Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Yohanes 11:1 Yohanes 11:2 Yohanes 11:3 Yohanes 11:4 Yohanes 11:5 Yohanes 11:6 Yohanes 11:7 Yohanes 11:8 Yohanes 11:9 Yohanes 11:10 Yohanes 11:11 Yohanes 11:12 Yohanes 11:13 Yohanes 11:14 Yohanes 11:15 Yohanes 11:16 Yohanes 11:17 Yohanes 11:18 Yohanes 11:19 Yohanes 11:20 Yohanes 11:21 Yohanes 11:22 Yohanes 11:23 Yohanes 11:24 Yohanes 11:25 Yohanes 11:26 Yohanes 11:27 Yohanes 11:28 Yohanes 11:29 Yohanes 11:30 Yohanes 11:31 Yohanes 11:32 Yohanes 11:33 Yohanes 11:34 Yohanes 11:35 Yohanes 11:36 Yohanes 11:37 Yohanes 11:38 Yohanes 11:39 Yohanes 11:40 Yohanes 11:41 Yohanes 11:42 Yohanes 11:43 Yohanes 11:44 Yohanes 11:45 Yohanes 11:46 Yohanes 11:47 Yohanes 11:48 Yohanes 11:49 Yohanes 11:50 Yohanes 11:51 Yohanes 11:52 Yohanes 11:53 Yohanes 11:54 Yohanes 11:55 Yohanes 11:56 Yohanes 11:57



Yohanes 11:20 (IDN) - Konteks dan Makna Utama
Verse ini berada dalam rangka kisah kebangkitan Lazarus. Ketika kabar kedatangan Tuhan Yesus sampai di Betania, Marta segera berangkat menyambut-Nya, menampilkan iman yang tegas meskipun menghadapi risiko kehilangan. Maryam, sebaliknya, tetap berada di rumah, menunjukkan afek batin yang dalam dan konsekuensi kesedihan yang membatasi langkahnya. Reaksi mereka mencerminkan dua cara alami orang berhadapan dengan kedatangan Kristus: respons awal iman yang aktif dan respon batin yang lebih tertutup oleh duka.
Makna sentral
Kisah ini menyoroti keseimbangan antara iman yang bertindak dan perasaan manusia yang berduka. Marta mewakili keyakinan praktis: ia percaya bahwa Tuhan datang untuk membalas kabar baik dan menyelesaikan kekurangan. Maryam mewakili kedalaman emosi, menahan diri dari tindakan segera karena kedukaannya yang mendalam. Namun keduanya terhubung oleh kehadiran Kristus dan tujuan-Nya untuk menunjukkan kuasa-Nya atas kematian.
Tema-tema utama
Rujukan silang yang relevan
Beberapa teks yang sejalan dengan tema di Yohanes 11:20:
Penjelasan lintas gelombang ini membantu memahami bagaimana kehadiran Kristus mengubah jalan cerita duka menjadi pengakuan akan kemuliaan-Nya.
Refleksi praktis
Bagaimana kita merespons kedatangan Kristus ketika menghadapi beban? Kita bisa belajar dari Marta untuk tetap menyambut-Nya dengan tindakan iman—mencari-Nya dalam kebutuhan praktis kita. Kita juga diajak bertemu-Nya dalam kejujuran emosi kita, sebagaimana Maryam mengekspresikan rasa kehilangan. Dalam semua itu, kita diajak percaya bahwa kedatangan-Nya tidak hanya membawa jawaban, tetapi juga kehadiran yang membangun iman.
Ringkasan singkat
Yohanes 11:20 menampilkan dua respons manusia terhadap kedatangan Kristus: penyambutan aktif Marta dan kedamaian berduka Maryam. Kisah ini menyiapkan konteks bagi mujizat pembangkitan Lazarus, menegaskan bahwa kehadiran Yesus mengubah duka menjadi pengakuan atas kuasa-Nya, dan menyediakan contoh bagaimana iman dapat tumbuh melalui pertemuan pribadi dengan Kristus.
Catatan editorial singkat
Kutipan langsung dari tokoh penafsir publik domain yang relevan tidak diunyikan dalam bagian ini karena fokusnya pada pemahaman teks secara holistik dan aplikatif bagi pembaca berbahasa Indonesia. Namun, aliran pemikiran para penafsir terkenal seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menjadi rujukan umum dalam menafsirkan dinamika iman dan kedekatan Allah dalam muramnya duka manusia melalui kehadiran Kristus.