Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Bilangan 1 Bilangan 2 Bilangan 3 Bilangan 4 Bilangan 5 Bilangan 6 Bilangan 7 Bilangan 8 Bilangan 9 Bilangan 10 Bilangan 11 Bilangan 12 Bilangan 13 Bilangan 14 Bilangan 15 Bilangan 16 Bilangan 17 Bilangan 18 Bilangan 19 Bilangan 20 Bilangan 21 Bilangan 22 Bilangan 23 Bilangan 24 Bilangan 25 Bilangan 26 Bilangan 27 Bilangan 28 Bilangan 29 Bilangan 30 Bilangan 31 Bilangan 32 Bilangan 33 Bilangan 34 Bilangan 35 Bilangan 36Verse
Bilangan 5:1 Bilangan 5:2 Bilangan 5:3 Bilangan 5:4 Bilangan 5:5 Bilangan 5:6 Bilangan 5:7 Bilangan 5:8 Bilangan 5:9 Bilangan 5:10 Bilangan 5:11 Bilangan 5:12 Bilangan 5:13 Bilangan 5:14 Bilangan 5:15 Bilangan 5:16 Bilangan 5:17 Bilangan 5:18 Bilangan 5:19 Bilangan 5:20 Bilangan 5:21 Bilangan 5:22 Bilangan 5:23 Bilangan 5:24 Bilangan 5:25 Bilangan 5:26 Bilangan 5:27 Bilangan 5:28 Bilangan 5:29 Bilangan 5:30 Bilangan 5:31



Bilangan 5:28 (IDN) — Latar dan Makna Ayat
Setting segera: Pada bagian ini umat Israel diatur oleh hukum-hukum kemurnian dan perawatan hubungan suami-istri. Bilangan 5 memuat serangkaian instruksi tentang prosesi perceraian, sumpah kemurnian, dan hukum mengenai perempuan yang diduga bersalah dalam hal perzinahan atau ketidaksetiaan. Ayat 28 menegaskan bagaimana Allah menilai keadaan seorang istri yang tidak mencemarkan dirinya dan bagaimana konsekuensi hukum ketika seorang suami menuduh namun istri tersebut tetap tidak bersalah.
Apa yang diungkap teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menampilkan sifat adil dan menjaga hubungan pernikahan dalam komunitas Israel. Tuhan berperan sebagai Hakim yang menimbang keadaan dengan keseimbangan antara kebenaran dan pemulihan. Ketika seorang istri dipisahkan dari tuduhan yang menimpanya karena kesucian hidupnya, Allah memberi perlindungan bagi yang tidak bersalah, serta menjaga rumah tangga dari tuduhan palsu yang dapat merusak martabatnya.
Istilah kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain dalam Alkitab
Beberapa bagian memperlihatkan tema kemurnian dan perlindungan pelacakan tuduhan palsu. Misalnya, prinsip keadilan dan pemeliharaan rumah tangga muncul juga dalam Ulangan 19:15 tentang saksi-saksi dan pembuktian. Dalam Perjanjian Baru, prinsip menjaga kehormatan istri dan keadilan atas tuduhan membantu membentuk pola iman yang menekankan kasih, kebenaran, dan pemulihan relasi. Meski konteks hukum ritual kuno berbeda, inti pengingat bahwa hidup suci dihargai dan kebenaran penting bagi pemulihan hubungan.
Rujukan silang yang relevan
Aplikasi bagi gereja dan kehidupan sekarang
Ayat ini mengingatkan bahwa kita perlu berhati-hati dalam tuduhan terhadap pasangan suami-istri. Ketika tuduhan muncul, penting untuk menilai dengan adil, menimbang kebenaran, dan mengutamakan perlindungan bagi orang tidak bersalah. Prinsip iman yang mendasari ialah menjaga integritas rumah tangga, menolak gosip, dan mengupayakan pemulihan bila ada konflik. Allah tidak membiarkan keadilan terabaikan; Ia memerhatikan yang benar dan menyediakan kerangka bagi pemulihan relasi jika ada kesalahpahaman atau tuduhan palsu.
Catatan singkat dari para komentator publik domain: Matthew Henry menekankan bahwa hukum ini menonjolkan keadilan dan perlindungan bagi istri yang tidak bersalah. Albert Barnes menyoroti pentingnya konteks ritual untuk menjaga kemurnian komunitas. Adam Clarke menegaskan bahwa ketetapan ini mengarahkan umat pada sikap hormat terhadap institusi pernikahan dan kebenaran atas tuduhan.