Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Raja-raja 1 1 Raja-raja 2 1 Raja-raja 3 1 Raja-raja 4 1 Raja-raja 5 1 Raja-raja 6 1 Raja-raja 7 1 Raja-raja 8 1 Raja-raja 9 1 Raja-raja 10 1 Raja-raja 11 1 Raja-raja 12 1 Raja-raja 13 1 Raja-raja 14 1 Raja-raja 15 1 Raja-raja 16 1 Raja-raja 17 1 Raja-raja 18 1 Raja-raja 19 1 Raja-raja 20 1 Raja-raja 21 1 Raja-raja 22Verse
1 Raja-raja 9:1 1 Raja-raja 9:2 1 Raja-raja 9:3 1 Raja-raja 9:4 1 Raja-raja 9:5 1 Raja-raja 9:6 1 Raja-raja 9:7 1 Raja-raja 9:8 1 Raja-raja 9:9 1 Raja-raja 9:10 1 Raja-raja 9:11 1 Raja-raja 9:12 1 Raja-raja 9:13 1 Raja-raja 9:14 1 Raja-raja 9:15 1 Raja-raja 9:16 1 Raja-raja 9:17 1 Raja-raja 9:18 1 Raja-raja 9:19 1 Raja-raja 9:20 1 Raja-raja 9:21 1 Raja-raja 9:22 1 Raja-raja 9:23 1 Raja-raja 9:24 1 Raja-raja 9:25 1 Raja-raja 9:26 1 Raja-raja 9:27 1 Raja-raja 9:28


1 Raja-raja 9:18 (IDN) — Lembah Padang Belantara: Baalat dan Tadmor sebagai Kedudukan Orang
Ayat ini menempatkan kita pada masa seremonial pembangunan istana dan benteng Salomo serta pemukiman yang didirikan di berbagai tempat. Setelah Salomo selesai membangun rumah TUHAN dan istana, ia terus melanjutkan pekerjaan untuk memperkuat kerajaan. Ayat ini menyebut Baalat dan Tadmor di padang belantara sebagai lokasi kedudukan orang-orang tertentu, menunjukkan bagaimana wilayah-wilayah yang dikepung dianggap sebagai bagian dari administrasi dan perlindungan kerajaan.
Sebab utama yang diungkapkan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini, secara tidak langsung, menyingkap kecenderungan manusia untuk mengelola kekuatan, perlindungan, dan kemakmuran melalui kekuasaan negara. Namun di balik itu terdapat pelajaran yang relevan bagi iman: perlunya umat Tuhan mengingat sumber perlindungan bukan pada kedudukan manusia semata, melainkan pada kedaulatan Allah. Meskipun konteksnya administrasi raja, pesan alkitabiah yang tetap relevan adalah bahwa keamanan dan kemakmuran bukan pada lokasi fisik semata, melainkan pada hubungan mereka yang setia kepada Allah dan ketaatan kepada perintah-Nya.
Istilah kunci dan gambaran penting
Melihat konteks lintas kitab
Beberapa referensi terkait dari sumber-sumber berbahasa Inggris kolot membantu memperkaya pemahaman tanpa mengubah makna teks aslinya:
Cross-references (singkat) dan hubungannya
Penjelasan singkat: Kedudukan-kedudukan tersebut menunjukkan upaya negara untuk menjaga keamanan dan stabilitas, tetapi iman yang sehat mengarahkan pandangan kepada Allah sebagai sumber perlindungan utama.
Aplikasi sekarang
Dalam konteks modern, kita diajak menilai apa yang menjadi “kedudukan perlindungan” bagi kita: keamanan pekerjaan, fasilitas fisik, atau kekuatan politik. Namun Alkitab menuntun supaya kita menempatkan perlindungan utama pada Tuhan dan hidup dalam ketaatan-Nya. Ketika kita membangun hal-hal yang memberi kenyamanan, kita tetap memurnikan tujuan kita: menjadi saksi bagi Allah dalam setiap daerah yang kita jangkau, mengandalkan ketaatan kepada-Nya, dan tidak menaruh kepercayaan sepenuhnya pada fasilitas duniawi.