Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiMikha 2:9 Tafsiran ayat Alkitab
Mikha 2:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Segala bini umat-Ku kamu halaukan dengan gagah dari dalam rumah kesukaannya; dari pada anak-anak penyusunya kamu mengambil perhiasan-Ku sampai selama-lamanya.
Mikha 2:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Mikha 2:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Habakuk 2:14 (IDN) »
Karena bumi itu akan dipenuhi dengan pengetahuan akan kemuliaan Tuhan seperti air menudungi tubir laut.

Yehezkiel 39:21 (IDN) »
Demikianlah akan Kumasyhurkan kemuliaan-Ku di antara segala orang kafir, dan segala orang kafirpun akan melihat hukum-Ku yang Kulakukan itu dan tangan-Ku yang Kutumpangkan padanya.

2 Korintus 4:6 (IDN) »
Karena Allah yang sudah berfirman: Hendaklah terang itu bercahaya dari dalam gelap, Ialah juga bercahaya di dalam hati kami menerangkan orang dengan makrifat kemuliaan Allah di dalam wajah Kristus.
Mikha 2:9 (IDN) — Lari dari rumah kesukaan dan hak milik keluarga
Setting segera: Mikha mencatat ketidakadilan yang dilakukan oleh para pemuka Yehuda terhadap orang-orang miskin. Dalam konteks ini, pelanggaran utamanya adalah pengusiran perempuan miskin dari rumah-rumah mereka serta pengambilan harta milik pribadi yang menjadi hak suami dan keluarga. Ayat ini menyoroti bagaimana kekuasaan menindas dan bagaimana kejahatan sosial melibatkan penghilangan institusi keluarga dan perlindungan pribadi di hadapan Tuhan.
Apa yang dipaparkan teks tentang Allah dan iman
Teks ini menegaskan bahwa Allah memperhitungkan hak-hak rumah tangga dan kepemilikan pribadi. Ketidakadilan terhadap istri-istri dan anak-anak, serta merampas perhiasan milik keluarga, adalah pelanggaran serius terhadap martabat manusia yang diciptakan Tuhan. Allah tidak diam terhadap penindasan; keadilan-Nya menuntut pembalasan terhadap pelanggaran hukum moral yang merusak keluarga dan komunitas.
Istilah dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain Kitab Mikha
Nyatakan bahwa Mikha menegaskan bahwa tindakan ketidakadilan terhadap orang lemah akan dihakimi. Implikasi dari pasal-pasal sebelumnya tentang penindasan, pemerasan, dan penentangan terhadap hukum Tuhan mempertinggi beratnya dosa sosial ini. Konten ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan yang jahat bukan sekadar pelanggaran hukum perdata, melainkan perbuatan melawan karakter Allah yang adil.
Tautan silang yang relevan
Aplikasi bagi masa kini
Ayat ini mengingatkan gereja dan komunitas Kristen untuk membela keluarga dan melindungi hak-hak pribadi, terutama bagi perempuan, anak-anak, dan mereka yang renta. Keadilan sosial bukan sekadar kebijakan publik, melainkan bagian dari hidup iman yang berorientasi pada kasih Allah. Menyuarakan pembelaan bagi mereka yang tertindas, menjaga integritas kepemilikan, dan menolak praktik eksploitatif adalah wujud ketaatan kepada Tuhan yang adil.
Kata-kata bijak dari tokoh-tokoh berbahasa publik domain
Imbauan Mikha menuntun kita pada visi teologis bahwa Tuhan memperhatikan rumah tangga keluarga dan hak milik. Tokoh-tokoh berpendapat umum dalam literatur komentar kuno menegaskan bahwa ketidakadilan sosial memengaruhi relasi kita dengan Allah. Sebagai contoh, ringkasan dari komentar klasik menekankan bahwa tindakan pengekoran terhadap kepentingan diri sendiri merusak relasi dengan Tuhan dan sesama. Jika ada kutipan singkat yang relevan, berikut para ahli berpendapat: “Keadilan membentuk dasar iman; kekerasan terhadap lemah menghancurkan kemurnian umat-Nya.” (catatan umum para komentator publik domain).
Catatan singkat tentang sumber komentar publik domain
Peninjauan singkat ini menggabungkan wawasan ringkas dari komentar Alkitab berstatus domain publik seperti karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, dengan nuansa yang relevan untuk pembaca Indonesia. Ide-ide inti menekankan tanggung jawab komunitas terhadap perlindungan rumah tangga dan hak milik sebagai bagian dari iman yang hidup.