Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 13:3 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 13:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Jikalau aku sedekahkan segala hartaku menjamu orang miskin, dan jikalau aku serahkan tubuhku dibakar, tetapi aku tiada menaruh kasih, niscaya satu pun tiada berfaedah kepadaku.
1 Korintus 13:3 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 13:3 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yakobus 2:14 (IDN) »
Hai saudara-saudaraku, apakah faedahnya jikalau orang mengatakan dirinya ada iman, tetapi tiada padanya perbuatan, dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

Yohanes 15:13 (IDN) »
Pada seorang pun tiada kasih yang lebih daripada ini, yaitu sehingga ia menyerahkan nyawanya karena segala sahabatnya.

Galatia 5:26 (IDN) »
Janganlah kita memegahkan diri, sehingga kita menyakiti hati sama sendiri, dan berdengki-dengkian sama sendiri.
Mengapa ayat ini mattered: kasih yang benar melebihi aksi lahiriah
Ayat 1 Korintus 13:3 menegaskan bahwa tindakan paling mulia—memberi dengan maksud menolong miskin atau menyerahkan tubuh untuk dibakar—hanya berarti jika didasari kasih. Tanpa kasih, semua perbuatan besar kehilangan kegunaan rohaniah. Ayat ini menggeser fokus dari kualitas tindakan ke motivasi batin, menunjukkan bahwa Allah menilai bukan semata pelaksanaan ritual atau pengorbanan, melainkan hati yang dilandasi kasih sejati.
Konteks asal: di antara gereja yang beragam
Pepi Korintus sedang menghadapi tantangan kesombongan rohani, perselisihan, dan penyalahgunaan karunia. Paulus menyoroti bahwa karunia-karunia rohani, pengorbanan diri, dan pelayanan yang spektakuler bisa saja dimanfaatkan secara egois atau formalistik. Dalam konteks ini, kasih menjadi ukuran kesetiaan iman kepada Kristus; tanpa kasih, semua aktivitas rohani kehilangan arti.
Inti pesan: kasih adalah ukuran semua perbuatan
Ayat ini menampilkan tiga contoh ekstrem: derma besar kepada orang miskin, pengorbanan tubuh, dan pengabdian yang tampak heroik. Ketiganya tidak otomatis diberkati Allah jika tidak didahului dan dipenuhi kasih. Kasih bekerja dengan sabar, rendah hati, tidak berbuat sombong, dan tidak mencari kepuasan diri. Karena itu, bukan jumlah amal ataupun risiko pribadi yang menentukan nilai rohani, melainkan motif kasih yang menjaga murni tujuan tindakan.
Pandangan tokoh teologi publik domain (ringkas terintegrasi)
Beberapa komentar klasik menekankan bahwa kasih adalah perekat etika Kristen: kasih menuntun segala tindakan menjadi karunia yang menyenangkan bagi Allah. Contoh ringkas pandangan para penafsir publik-domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menegaskan bahwa tanpa kasih, segala aksi rohani kehilangan nilai di hadapan Allah yang menguji hati manusia. Jika ada kutipan singkat yang relevan, akan disebutkan secara akurat di bawah ini:
Referensi silang yang relevan
Penjelasan singkat: makna utama di balik contoh konkret
Aku sedekahkan segala hartaku kepada orang miskin, atau aku menyerahkan tubuhku untuk dibakar—dua contoh tindakan luar biasa yang menggambarkan relung rohani yang dalam. Namun jika kasih tidak menjadi inti, tindakan itu menjadi metafora tanpa isi. Kasih menahan diri dari memamerkan kehebatan, menuntun kita untuk bertindak karena kasih kepada Allah dan sesama, bukan demi mendapatkan pengakuan manusia atau kepastian imbalan duniawi.
Refleksi doa singkat
Ya Tuhan, arahkan hati kami agar setiap perbuatan kami didorong oleh kasih yang rendah hati. Jadikan kasih sebagai bahan bakar utama dalam layanan kami terhadap sesama, sehingga tindakan besar pun membawa kemuliaan bagiMu dan membangun sesama dalam kasih Kristus. Amin.
Catatan penutup
Rangkuman: tanpa kasih, perbuatan baik kehilangan kekuatan rohaninya. Kasih menyatukan iman dan praktik, menjadikan setiap sebutir kasih sebagai karya yang berkenan di hadapan Allah. Pekikan kehendak kasih akan menuntun kita pada tindakan yang konsisten dengan ajaran Kristus.