Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Bilangan 1 Bilangan 2 Bilangan 3 Bilangan 4 Bilangan 5 Bilangan 6 Bilangan 7 Bilangan 8 Bilangan 9 Bilangan 10 Bilangan 11 Bilangan 12 Bilangan 13 Bilangan 14 Bilangan 15 Bilangan 16 Bilangan 17 Bilangan 18 Bilangan 19 Bilangan 20 Bilangan 21 Bilangan 22 Bilangan 23 Bilangan 24 Bilangan 25 Bilangan 26 Bilangan 27 Bilangan 28 Bilangan 29 Bilangan 30 Bilangan 31 Bilangan 32 Bilangan 33 Bilangan 34 Bilangan 35 Bilangan 36Verse
Bilangan 19:1 Bilangan 19:2 Bilangan 19:3 Bilangan 19:4 Bilangan 19:5 Bilangan 19:6 Bilangan 19:7 Bilangan 19:8 Bilangan 19:9 Bilangan 19:10 Bilangan 19:11 Bilangan 19:12 Bilangan 19:13 Bilangan 19:14 Bilangan 19:15 Bilangan 19:16 Bilangan 19:17 Bilangan 19:18 Bilangan 19:19 Bilangan 19:20 Bilangan 19:21 Bilangan 19:22



Bilangan 19:2 — Hukum tentang seekor lembu muda betina yang merah
Poin interpretatif utama: Ayat ini memperkenalkan ritual pemurnian yang sangat spesifik: seekor lembu betina merah yang belum berkecelaan dipakai untuk unsur upacara penyucian. Ketelitian syaratnya menunjukkan bahwa pemurnian menurut Tuhan berkaitan dengan kesucian ritual yang menuntut persembahan yang sempurna secara simbolis. Lembu merah berfungsi sebagai simbol pengorbanan yang menyingkapkan kebutuhan manusia akan penebusan dan kemurnian di hadapan Allah.
Latar sastra dan konteks kitab Bilangan
Bilangan 19 menjelaskan prosedur pemurnian setelah seseorang tertular najis atau kontak dengan orang najis. Sifat lembu merah yang belum berkecelaan menekankan kemurnian total yang diperlukan untuk ritus pemurnian. Hewan ini kemudian disembelih, darahnya ditempatkan pada korban air pemurnian, dan persembahan itu menjadi sarana pernyataan pengakuan akan kebutuhan akan penyucian dari kekotoran ritual dan, secara simbolik, penyucian dari dosa manusia secara lebih luas.
Signifikansi teologis
Beberapa tema teologis menonjol dalam ayat ini:
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Hubungan penting meliputi:
Pertanyaan renungan
Renungkan hal-hal berikut:
Rangkuman penuntun ajaran
Bilangan 19:2 menimbang perlunya pemurnian ilahi melalui prosedur yang tepat. Ketelitian syarat korban menolong umat melihat bahwa Allah yang kudus adalah sumber pemurnian, dan bahwa penyucian umat terjadi melalui tindakan yang ditetapkan-Nya. Dalam terang Perjanjian Baru, kita bisa melihat foreshadowing pekerjaan Kristus yang membawa pemurnian sempurna bagi manusia yang percaya.
Cross-references singkat
Beberapa rujukan relevan:
Quotations from classic commentators (tanpa teks panjang): Beberapa deskripsi Henry, Barnes, dan Clarke menekankan bahwa ritual ini menegaskan kekudusan Allah dan ketergantungan manusia pada karunia penebusan yang Allah sendiri tetapkan. Pengejatan terhadap kemurnian ritual menyiapkan pembaca untuk memahami kerja penebusan dalam Kristus.