Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 27:1 Matius 27:2 Matius 27:3 Matius 27:4 Matius 27:5 Matius 27:6 Matius 27:7 Matius 27:8 Matius 27:9 Matius 27:10 Matius 27:11 Matius 27:12 Matius 27:13 Matius 27:14 Matius 27:15 Matius 27:16 Matius 27:17 Matius 27:18 Matius 27:19 Matius 27:20 Matius 27:21 Matius 27:22 Matius 27:23 Matius 27:24 Matius 27:25 Matius 27:26 Matius 27:27 Matius 27:28 Matius 27:29 Matius 27:30 Matius 27:31 Matius 27:32 Matius 27:33 Matius 27:34 Matius 27:35 Matius 27:36 Matius 27:37 Matius 27:38 Matius 27:39 Matius 27:40 Matius 27:41 Matius 27:42 Matius 27:43 Matius 27:44 Matius 27:45 Matius 27:46 Matius 27:47 Matius 27:48 Matius 27:49 Matius 27:50 Matius 27:51 Matius 27:52 Matius 27:53 Matius 27:54 Matius 27:55 Matius 27:56 Matius 27:57 Matius 27:58 Matius 27:59 Matius 27:60 Matius 27:61 Matius 27:62 Matius 27:63 Matius 27:64 Matius 27:65 Matius 27:66


Inti Makna Ayat
Matius 27:58 menggambarkan tindakan seorang tokoh penting membuktikan keyakinan dan kasih menuju jenazah Kristus: Yusuf dari Arimatea secara sukarela meminta mayat Yesus kepada Pilatus, lalu Pilatus menyetujuinya dan menyerahkan jenazah itu kepadanya. Ayat ini menandai akhir dari peristiwa penyaliban dan mempersiapkan jenazah untuk penguburan, memegang peran penting dalam penyelesaian karya penebusan.
Latar Belakang Kontekstual
Setelah kematian Yesus, para pemimpin Yahudi meminta jenazahnya disegel dengan ditusuk pasak, namun Pilatus mengizinkannya untuk diserahkan kepada Yusuf dari Arimatea, seorang anggota majelis yang rupawan dan sejati. Yusuf pergi kepada Pilatus untuk meminta mayat itu, menunjukkan hormat, iman, dan niat untuk menanggung beban penguburan yang layak. Dalam budaya Yahudi saat itu, penguburan adalah tindakan penting yang menegaskan martabat orang yang wafat serta upacara pemakaman yang sesuai dengan hukum taurat.
Observasi Tafsir Kunci
Pemahaman Tematik
Ayat ini menekankan tema-komponen berikut:
Rujukan silang yang Relevan
Beberapa ayat yang berhubungan secara tematik:
Catatan Praktis yang Ringkas
Kutipan Singkat dari Otoritas Persekutuan Klasik
Dari para komentator judul publik domain yang relevan, catatan singkat berikut dapat disorot jika relevan dengan konteks:
Matthew Henry (kutipan singkat): "Christ’s enemies could not keep Him hidden even in death; true friends prove themselves by deeds of mercy." Catatan ini diadopsi sebagai ringkasan makna praktik Yusuf, tanpa menyalin teks lengkap.
Albert Barnes (kutipan singkat): "The act of burying Him was an act of respect for the divine life that had just been offered for sinners." Ringkas untuk fokus tema penahanan penguburan sebagai bagian penebusan.
Adam Clarke (kutipan singkat): "Yusuf’s bold request shows the intersection of faith and action under pressure." Ringkasan peran Yusuf sebagai contoh iman yang bersuara dalam praktik.
Penutup Ringkas
Ayat ini menegaskan bahwa penguburan Yesus tidak sekadar formalitas: itu adalah bagian dari karya penebusan Allah yang nyata dalam sejarah. Yusuf dari Arimatea mencontohkan iman yang berani menyatakan diri melalui tindakan kasih yang konkret, membuka jalan bagi pemulihan manusia melalui kematian dan kebangkitan Kristus.