekankan bahwa penyertaan Allah tidak selalu terlihat melalui kemenangan di pihak manusia, melainkan melalui ketaatan tidur dalam rencana Allah. Barnes menafsirkannya sebagai pelajaran bahwa perlindungan ilahi tidak datang melalui aliansi duniawi, melainkan dari iman yang hidup kepada Allah. (Ringkasan para pemikir kuno; kutipan langsung hanya jika tersedia dalam teks aslinya.)
Inti pesan: Allah menegur ketika manusia menggeser kepercayaan dari-Nya ke tangan manusia. Respons yang sehat adalah kembali kepada Allah dalam doa, pertobatan, dan penyerahan hidup.