Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 17:1 2 Tawarikh 17:2 2 Tawarikh 17:3 2 Tawarikh 17:4 2 Tawarikh 17:5 2 Tawarikh 17:6 2 Tawarikh 17:7 2 Tawarikh 17:8 2 Tawarikh 17:9 2 Tawarikh 17:10 2 Tawarikh 17:11 2 Tawarikh 17:12 2 Tawarikh 17:13 2 Tawarikh 17:14 2 Tawarikh 17:15 2 Tawarikh 17:16 2 Tawarikh 17:17 2 Tawarikh 17:18 2 Tawarikh 17:19



2 Tawarikh 17:16 (IDN) — Latar, Keterangan, dan Aplikasi
Segera setelah raja Asa menyiapkan pasukan dan memegang teguh perjanjian dengan Tuhan, catatan kitab Tawarikh melaporkan kemurahan hati dari Amasia bin Zikhri. Amasia disabar oleh relasi intimnya dengan Tuhan, menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati, dan mengarahkan dua ratus ribu perwira perkasa. Fokus ayat ini adalah pengakuan iman yang menjiwai tindakan nyata: menyerahkan diri kepada Tuhan dengan segala keridlaan hati.
Apa yang ditampilkan ayat ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menekankan bahwa keberanian kepemimpinan lahir dari ketundukan kepada Tuhan. Ketika seorang pemimpin seperti Amasia mempersembahkan dirinya kepada Tuhan dengan total, ia menjadi perwakilan bahwa kekuatan manusia lemah tanpa penyertaan ilahi. Tuhan mengenali kerelaan hati itu dan memberkati tindakan serta pasukan yang berikat integritas dengan tujuan-Nya. Iman bukan sekadar gagasan, melainkan pola hidup yang menotari keputusan-keputusan besar di medan perang dan pemerintahan.
Kata-kata kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian terkait (cross-references)
Beberapa bagian lain menyoroti tema iman yang hidup melalui tindakan:
Penjelasan singkat atas hubungannya: karya-karya umat diperkaya ketika iman diwujudkan melalui tindakan-tindakan nyata, bukan sekadar retorika. Dalam konteks raja Asa, keridlaan hati Amasia menunjukkan bahwa pasukan pun menjadi alat berkat bila dipimpin oleh ketetapan hati kepada Tuhan.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Bagian ini mengajak pembaca untuk merenungkan bagaimana iman mempengaruhi keputusan sehari-hari. Ketika kita menyerahkan diri kepada Tuhan dengan sepenuhnya—pekerjaan, keluarga, bahkan rencana jangka panjang—kita membuka pintu bagi pimpinan ilahi. Ketaatan yang konsisten memberi landasan bagi tindakan berani, kerja sama yang sehat, serta integritas yang menenangkan hati sesama dalam menghadapi tantangan.
Inti pesan yang menyatukan
Ayat ini mengundang kita melihat iman sebagai kerelaan hati yang memengaruhi perilaku. Tuhan menghargai dan memberkati mereka yang menyerahkan diri kepada-Nya secara tulus, sehingga kekuatan yang lahir dari-Nya menjadi sumber keberanian bagi setiap langkah, baik dalam pemerintahan maupun peperangan rohani.
Dalam sumber-sumber komentar klasik yang relevan, beberapa frasa ringkas yang sering diangkat mencakup gagasan bahwa kerelaan hati kepada Tuhan adalah dasarnya tindakan yang diberkati: “iman bekerja melalui kasih” dan “ketundukan hati kepada Tuhan mengarahkan langkah.” Dari Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, tidak ada kutipan panjang yang eksplisit pada ayat ini yang disebutkan secara langsung di sini; namun prinsip-prinsip mereka—ketundukan total kepada Tuhan dan hubungan erat antara iman dan tindakan—memberikan kerangka interpretasi yang konsisten.