2 Tawarikh 20:34 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah Yosafat, dari pada yang mula dan kemudian, bahwasanya tersebutlah ia itu di dalam tawarikh Yehu bin Hanani, yang disuratkan dalam kitab raja-raja orang Israel.

Ayat sebelumnya
« 2 Tawarikh 20:33
Ayat berikutnya
2 Tawarikh 20:35 »

2 Tawarikh 20:34 Tafsiran ayat Alkitab

Latar dan Makna Ayat

Ayat ini menyatakan bahwa ada bagian tersisa dari kisah raja Yosafat yang masih tercatat dalam tawarikh Yehu bin Hanani, yang disuratkan dalam kitab raja-raja orang Israel. Secara konteksnya, teks ini menahan diri pada catatan sejarah yang melanjutkan rangkaian peristiwa di bawah pemerintahan Yosafat dan mengaitkannya dengan sumber-sumber lain yang berisi nasihat nabi dan kronik kepausan raja-raja.

Yang dinyatakan teks ini tentang Allah dan iman

Ayat ini menekankan bahwa peristiwa sejarah bangsa tidak berhenti pada layar manusia saja, melainkan juga tercatat dalam catatan ilahi melalui nabi-nabi dan kronik suci. Ketertulisan yang berulang menunjukkan bagaimana Allah menjaga ingatan-Nya atas peristiwa-peristiwa penting dan bagaimana umat dipanggil untuk memahami pola penyertaan-Nya melalui sejarah. Dalam konteks iman Israel, keberadaan catatan dari berbagai sumber memperlihatkan bahwa Allah bekerja melalui bangsa-Nya dalam cara yang terperinci dan dapat ditelusuri kembali melalui ingatan komunitas percaya.

Istilah kunci dan gambaran penting

  • “barang yang lagi tinggal” — sisa-catatan atau fragmen kisah yang tidak hilang, menandakan bahwa kronik komparatif menyisakan bagian-bagian tertentu untuk dibaca bersama sumber lain.
  • “tawarikh Yehu bin Hanani” — merujuk pada sebuah sumber nabi yang dicatatkan dalam kronik raja-raja Israel, menunjukkan hubungan antar-sumber dalam tradisi penulisan suci.

Hubungan dengan bagian lain

Beberapa bagian sejalan dengan prinsip bahwa catatan kenabian dan catatan sejarah saling melengkapi dalam memaparkan jalannya sejarah Allah bagi umat‑Nya. Misalnya, referensi serupa pada nabi-nabi yang menuliskan peristiwa masa pemerintahan raja-raja Israel (kalau ada, sering dipakai untuk menekankan ketepatan ingatan Allah). Perhatikan bagaimana peran nabi sebagai saksi sejarah menguatkan identitas umat Allah melalui ingatan kolektif.

Konteks teologis dan praktik sekarang

Pada masa kini, bacaan tentang adanya “barang tinggal” dari kisah lama mengingatkan bahwa kisah iman tidak selesai pada satu bagian sejarah, melainkan terus dilanjutkan lewat pewartaan, pengajaran, dan pengingat komunitas gereja. Kita dipanggil untuk menjaga ingatan rohani: menilik sumber-sumber iman secara harmonis, memeriksa bagaimana tindakan Allah terlihat dalam kisah-kisah lama, dan mengizinkan cerita-cerita itu membentuk iman serta keputusan hidup kita.

Cross-reference singkat

  • 2 Tawarikh 29:29 — pengakuan bahwa catatan dan kejadian di masa raja-raja juga dilaporkan sebagai bagian dari sejarah kudus.
  • 2 Tawarikh 20:34 (pendampingan) — penegasan bahwa catatan sejarah melibatkan berbagai sumber, bukan hanya satu narasi.
  • 1 Samuela 10:25 — penulisan tradisi nabi tentang urutan peristiwa yang menampilkan peran nabi dalam mengingatkan raja dan umat.

Penutup: nasihat praktis bagi pembaca

Rawatlah warisan kisah iman dengan hormat: selidiki sumber-sumber sejarah rohani secara terbuka, hormati peran nabi dalam menyatakan kehendak Allah, dan biarkan ingatan kolektif membentuk keputusan kita. Seperti Yosafat, kita dipanggil untuk melihat bagaimana Allah bekerja melalui berbagai catatan untuk membentuk umat-Nya menjadi saksi yang setia.

Quotable insights

Catatan berikut dipakai sebagai rujukan historis: "barang yang lagi tinggal" menegaskan kesinambungan tradisi. Dalam sumber-sumber publik domain, beberapa komentator lintas zaman menekankan pentingnya menjaga kesinambungan antara kronik nabi dan catatan raja sebagai bagian dari penyucian ingatan komunitas percaya.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

2 Tawarikh 20:34 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Raja-raja 16:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 16:1 (IDN) »
Bermula, maka pada masa itu datanglah firman Tuhan kepada Yehu bin Hanani akan hal Baesa, bunyinya:

2 Tawarikh 19:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Tawarikh 19:2 (IDN) »
Maka Yehu bin Hanani, penilik itu, lalu keluar pergi menghadap baginda, maka katanya kepada baginda raja Yosafat: Mengapa engkau menolong orang fasik dan mengasihi akan orang yang benci akan Tuhan? Maka sebab itu murka besar berlaku atasmu dari hadirat Tuhan.

1 Raja-raja 16:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Raja-raja 16:7 (IDN) »
Demikian juga jadilah firman Tuhan yang telah dikatakannya dengan lidah nabi Yehu bin Hanani akan hal Baesa dan segala isi istananya, yaitu sebab segala jahat yang telah dibuatnya di hadapan mata Tuhan dan sebab dibangkitkannya murka-Nya dengan perbuatan tangannya, sehingga ia menjadi sama dengan isi istana Yerobeam, dan sebab telah dibunuhnya akan mereka itu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab