Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi1 Korintus 13:10 Tafsiran ayat Alkitab
1 Korintus 13:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
tetapi apabila yang sempurna itu tiba, maka yang belum sempurna itu akan ditiadakan.
1 Korintus 13:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
1 Korintus 13:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 13:12 (IDN) »
Karena sekarang ini kita nampak di dalam cermin muka kelam; tetapi pada masa itu kelak muka bertentang dengan muka. Maka sekarang pengetahuanku belum sempurna, tetapi pada masa itu aku akan mengetahui sebagaimana aku juga telah diketahui.

Yesaya 60:19 (IDN) »
Bahwa matahari tiada lagi akan terang bagimu pada siang hari dan cahaya bulanpun tiada bersinar lagi kepadamu, melainkan Tuhan juga bagimu akan terang yang kekal dan Allahmupun akan kemuliaanmu.

Yesaya 24:23 (IDN) »
Pada masa itu bulanpun akan malu kena bera muka dan mataharipun kemalu-maluanlah, apabila Tuhan serwa sekalian alam kerajaanlah di atas bukit Sion dan di Yeruzalem, dan kemuliaanpun ada di hadapan segala tua-tuanya.
Ringkasan Pembaca
Dalam 1 Korintus 13, Rasul Paulus menyingkapkan keindahan kasih sebagai jalan hidup umat percaya. Pada bagian “yang sempurna tiba” (ayat 10), Paulus menegaskan bahwa beberapa hal bersifat sementara dan akan digantikan ketika kemuliaan Kristus datang. Pelajaran utama adalah dorongan untuk menaruh fokus pada kasih sejati sebagai nilai yang kekal, melebihi kemampuan rohani yang bersifat sementara di dunia ini.
Ayat yang dibahas
1 Korintus 13:10 (IDN): tetapi apabila yang sempurna itu tiba, maka yang belum sempurna itu akan ditiadakan.
Penjelasan ayat dalam konteks pasal
Pasal 13 menonjolkan kasih sebagai cukup dan utama, melampaui karunia-karunia rohani seperti bahasa roh, nubuat, dan pengetahuan (ayat 1–2, 8–13). Ketika Paulus berkata tentang “yang sempurna” dan “yang belum sempurna,” ia menegaskan bahwa beberapa pengungkapan rohani bersifat sementara sampai Kristus datang dalam kemuliaan. Pada masa sekarang, kita menikmati kasih sebagai sikap hidup; pada masa depan, kasih itu akan terus melampaui semua karunia karena karunia-karunia fana akan digantikan oleh keadaan yang kekal dalam hadirat Kristus.
Pelajaran rohani utama
Perbandingan dengan bagian Alkitab lainnya
Beberapa ayat menegaskan tema serupa:
Aplikasi praktis
Untuk hidup saat ini, perhatikan tiga hal:
Cross-references (singkat) dan hubungannya
Beberapa ayat terkait yang perlu direnungkan:
Ringkasan
Ayat 10 menegaskan bahwa kemuliaan akan datang pada kedatangan Kristus yang sempurna, dan pada saat itu, hal-hal yang bersifat sementara akan ditiadakan. Inti ajaran adalah hidup dalam kasih yang kekal sebagai bingkai bagi semua karunia rohani. Dalam konteks gereja Korintus, nasihat ini menuntun kita untuk menilai semua tindakan rohani dengan ukuran kasih, memusatkan harapan pada Kristus yang akan datang, dan mempraktikkan kasih dalam setiap hubungan.
Pernyataan singkat tentang kutipan tokoh gereja (jika ada)
Kutipan langsung dari sumber berbahasa Inggris publik-domain yang relevan dapat ditemukan dalam karya-karya Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang membahas 1 Korintus 13, dengan fokus pada arti “yang sempurna” sebagai kedatangan Kristus yang menandai berakhirnya masa kesementaraan karunia-karunia duniawi. Harap dicatat: kutipan langsung yang tepat akan dicantumkan bila tersedia dalam sumber berbahasa Indonesia yang diterjemahkan secara umum; bagian ini dihapus jika tidak ada kutipan langsung yang dapat disalin tanpa terjemahan ulang.