Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Matius 11:1 Matius 11:2 Matius 11:3 Matius 11:4 Matius 11:5 Matius 11:6 Matius 11:7 Matius 11:8 Matius 11:9 Matius 11:10 Matius 11:11 Matius 11:12 Matius 11:13 Matius 11:14 Matius 11:15 Matius 11:16 Matius 11:17 Matius 11:18 Matius 11:19 Matius 11:20 Matius 11:21 Matius 11:22 Matius 11:23 Matius 11:24 Matius 11:25 Matius 11:26 Matius 11:27 Matius 11:28 Matius 11:29 Matius 11:30



Matius 11:14 – Maksud dan Konteksnya
Inti ayat ini sederhana: jika kalian menerima nubuatanku tentang kedatangan Elias yang akan datang, maka ia adalah figur Elias yang dijanjikan. Dalam konteks kitab Matius, Yohanes Pembaptis dianggap sebagai figur pemenuhan nubuat Elias, meskipun bukan Elias secara biologis. Penegasan ini menegaskan peran Yohanes sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Kristus, yaitu karya pertobatan dan persiapan hati bagi Kerajaan Allah.
Latar belakang konteks
Dalam tradisi Yehovah, nubuat tentang kedatangan Elias dipahami sebagai pengkudusan kedatangan nabi besar sebelum hari Tuhan. Yesus merujuk pada nubuat itu untuk menunjukkan bahwa Yohanes datang “dalam roh dan kuasa Elias” (yang ditemukan dalam sumber non-Matius sebagai latar teologi penyangga). Orang Farisi dan kaum pada zamannya menantikan kedatangan Elias secara literal; oleh karena itu penyingkapan ini mengarahkan pembaca kepada makna simbolik dan misi Yohanes sebagai pendahulu Kristus.
Observasi interpretatif
Gambaran tematik singkat
Rujukan silang yang relevan
Beberapa bagian lain mengangkat tema yang sama:
Ada apa yang bisa kita tarik untuk hidup hari ini
Nubuat tentang Elias mengajar kita bahwa Allah sering bekerja melalui manusia yang dipakai untuk mempersiapkan mata rohani. Kita diajak mengevaluasi kesiapan hati kita untuk menerima karya Allah dalam hidup kita, serta menumbuhkan semangat pertobatan dan iman kepada Kristus yang datang kemudian.
Teks asli terkait maksud nubuat Elias dalam konteks ini menekankan peran Yohanes sebagai pelayan pendahuluan; beberapa komentator kuno menyatakan bahwa Yohanes “bergelar” Elias dalam roh dan kuasa alih-alih menjadi Elias secara harfiah.
Quotations from public-domain sources mention: “He came in the spirit and power of Elias” sebagai ringkasan umum penafsiran terhadap kedatangan Yohanes Pembaptis (Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke). Khoirkan catatan bahwa tidak semua pernyataan di atas diucapkan verbatim dalam teks tertentu, namun konsepnya konsisten dalam literatur komentar kuno.