Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 6:1 Lukas 6:2 Lukas 6:3 Lukas 6:4 Lukas 6:5 Lukas 6:6 Lukas 6:7 Lukas 6:8 Lukas 6:9 Lukas 6:10 Lukas 6:11 Lukas 6:12 Lukas 6:13 Lukas 6:14 Lukas 6:15 Lukas 6:16 Lukas 6:17 Lukas 6:18 Lukas 6:19 Lukas 6:20 Lukas 6:21 Lukas 6:22 Lukas 6:23 Lukas 6:24 Lukas 6:25 Lukas 6:26 Lukas 6:27 Lukas 6:28 Lukas 6:29 Lukas 6:30 Lukas 6:31 Lukas 6:32 Lukas 6:33 Lukas 6:34 Lukas 6:35 Lukas 6:36 Lukas 6:37 Lukas 6:38 Lukas 6:39 Lukas 6:40 Lukas 6:41 Lukas 6:42 Lukas 6:43 Lukas 6:44 Lukas 6:45 Lukas 6:46 Lukas 6:47 Lukas 6:48 Lukas 6:49



Makna Langsung Lukas 6:47 (IDN)
Tiap-tiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengar perkataan-Ku serta menurut, maka Aku hendak menyatakan kepadamu seumpama siapa ia.
Latarnya dalam konteks Lukas 6
Matius murid-murid dan orang banyak berkumpul ketika Yesus mengajar di bukit, menekankan sejam pelayanannya yang menantang dan mengundang respons pribadi. Ayat ini menonjolkan hubungan antara penerimaan kata-Nya dan ketaatan praktis. Yesus menegaskan bahwa bersedia datang kepada-Nya dan menuruti Firman-Nya adalah landasan untuk mengenal-Nya secara nyata dalam hidup sehari-hari.
Observasi tafsir
Garis besar teologis yang relevan
Ayat ini menekankan bahwa iman kedalaman bukan hanya pengetahuan, melainkan kesetiaan yang terlihat dalam tindakan. Ketika kata-Nya dihidupi, hidup seseorang menjadi saksi tentang pekerjaan-Nya di dalam hati. Ini beriringan dengan tema aliran kitab Lukas mengenai respons orang kepada kasih Allah: merespons dengan iman, perubahan hidup, dan keteguhan dalam penggenapan Firman-Nya.
Referensi silang yang relevan
Penafsiran praktis singkat
Untuk hidup pada hari ini, pertanyaan penolong adalah: apakah kita datang kepada Kristus dengan kerinduan untuk mendengar-Nya, dan apakah respons kita mencerminkan ketaatan nyata di rumah, pekerjaan, maupun komunitas kita?
Catatan penyatuan dengan karya para komentator klasik
Inti pandangan para penafsir publik domain membantu menekankan bahwa iman yang hidup berseiring dengan tindakan. Ringkasnya, kasih Tuhan memanggil kita tidak hanya untuk mengakui-Nya secara lisan, tetapi untuk hidup dalam ketaatan yang mengubah pola keseharian.
Pengaitan tematik
Inti pesan: kedekatan dengan Kristus terukur dalam kemauan mendengar dan taat pada Firman-Nya.