Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 3:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka katanya: Siapakah engkau? Maka sahutnya: Sahaya ini Rut, yaitu hamba tuan; kembangkan apalah sayap tuan atas sahaya, karena tuan juga penebus.
Rut 3:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 3:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yehezkiel 16:8 (IDN) »
Serta Aku lalu dan terlihatlah Aku akan dikau, sesungguhnya umurmu sudah sampai pada masa balig, maka Akupun mengembangkan sayap-Ku atasmu dan menudungilah ketelanjanganmu, dan Akupun bersumpah setia kepadamu dan Aku masuklah janji dengan dikau, demikianlah firman Tuhan Hua, maka demikian engkau telah menjadi Aku punya.

Rut 2:20 (IDN) »
Lalu kata Naomi kepada menantunya: Berkatlah kiranya dari Tuhan atas orang itu, yang tiada mengurangi kebajikannya akan orang yang hidup dan akan orang yang sudah mati. Dan lagi kata Naomi kepadanya: Bahwa orang itu dari pada kaum keluarga kita, dan ia juga dari pada penebus kita.

Rut 3:12 (IDN) »
Maka akan daku, sesungguhnya aku ini penebus, tetapi adalah penebus yang dekat dari pada aku.
Rut 3:9 — Mengungkap Pengakuan Iman dan Penebusan
Bagian ini penting karena menampilkan momen krusial saat Rut menunjukkan kesetiaan dan penyerahan kepada Boas, yang kelak menjadi penebus bagi keluarga Lewi. Ayat ini mengundang kita pada makna sesudah jeda malam, ketika tindakan rutin seorang perempuan muda diharapkan mengarah pada pengaturan masa depan keluarga yang mengalami kesulitan. Di dalamnya, kita melihat percakapan yang sederhana namun sarat makna teologis: identitas diri, kewajiban, dan harapan kepada perlindungan serta keadilan Tuhan melalui perwujudan hubungan antara Rut dan Boas.
Ayat dalam bahasa aslinya dan konteksnya
Rut, seorang kemandu wanita asing yang menanggung hidup di bawah hukum sosial pada masa itu, datang kepada Boas pada malam panen gandum di ladangnya sebagai penopang keluarga yang tersisa. Permintaan "kembangkan apalah sayap tuan atas sahaya" adalah bahasa simbolik untuk perlindungan dan pengakuan sebagai bagian dari garis keturunan yang perlu dilindungi. Boas, sebagai kerabat penebus, diharapkan menjawab dengan tindakan nyata yang melanjutkan garis keturunan dan memastikan kesejahteraan Rut dan Naomi.
Makna utama ayat
Bagaimana tema ini terhubung dengan tema alkitabiah lain
Dalam Kitab Rut, tema perlindungan, pembebasan, dan pemulihan garis keturunan berulang kali muncul. Perjanjian Allah dengan kaum bangsawan di Yerusalem yang menegaskan hak-hak keluarga miskin dan orang asing memberi konteks bahwa tindakan Boas tidak semata-mata kepentingan pribadi, melainkan bagian dari rencana Allah untuk membentuk umat-Nya melalui pemeliharaan yang berkelimpahan kasih. Peran Boas sebagai penebus menggarisbawahi kerja Allah yang membangun bangsa melalui hubungan manusia.
Cross-reference singkat
- Hak-hak perlindungan bagi orang asing dan keadilan sosial (Kejadian 21:22-23; Imamat 19:33-34): menekankan bahwa iman menuntun kita untuk memperlakukan orang asing dengan kasih dan keadilan.
- Konsep penebusan dalam keluarga bangsa Israel (Keluaran 6:6; Rut 4:4-6): menggarisbawahi peran kerabat dekat dalam menjaga garis keturunan dan pemeliharaan keluarga secara teologis.
- Hidup dalam perlindungan Allah seperti “sayap-Nya” (Mazmur 91:4; Amsal 18:10): menyerukan kepercayaan bahwa perlindungan ilahi bekerja melalui relasi manusia yang bertanggung jawab.
Pengalaman devosi
Renungkan bagaimana Rut berani datang dalam kerendahan hati, menempatkan dirinya di bawah sumpah perlindungan Boas, dan pada saat yang sama mempercayakan masa depannya pada kebaikan Allah yang bekerja melalui tindakan manusia. Dalam hidup sehari-hari, kita dipanggil untuk menempatkan diri dalam relasi yang menuntun pada perlindungan, pemulihan, dan pemenuhan janji-Nya—seraya menjaga martabat pribadi dan tanggung jawab sosial.
Penutup singkat
Ayat ini menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan sering datang melalui hubungan yang bertanggung jawab antara manusia—dan di atas semuanya dalam kendali kasih Allah. Rut mengajarkan kita berani memohon perlindungan dengan iman, sementara Boas menunjukkan bagaimana keadilan dan kemurahan Tuhan bekerja lewat tindakan manusia yang setia.