2 Tawarikh 13:22 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah Abia dan segala kelakuannya dan perkataannya, ia itu tersebutlah di dalam kitab tawarikh nabi Ido.

Ayat sebelumnya
« 2 Tawarikh 13:21
Ayat berikutnya
2 Tawarikh 14:1 »

2 Tawarikh 13:22 Tafsiran ayat Alkitab

Makna Langsung Ayat

Ayat 2 Tawarikh 13:22 menyatakan bahwa sisa catatan dari kisah Abia, serta kelakuan dan perkataannya, tercatat dalam kitab-tawarikh nabi Ido. Intinya, Alkitab menegaskan bahwa yang layak diingat adalah apa yang telah ditulis dalam catatan sejarah yang diilhami untuk menjaga umat Allah dalam ingatan iman dan perayaan peristiwa penting masa raja Abia.

Latar Belakang Konteks

Kedudukan bacaan ini berada dalam bagian kronik yang menata ulang sejarah kerajaan Yehuda. Abia adalah raja Yehuda yang memerintah setelah Roboam, dan kitab Tawarikh menekankan aspek pemerintahan yang setia kepada Tuhan. Selain itu, referensi kepada “kitab-tawarikh nabi Ido” menyoroti bahwa Allah menjaga bagian-bagian penting dari sejarah Israel melalui para nabi dan bingkai penulisan historis. Catatan singkat ini menegaskan bahwa tidak semua peristiwa dicatat, hanya yang berkenan untuk menjadi teladan atau peringatan bagi generasi kemudian.

Interpretasi Utama

  • Pengakuan atas pewarisan catatan: Kisah Abia tidak semuanya hilang; bagian pentingnya tetap didokumentasikan untuk menjaga kesinambungan iman bangsa Israel.
  • Kehendak Allah dalam tulisan suci: Allah mengizinkan catatan tertentu untuk didokumentasikan melalui para penulis nabi dan sejarawan sehingga umat dapat belajar dari masa lampau.
  • Penekanan pada kelakuan dan perkataan: Bukan sekadar peristiwa, tetapi cara hidup yang dicatat—teguh pada integritas, ketaatan, dan pengajaran bagi generasi berikutnya.

Gambaran Tema Utama

  1. Pelestarian ingatan rohani melalui tulisan.
  2. Pentingnya menilai sejarah menurut kesetiaan kepada Tuhan.
  3. Peran nabi Ido dalam meperkaya catatan sejarah Yahudi.

Hubungan dengan Ayat Lain

Beberapa rujukan lintas yang relevan menyorot bagaimana catatan sejarah dipakai untuk mengajar:

  • Rujukan serupa tentang penyebutan catatan dari raja-raja di kitab Tawarikh menekankan tujuan didaktik, yaitu pembentukan iman umat Allah.
  • Pengingat bahwa Allah mengingat perilaku setia seorang raja sebagai teladan bagi masa depan bangsa.
  • Penggunaan catatan historis untuk meneguhkan sumpah perjanjian dan ketaatan lahir batin.

Afirmasi Praktis

Ayat ini mengajak pembaca untuk menilai bagaimana hidup kita layak dijadikan contoh dalam catatan keluarga iman. Seperti Abia, ada bagian-bagian tindakan dan perkataan kita yang mungkin perlu diingat dan diperbaiki agar generasi mendatang melihat teladan yang berakar pada ketundukan kepada Tuhan.

Potongan Wawasan dari Tokoh-Tokoh Commentator Perkotak

Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa kitab Tawarikh memang memusatkan pada ketetapan Allah melalui sejarah raja-raja Yehuda. Mereka menyoroti bahwa catatan ini menguatkan tema iman yang konsisten dalam perjalanan bangsa Israel, serta menunjukkan bahwa ingatan historis memiliki tujuan pembentukan karakter rohani.

Catatan singkat yang relevan: para penafsir menegaskan bahwa kitab-tawarikh menonjolkan bagaimana peristiwa berhubungan dengan kehendak Allah dan bagaimana catatan tersebut berfungsi sebagai alat pengajaran bagi umat Allah di segala masa. Mereka menekankan hidup dalam ketaatan dan pengaruhnya terhadap generasi berikutnya (tanpa menyalin pernyataan panjang atau kutipan lengkap dari karya asli).

Pertautan Tekstual Singkat

Beberapa rujukan baku untuk dipertimbangkan:

  • Penekanan pada ingatan sejarah sebagai alat pendidikan rohani.
  • Nilai catatan yang mengarahkan umat kepada ketaatan kepada Allah.
  • Pergeseran fokus dari peristiwa ke teladan hidup raja kepada umat pada masa itu dan masa depan.

Kesimpulan Singkat

Ayat ini menegaskan bahwa bagian-bagian penting dari sejarah Abia dicatat dalam kitab-tawarikh nabi Ido sebagai bagian dari pewarisan iman. Tujuan utama penulisan tersebut adalah menghidupi ingatan rohani dan menuntun umat pada hidup yang setia kepada Allah, menjaga kesinambungan peristiwa dengan makna teologis yang relevan bagi generasi sekarang maupun mendatang.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

2 Tawarikh 13:22 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Tawarikh 9:29 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Tawarikh 9:29 (IDN) »
Maka adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah Sulaiman, yang dahulu dan yang kemudian, bukankah tersebutlah ia itu di dalam tawarikh nabi Natan dan di dalam nubuat Ahia, orang Siloni, dan di dalam kitab khayal Ido, penilik itu, akan segala hal ihwal Yerobeam bin Nebat?

2 Tawarikh 12:15 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Tawarikh 12:15 (IDN) »
Adapun segala kisah Rehabeam, yang mula dan yang kemudian, bukankah ia itu tersebut di dalam kitab tawarikh nabi Semaya dan di dalam sejarah Ido, penilik itu? Maka adalah perang antara Rehabeam dengan Yerobeam pada segala hari.

2 Tawarikh 24:27 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Tawarikh 24:27 (IDN) »
Arakian, maka adapun segala puteranya, dan kebesaran tanggungan yang diletakkannya, dan perbuatan membaiki bait-Ullah, bahwasanya sekalian itu adalah tersebut di dalam kitab hikayat raja-raja; maka Amazia, puteranya, lalu naik raja akan gantinya.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab