Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Ayub 1 Ayub 2 Ayub 3 Ayub 4 Ayub 5 Ayub 6 Ayub 7 Ayub 8 Ayub 9 Ayub 10 Ayub 11 Ayub 12 Ayub 13 Ayub 14 Ayub 15 Ayub 16 Ayub 17 Ayub 18 Ayub 19 Ayub 20 Ayub 21 Ayub 22 Ayub 23 Ayub 24 Ayub 25 Ayub 26 Ayub 27 Ayub 28 Ayub 29 Ayub 30 Ayub 31 Ayub 32 Ayub 33 Ayub 34 Ayub 35 Ayub 36 Ayub 37 Ayub 38 Ayub 39 Ayub 40 Ayub 41 Ayub 42Verse
Ayub 15:1 Ayub 15:2 Ayub 15:3 Ayub 15:4 Ayub 15:5 Ayub 15:6 Ayub 15:7 Ayub 15:8 Ayub 15:9 Ayub 15:10 Ayub 15:11 Ayub 15:12 Ayub 15:13 Ayub 15:14 Ayub 15:15 Ayub 15:16 Ayub 15:17 Ayub 15:18 Ayub 15:19 Ayub 15:20 Ayub 15:21 Ayub 15:22 Ayub 15:23 Ayub 15:24 Ayub 15:25 Ayub 15:26 Ayub 15:27 Ayub 15:28 Ayub 15:29 Ayub 15:30 Ayub 15:31 Ayub 15:32 Ayub 15:33 Ayub 15:34 Ayub 15:35



Inti Inti Ayat Ayub 15:17 (IDN)
Inti makna ayat ini adalah seruan dari tokoh yang meragukan pengakuan kebajikan Ayub. Orang itu berkata bahwa ia akan membagikan apa yang telah dilihatnya sendiri tentang kesombongan manusia dan kesalahan dalam klaim kebajikan tanpa pertolongan Tuhan. Ayub 15:17 menegaskan bahwa pembicara akan menyampaikan pengamatannya yang telah diuji, bukan spekulasi biasa.
Konteks Singkat
Ayat ini adalah bagian dari dialog sengit antara Ayub dan salah satu teman debatnya, Elifaz, yang menuduh Ayub sebagai orang yang fasik karena menderita. Elifaz menekankan kebijaksanaan tradisional, menekankan bahwa penderitaan adalah akibat dosa tersembunyi. Ayub 15 menampilkan nuansa pesimisme teologis yang berpendapat bahwa manusia tidak cukup berpendidikan untuk memahami rencana Allah. Dalam konteks ini, ayat ini menegaskan bahwa ada hal-hal yang perlu didengar dengan rendah hati sebelum menilai penderitaan seseorang.
Observasi Tafsiran
Gagasan Tema
Hubungan dengan Ayub dan Perjanjian Lautan Lain
Beberapa bagian kitab Ayub memperlihatkan perbedaan pandangan antara penderitaan orang benar dengan penilaian manusia. Dalam konteks lebih luas, ayat-ayat di buku Ayub sering mengajak pembaca menjaga bahasa kehormatan terhadap masalah serius penderitaan, sambil tetap mengakui keterbatasan manusia untuk memahami misteri Allah. Secara lintas alkitabiah, tema hikmat melalui pengalaman ditemukan juga dalam Amsal tentang meminta hikmat dan dalam Yakobus tentang menjalani ujian iman dengan rendah hati.
Referensi Salib yang Relevan
Penutup Praktis
Ayub 15:17 mengingatkan kita untuk berhati-hati terhadap sikap menggurui ketika menilai penderitaan orang lain. Pendidikan sejati lahir dari pengalaman yang bersandar pada Allah, bukan hanya pada demonstrasi pengetahuan manusia. Dalam doa dan hikmat, kita diajak mendengar dulu, lalu berbicara dengan belas kasihan dan tawaran dukungan.
Kutipan Singkat dari Tokoh Penafsir Berbahasa Publik Domain
Beberapa penafsir publik domain telah menekankan bahwa pembicaraan yang mengaku mengetahui semua hal harus diragukan ketika manusia menyangkali misteri pekerjaan Allah. Jika ada kutipan singkat yang relevan dari tokoh seperti Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tersedia secara singkat, itu dipakai dengan catatan bahwa pernyataan langsung ada dalam sumur publik domain. (Kutipan spesifik tidak disertakan karena fokusnya pada ringkasan konteks.)