Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 17:1 Lukas 17:2 Lukas 17:3 Lukas 17:4 Lukas 17:5 Lukas 17:6 Lukas 17:7 Lukas 17:8 Lukas 17:9 Lukas 17:10 Lukas 17:11 Lukas 17:12 Lukas 17:13 Lukas 17:14 Lukas 17:15 Lukas 17:16 Lukas 17:17 Lukas 17:18 Lukas 17:19 Lukas 17:20 Lukas 17:21 Lukas 17:22 Lukas 17:23 Lukas 17:24 Lukas 17:25 Lukas 17:26 Lukas 17:27 Lukas 17:28 Lukas 17:29 Lukas 17:30 Lukas 17:31 Lukas 17:32 Lukas 17:33 Lukas 17:34 Lukas 17:35 Lukas 17:36 Lukas 17:37


Makna Langsung LUKAS 17:11
Yesus melintas di antara dua wilayah, Samaria dan Galilea, dalam perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika fokus-Nya tidak berhenti pada tempat tertentu, Dia melintasi batas-batas geografis dan budaya untuk menunjukkan bahwa kasih dan karya-Nya melampaui batas etnis dan wilayah.
Latar belakang konteks
Perjalanan menuju Yerusalem menandai arah utama hidup-Nya: menghadapi sengsara, kematian, dan kebangkitan. Dalam perjalanan itu, Yesus sering melewati wilayah yang umat Israel biasanya memandang sebagai “di luar” atau asing: Samaria. Kisah ini menekankan bahwa teladan-Nya tidak terbatas pada komunitas tertentu, melainkan bersifat universal bagi semua orang yang haus akan kerajaan Allah.
Observasi tafsiran kunci
Pandangan tokoh berpendapat
Sejumlah penafsir berpendapat bahwa perjajaran lokasi menyingkapkan tema inklusivitas. Matthew Henry menekankan bahwa karya Kristus menembus batas-batas manusiawi; Albert Barnes menyoroti pendekatan praktis-Nya terhadap hati manusia; Adam Clarke menekankan bahwa pergerakan-Nya melambangkan misi universal Allah. Cuplikan pendek dari para tokoh terdahulu dapat dibaca sebagai dorongan untuk melihat peluang pelayanan di tempat-tempat yang mungkin dianggap “tanpa harapan.”
“Matthew Henry berkata bahwa pekerjaan-Nya tidak dibatasi oleh negara atau bangsa.”
Gagasan tematik singkat
Ayat silang terkait
Terjemahan praktis yang terhubung dengan terang interpretasi
1) Melihat pekerjaan Tuhan di tempat-tempat biasa tidak menjadikannya kurang penting; justru di sanalah kasih-Nya teruji dan disalurkan. 2) Pelayanan gereja perlu bersifat inklusif: jemaat dari semua latar belakang memiliki hak untuk menerima kasih dan kebenaran Kristus. 3) Dalam perjalanan iman, fokus kita bukan pada kenyamanan geografis, melainkan pada tujuan kedatangan Kristus—kerajaan Allah datang di tengah kita.
Penutup ringkas
Ayat ini mengingatkan bahwa karya Kristus tidak selektif terhadap wilayah atau etnis. Dia berjalan melalui Samaria dan Galilea menuju Yerusalem sebagai simbol misi universal-Nya. Pelayanan kita juga diundang untuk menjangkau semua orang dengan kasih Kristus, tanpa memandang perbedaan budaya atau latar belakang.