Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Tawarikh 1 2 Tawarikh 2 2 Tawarikh 3 2 Tawarikh 4 2 Tawarikh 5 2 Tawarikh 6 2 Tawarikh 7 2 Tawarikh 8 2 Tawarikh 9 2 Tawarikh 10 2 Tawarikh 11 2 Tawarikh 12 2 Tawarikh 13 2 Tawarikh 14 2 Tawarikh 15 2 Tawarikh 16 2 Tawarikh 17 2 Tawarikh 18 2 Tawarikh 19 2 Tawarikh 20 2 Tawarikh 21 2 Tawarikh 22 2 Tawarikh 23 2 Tawarikh 24 2 Tawarikh 25 2 Tawarikh 26 2 Tawarikh 27 2 Tawarikh 28 2 Tawarikh 29 2 Tawarikh 30 2 Tawarikh 31 2 Tawarikh 32 2 Tawarikh 33 2 Tawarikh 34 2 Tawarikh 35 2 Tawarikh 36Verse
2 Tawarikh 15:1 2 Tawarikh 15:2 2 Tawarikh 15:3 2 Tawarikh 15:4 2 Tawarikh 15:5 2 Tawarikh 15:6 2 Tawarikh 15:7 2 Tawarikh 15:8 2 Tawarikh 15:9 2 Tawarikh 15:10 2 Tawarikh 15:11 2 Tawarikh 15:12 2 Tawarikh 15:13 2 Tawarikh 15:14 2 Tawarikh 15:15 2 Tawarikh 15:16 2 Tawarikh 15:17 2 Tawarikh 15:18 2 Tawarikh 15:19



Makna singkat.
Ayat 2 Tawarikh 15 menegaskan bahwa ketergantungan kepada Tuhan membawa penyertaan-Nya, sementara meninggalkan-Nya membawa kehilangan pertolongan-Nya. Pesan utama: pilihan setia kepada Allah memanggil perlindungan ilahi; menjauh dari-Nya membawa akibat hilangnya dukungan-Nya.
Latar belakang konteks
Pada masa raja Asa, Yehuda menghadapi ancaman luar dan kedengkian internal. Nabi mengingatkan bahwa kesetiaan kepada Tuhan adalah sumber kekuatan bangsa. Ayat ini muncul sebagai seruan untuk menghidupkan kemurnian ibadah, berbalik dari penyembahan berhala, dan menegakkan perjanjian dengan Tuhan. Penyertaan Tuhan tidak otomatis, melainkan terkait pada respons bangsa kepada Tuhan melalui iman, doa, dan ketaatan.
Tafsiran dan observasi kunci
Catatan penyeimbang dari warisan tafsiran klasik
Amanat ini sejalan dengan pandangan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke. Mereka menekankan bahwa hubungan dengan Tuhan bersifat responsif—ketaatan membawa perlindungan, sementara pembangkangan menimbulkan pengucilan dari berkat-Nya. Frasa “mencahari Dia” dipahami sebagai pencarian sungguh-sungguh melalui doa, ibadah, dan pembaruan hati yang menjadikan Tuhan sumber kekuatan bangsa.
Quotable ringkas (tanpa mengutip teks lengkap): Henry menekankan bahwa penyertaan Tuhan adalah bagi mereka yang hidup dalam ketaatan dan kasih kepada-Nya; Barnes menambahkan bahwa ketidaksetiaan membawa jarak dari hadirat-Nya; Clarke menegaskan bahwa tantangan eksternal memerlukan komitmen berkelanjutan kepada perjanjian dengan Tuhan.
Rangka tematik singkat
Hubungan silang yang relevan
Beberapa rujukan yang relevan tanpa menampilkan teks lengkap:
Penjelasan singkat: ketiga referensi memperlihatkan pola alkitabiah bahwa kedekatan dengan Tuhan menjadi sumber kekuatan umat, sementara pencarian yang tidak tulus atau penyimpangan berakibat pada jaraknya dari kehadiran-Nya.
Akhirnya, aplikasi praktis
Hari ini, pesan ayat ini mengundang kita untuk memeriksa komitmen pribadi terhadap Tuhan: apakah kita benar-benar menaruh keselamatan dan arah hidup kepada-Nya? Tekun berdoa, membaca firman, dan hidup dalam integritas iman adalah cara praktis untuk “mencari Tuhan” dan mengalami penyertaan-Nya dalam keseharian kita.