Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 14:1 Matius 14:2 Matius 14:3 Matius 14:4 Matius 14:5 Matius 14:6 Matius 14:7 Matius 14:8 Matius 14:9 Matius 14:10 Matius 14:11 Matius 14:12 Matius 14:13 Matius 14:14 Matius 14:15 Matius 14:16 Matius 14:17 Matius 14:18 Matius 14:19 Matius 14:20 Matius 14:21 Matius 14:22 Matius 14:23 Matius 14:24 Matius 14:25 Matius 14:26 Matius 14:27 Matius 14:28 Matius 14:29 Matius 14:30 Matius 14:31 Matius 14:32 Matius 14:33 Matius 14:34 Matius 14:35 Matius 14:36



Gambaran Umum
Matius 14:30 berada dalam kisah Yesus berjalan di atas air dan ketakutan para murid ketika mereka melihat-Nya. Ayat ini menggambarkan refleksi manusiawi Petrus saat iman diuji: ketika angin ribut menggila dan ia berusaha melangkah, ketakutan menyergap, membuatnya hampir tenggelam. Kisah ini menekankan pentingnya iman yang fokus pada Kristus di tengah badai hidup, serta belas kasih Tuhan yang menolong orang percaya yang berseru kepada-Nya.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam pasal 14, kita membaca beberapa peristiwa penting: Yohanes Pembaptis dibunuh, orang banyak mengikut Yesus, lalu Dia memberi makan lima ribu orang. Setelah itu, murid-murid menyeberang dengan perahu, sementara angin ribut menghalangi. Ayat 30 menyoroti respons Petrus: ia berjalan di atas air karena iman kepada Kristus, tetapi begitu melihat angin yang kuat, ia tenggelam karena keraguannya. Yesus menolongnya dengan memegang tangan-Nya, menunjukkan dukungan-Nya bagi mereka yang sungguh-sungguh berseru.
Inti rohani utama
Inti pokoknya: iman harus tetap terpaut pada Kristus ketika badai datang. Ketakutan boleh muncul, tetapi langkah iman adalah mengarahkan pandangan kepada Yesus, Juruselamat yang berkuasa menenangkan badai. Ketika Petrus mengambil mata dari Kristus, ia tenggelam; ketika ia memanfaatkan pertolongan-Nya, tangan-Nya memulihkan dan meneguhkan.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Rujukan-rujukan ini memperkaya gambaran bahwa badai hidup sering menjadi ujian bagi iman, tetapi Tuhan tetap hadir dan menyediakan pertolongan yang diperlukan.
Aplikasi praktis
Beberapa pelajaran yang relevan untuk pembaca zaman sekarang:
3 Referensi silang singkat
Berikut penjelasan ringkas tentang kaitannya:
Ringkasan
Petrus mencoba berjalan kepada-Nya, lalu tenggelam karena ketakutan. Kisah ini mengajak pembaca melihat bahwa iman sejati menatap Kristus, bergantung pada-Nya dalam setiap badai. Pertolongan-Nya nyata: tangan-Nya menopang, menyelamatkan, dan meneguhkan kita untuk tetap percaya meski angin ribut menggila.
Catatan editorial
Ayat ini telah diulas melalui pendekatan klasik para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke. Inti yang umum adalah bahwa iman perlu ditempa dalam ujian, dan pertolongan Tuhan selalu tersedia bagi mereka yang berseru. Patut dicatat bahwa kutipan langsung singkat dari mereka tidak selalu tersedia dalam bentuk terjemahan Indonesia asli, namun esensi pandangan mereka dinyatakan sebagai berikut: fokus pada Kristus saat badai, dan pertolongan-Nya yang meneguhkan iman tak tergoyahkan.