Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Timotius 3:7 Tafsiran ayat Alkitab
1 Timotius 3:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi patutlah ia mendapat nama yang baik di antara orang luar, supaya jangan ia terkena cela dan jerat Iblis.
1 Timotius 3:7 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Timotius 3:7 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 8:21 (IDN) »
Karena kami hendak memeliharakan nama, bukan sahaja pada pemandangan Tuhan, melainkan pada pemandangan manusia juga.

Kolose 4:5 (IDN) »
Hendaklah kamu melakukan dirimu dengan bijaksana kepada orang luar, dengan tiada membuangkan waktu.

2 Timotius 2:26 (IDN) »
dan lepas dengan siuman daripada jerat Iblis, yang sedang menawan mereka itu akan melakukan kehendaknya.
Makna langsung ayat 1 Timotius 3:7
Ayat ini menekankan bahwa seorang penatua atau pemimpin gereja seharusnya memiliki reputasi yang baik di luar jemaat juga. Nama baik di antara orang luar berarti pengakuan positif dari masyarakat sekitar dan kemampuan hidup secara konsisten yang tidak memicu cela atau jerat Iblis. Tujuan utamanya adalah menjaga kredibilitas ajaran dan kepemimpinan gereja sehingga tidak menimbulkan jebakan bagi dirinya maupun gereja.
Latar konteks
Surat kepada Timotius berisi kriteria bagi pemimpin jemaat. Paulus menekankan sifat-sifat karakter, reputasi publik, dan perilaku pribadi yang pantas bagi para elder dan diakon. Ayat ini menyoroti hubungan antara kehidupan pribadi pemimpin dengan kesaksian misi gereja kepada masyarakat luar. Reputasi di luar gereja menjadi benteng terhadap tuduhan palsu dan godaan yang bisa menjerat melalui godaan Iblis.
Observasi interpretatif
Potongan pandangan dari tokoh teolog publik-domain
Beberapa ahli berpendapat bahwa reputasi publik merespons bagaimana pemimpin menangani godaan, pengelolaan rumah tangga, dan keteladanan pribadi. Dalam tradisi penerjemahan terdahulu, para komentator menekankan bahwa integritas pribadi memperkuat misi gereja dan menjauhkan jemaat dari skandal publik. (Catatan: kutipan langsung akan dicantumkan jika ada bagian singkat yang relevan dari pembicaraan mereka.)
Inti teolog tematik
Ayat ini menegaskan bahwa karakter moral pemimpin adalah bagian dari otoritas pastoral. Implikasi praktisnya adalah penjagaan diri terhadap sifat-sifat yang menjerat, sehingga gereja dapat diwakili dengan kredibilitas di hadapan semua kalangan.
Referensi terkait dan penjelasan singkat
Pemanfaatan praktis
Ringkasnya, ayat ini menuntut agar pemimpin gereja menampilkan integritas yang tidak hanya tampak dalam gereja, tetapi juga di lingkungan luar. Dengan demikian, gereja dapat menghindari cela dan perangkap Iblis yang sering menantang kredibilitas misi pemberitaan Injil.