Lukas 6:29 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Kepada orang yang menampar pipimu sebelah, berilah juga kepadanya pipi yang sebelah lagi; dan orang yang mengambil jubahmu, jangan ditegahkan mengambil bajumu lagi.

Ayat sebelumnya
« Lukas 6:28
Ayat berikutnya
Lukas 6:30 »

Lukas 6:29 Tafsiran ayat Alkitab

Kepada orang yang menampar pipimu sebelah, berilah juga kepadanya pipi yang sebelah lagi

Ayat ini menonjolkan ajaran Kristus tentang kasih, pengampunan, dan jurisdiksi kehidupan batin. Dalam konteks Kekristenan, perintah ini menantang reaksi alami manusia—keinginan membalas dendam atau menahan diri demi kestabilan damai. Pesan-Nya bukan sekadar seruan pasif, melainkan dorongan untuk melepaskan hak pembalasan dan menyerahkan relung batin kepada kasih ilahi yang mengubah hubungan manusia.

Terjemaah dalam konteks asli

Dalam Lukas 6, Kisah Khotbah di Bukit menyajikan kumpulan ajaran Yesus tentang bagaimana pengikut-Nya seharusnya hidup dalam komunitas. Pidato ini menampilkan prinsip kasih tanpa syarat yang melampaui norma dunia. Permintaan untuk memberikan pipi ketika dipukul menekankan respond hati yang tidak membalas kejahatan dengan kekerasan balas dendam. Jubah dan bajumu juga dipakai sebagai simbol hak pribadi dan keamanan sosial; menahan orang yang ingin merebutnya menunjukkan kesiapsediaan menumbuhkan keamanan melalui kepercayaan kepada Allah daripada kekuatan manusia.

Inti pesan dan tema pendukung

Pesan inti ayat ini adalah pengakuan bahwa kasih Allah menuntun perilaku umat-Nya, bahkan ketika hak-hak pribadi diuji. Tema-tema pendukung meliputi:

  • Pengampunan sebagai gaya hidup: menahan diri dari membalas dengan keburukan membuka peluang bagi rekonsiliasi.
  • Kepercayaan kepada Allah sebagai Pelindung: membiarkan hak-hak dituntaskan dalam kerendahan hati di hadapan Dia yang melihat segala sesuatu.
  • Energi penyembuhan melalui kasih: respons kasih dapat mengubah dinamika hubungan, bahkan di antara orang yang menantang kita.

Rangkaian referensi silang yang relevan

Beberapa pasal Alkitab lain membantu memperkaya pemahaman ayat ini:

  • Roma 12:17-21 — Mengusahakan keseimbangan antara membalas kejahatan dengan kebaikan, dan membiarkan Tuhan yang membalas kehendak-Nya pada akhirnya.
  • Matteus 5:39-41 — Ulangan serupa tentang tidak membalas dengan kekerasan, tetapi memberikan lebih banyak lagi dari apa yang diminta.
  • 1 Petrus 3:9 — Mengingatkan umat percaya untuk tidak membalas kejahatan dengan balas dendam, melainkan menimba berkat melalui kasih.

Penjelasan singkat: referensi-refensi ini menegaskan pola hati yang berpusat pada kasih ilahi, bukan hak pribadi semata. Mereka menekankan bahwa respons yang lembut dan murah hati tidak menghapus keadilan, melainkan mengangkat relasi manusia ke arah pembaharuan.

Penjelasan satu aliran menurut tokoh pakar (ringkas)

Para komentator publik domain menggarisbawahi bahwa ajaran ini menekankan pembaruan batin: bukan sekadar mengampuni dalam arti kering, melainkan mengubah pola hidup hingga musuh pun melihat kualitas kasih Allah lewat tindakan kita. Beberapa interpretasi menekankan bahwa contoh ini juga mengajari bagaimana menempatkan kepentingan moral di atas kenyamanan pribadi, sambil tetap menjaga martabat manusia.

Aplist ikhtisar pemahaman teologis

Ayat ini tidak mendorong ketergantungan pada kekuatan manusia untuk membalas, melainkan menegaskan kepercayaan kepada Tuhan yang menjaga keadilan akhirnya. Rasa kasih yang dianjurkan di sini adalah tindakan aktif yang menembus konflik, bukan sekadar menghindari respons.

Refleksi devosi singkat

Pikirkan sebuah situasi di mana Anda merasa diperlakukan tidak adil. Berdoalah agar kasih Kristus bekerja dalam Anda: bukan membalas, melainkan memilih sikap lemah lembut, dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Dalam kehendak-Nya, mungkin Anda menemukan cara untuk membangun kedamaian yang lebih luas daripada yang pernah Anda bayangkan.

Versi dan kutipan singkat

Pandangan para komentator publik domain menekankan satu atau dua frasa inti yang juga diangkat dalam karya-karya berbahasa Inggris: devotion to nonretaliation (pengabdian pada non-pembalasan) dan trust in God’s justice (percaya pada keadilan Allah). Jika Anda membaca catatan para komentator, Anda mungkin menemukan ringkasan ringkas: kasih yang tidak membalas balas, tetapi memberi jalan bagi pemulihan hubungan dan damai sejati.

Rujukan silang utama membantu memahami konteks: Roma 12:17-21; Matius 5:39-41; 1 Petrus 3:9.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Lukas 6:29 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

2 Korintus 11:20 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Korintus 11:20 (IDN) »
Karena kamu menderita, jikalau orang memperhambakan kamu, jikalau orang makan kamu, jikalau orang menawan kamu, jikalau orang meninggikan dirinya, jikalau orang menampar mukamu.

Matius 5:39 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 5:39 (IDN) »
tetapi Aku ini berkata kepadamu: Jangan melawan orang yang jahat, melainkan barangsiapa yang menampar pipi kananmu, berilah kepadanya pipi yang sebelah lagi.

Ibrani 10:34 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ibrani 10:34 (IDN) »
Karena kamu sudah menunjukkan kasihan atas orang yang terpenjara, dan dengan rela juga kamu kabulkan milikmu menjadi rampasan, sebab mengetahui bahwa kamu sendiri ada milik yang terlebih baik, lagi kekal.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab