Lukas 22:18 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Karena Aku berkata kepadamu: Bahwa daripada ketika ini tiada lagi Aku minum air buah anggur sehingga kerajaan Allah itu datang."

Ayat sebelumnya
« Lukas 22:17
Ayat berikutnya
Lukas 22:19 »

Lukas 22:18 Tafsiran ayat Alkitab

Ayat Lukas 22:18: “Bahwa daripada ketika ini tiada lagi Aku minum air buah anggur sehingga kerajaan Allah itu datang.”

Mengapa ayat ini penting: Ayat ini berada dalam perjamuan Paskah terakhir yang diadakan Yesus bersama murid-murid-Nya sebelum penyaliban. Ketika Yesus berkata bahwa Dia tidak akan minum lagi air buah anggur hingga kerajaan Allah datang, Dia menegaskan dua hal: kedatangan kerajaan Allah yang utama akan berlangsung pada masa yang baru, dan pengungkapan komitmen-Nya hingga tuntas di kayu salib. Pernyataan ini mengundang kita merenungkan harapan Palestina: bahwa karya penyelamatan Allah tidak berhenti pada kematian-Nya, melainkan membuka pintu bagi kedatangan penuh kerajaan-Nya di masa yang akan datang.

Konsep inti dalam konteks asli

Pada malam itu, Yesus merayakan Paskah dengan murid-murid-Nya. Ia menegaskan bahwa ritual perjamuan ini menandai tabir antara masa kini dan masa depan. Ketika Dia menyebut bahwa Dia tidak akan minum lagi anggur sampai kerajaan Allah datang, Dia menempatkan fokus murid-murid pada penyelesaian karya-Nya di salib dan kedatangan kekuasaan Kerajaan Allah pada masa eskatologis yang akan menggenapi janji-Nya. Secara simbolis, anggur dalam Perjamuan Malam berkaitan dengan darah-Nya yang dicurahkan untuk pengampunan dosa; pernyataan tentang tidak minum lagi hingga kerajaan Allah datang menegaskan bahwa kita menantikan pelaksanaan penuh kemuliaan itu di masa depan.

Pesan utama yang bisa diambil

  • Penekanan pada penyelesaian karya penebusan melalui kematian-Nya, yang menjadi pintu bagi kemunculan kerajaan Allah yang utuh.
  • Harapan eskatologis: meski murid-murid menyaksikan kejatuhan dan kesengsaraan, janji Allah tetap berjalan menuju pemulihan dan pemerintahan-Nya atas seluruh bumi.
  • Pentingnya persatuan dalam ibadah: perjamuan Tuhan mengarahkan umat kepada persekutuan yang menantikan kedatangan-Nya dengan kesetiaan.

Gagasan lintas Alkitab yang relevan

Beberapa tema serupa bisa dilihat di:

  • Ayat-ayat tentang kedatangan Kerajaan Allah: seperti pernyataan bahwa kerajaan itu dekat atau sudah datang melalui karya-Nya. Keterkaitan ini menyoroti bagaimana kedatangan-Nya membawa dimensi baru bagi umat-Nya.
  • Perjamuan Kudus sebagai pengingat penebusan: seperti tindakan Kristus yang mengaitkan perjamuan dengan darah-Nya yang dicurahkan untuk menebus dosa, sehingga anggur menjadi simbol pengharapan keselamatan.
  • Kebangkitan iman murid-murid: meski kematian-Nya mengiris, janji-Nya tentang kerajaan memberi dorongan bagi mereka untuk terus menyebarkan Injil hingga kedatangan kembali-Nya.

Cross-references singkat: Lukas 12:32; Matius 26:29; Markus 14:25. Penjelasan singkat: Lukas 12:32 menekankan kerahiman-Nya bagi umat-Nya; Matius 26:29 serta Markus 14:25 menegaskan kembali janji perjamuan hingga kerajaan Allah datang; semua memperkuat tema kedatangan kerajaan melalui karya penyelamatan-Nya.

Refleksi devosi singkat

Bayangkan diri Anda hadir di meja perjamuan itu: antara lilin yang redup dan suara murid-murid yang bercampur tegang. Yesus mengingatkan bahwa apa yang Dia lakukan sekarang adalah bagian dari rencana besar Allah yang mencakup masa depan. Kita diajak untuk menaruh percaya pada Janji-Nya, menantikan kedatangan kerajaan-Nya dengan iman yang tidak goyah, sambil hidup dalam ibadah dan kesetiaan hari demi hari. Dalam konteks kita, perayaan Komuni bukan cuma mengenang karya-Nya, tetapi juga meneguhkan pengharapan bahwa kerajaan Allah akan datang dengan penuh kuasa.

Quotations from classic commentaries (singkat)

Beberapa pernyataan singkat yang relevan:

“Kejayaan Kerajaan Allah tidak ditunda selamanya; di bawah salib, janji-Nya menuntun semua orang kepada kedamaian dan kekuasaan-Nya.”

“Perjamuan ini menandakan bahwa penebusan telah dekat, dan bahwa penggenapan kerajaan Allah akan nyata pada waktunya.”

Penyelenggaraan rujukan silang

Rujukan silang penting: Lukas 12:32 memahami belas kasih Allah bagi umat-Nya; Matius 26:29 serta Markus 14:25 menonjolkan janji perjamuan hingga kerajaan Allah datang. Ketiganya membentuk bingkai yang membimbing pembaca memahami dimensi eskatologis dari pernyataan Yesus.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Lukas 22:18 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Matius 26:29 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Matius 26:29 (IDN) »
Tetapi Aku berkata kepadamu, bahwa daripada ketika ini tiada lagi Aku minum air buah anggur sehingga sampai kepada hari Aku minum dia yang baharu bersama-sama dengan kamu di dalam kerajaan Bapa-Ku."

Lukas 22:16 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Lukas 22:16 (IDN) »
karena Aku berkata kepadamu: Tiadalah lagi Aku akan makan dia, sehingga Pasah itu disempurnakan di dalam kerajaan Allah."

Markus 14:25 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Markus 14:25 (IDN) »
Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tiadalah lagi Aku akan minum air buah anggur ini, sampai kepada hari Aku akan minum dia yang baharu di dalam kerajaan Allah."

IDN Pilih kitab dalam Alkitab