Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiRut 3:15 Tafsiran ayat Alkitab
Rut 3:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Dan lagi katanya: Unjuklah selendang yang padamu itu, tadahkanlah dia. Maka ditadahkannya, lalu ditakarkannya enam takar syeir, ditanggungkannya padanya, lalu berjalan ia masuk ke dalam negeri.
Rut 3:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Rut 3:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 32:8 (IDN) »
Tetapi orang dermawan itu membicarakan kebajikan dan tetaplah ia dalam melakukan kemurahan.

Galatia 6:10 (IDN) »
Sebab itu, sedang ada kesempatan pada kita, biarlah kita berbuat baik kepada orang sekalian, terutama sekali kepada segala saudara yang sama-sama beriman.
Rut 3:15 - Makna singkat dan konteksnya
Pemuka utama ayat ini adalah tindakan Boas yang mengarahkan Rut untuk menunggu dengan tenang sambil meminta selendangnya sebagai tanda ikatan perlindungan dan komitmen. Ayat ini menegaskan langkah praktis Boas dalam melindungi Rut dan membuka jalan bagi penyelesaian rencana Allah melalui relasi keluarga Israel.
Latar belakang konteks
Di Rut 3, kita berada pada musim panen di Betlehem. Rut, seorang janda moab yang setia, telah menjemput kasih sayang Boas yang merupakan pemilik ladang dan kerabat dekat. Rut mengikuti petunjuk mantan ibu mertua, Naomi, untuk mengungkapkan maksudnya dengan cara yang sopan dan penuh hormat. Ayat ini adalah puncak tindakan Rut yang menandai niatnya untuk memastikan perlindungan bagi dirinya dan Naomi, sambil mengakui hak-hak keluarga Boas dalam proses pewarisan tanah dan perlindungan keluarga.
Interpretasi dan wawasan utama
- Praktik budaya: Diminta untuk menaruh selendang sebagai simbol kedekatan dengan Boas dan sebagai tanda bahwa Rut bersedia menjadi bagian dari urusan keluarga serta perlindungan hukum yang mengikutinya.
- Aksi konkret: Boas merespon dengan tindakan yang nyata—menakar enam takar syeir—yang menandakan kesanggupan menanggung biaya sementara serta menetapkan keamanan bagi Rut dan Naomi.
- Tanda kepercayaan: Langkah ini menunjukkan kerjasama antara dua pihak yang saling menghormati, di mana hak pewarisan dan perlindungan keluarga diwarnai komitmen pribadi dan pola relasi yang berlandaskan integritas.
catatan tematik singkat
Cross-references dan hubungannya
- Hak pewarisan dan perlindungan keluarga: Ul. 25-16 (hukum tentang saudara dekat), memberi konteks mengapa Boas perlu mengakui hak Boas sebagai pelindung—tanpa meniadakan hak yang lebih dekat.
- Kembali kepada integritas: Amsal 3:5-6 mengingatkan pentingnya percaya kepada TUHAN dalam rencana manusia; tindakan Rut dan Boas adalah contoh bagaimana kepercayaan memimpin langkah-langkah praktis.
- Relasi dan perlindungan wanita: Rut 2 dan bagian awal Rut 3 memberi gambaran bagaimana kebijaksanaan diterjemahkan dalam solidaritas keluarga dan perlindungan sosial.
Poin praktis yang dapat dipakai sekarang
Catatan sumber (ringkas)
Komentar ini terinspirasi nuansa umum dari karya-karya tokoh berbahasa Latin-Interpersonal seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, dengan menekankan praktik moral dan kebijaksanaan hidup dalam konteks naratif Rut tanpa mengutip teks panjang secara langsung. Jika diperlukan, pendekatan mereka membantu melihat sisi etis dari tindakan Rut dan Boas, terutama tentang perlindungan bagi keluarga yang lemah dan hak pewarisan.