Yesaya 21:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka pinggangku penuhlah dengan sakit payah, sebab perkara yang akan jadi kelak; beberapa penyakit yang pedih terkenalah kepadaku seperti penyakit orang perempuan yang hendak beranak; aku mengerutkan diriku dari sebab mendengar dan aku gementar dari sebab melihat dia.

Ayat sebelumnya
« Yesaya 21:2
Ayat berikutnya
Yesaya 21:4 »

Yesaya 21:3 Tafsiran ayat Alkitab

Yesaya 21:3 (IDN)

Imamat lidahnya menempel pada kenyataan: "Maka pinggangku penuhlah dengan sakit payah, sebab perkara yang akan jadi kelak; beberapa penyakit yang pedih terkenalah kepadaku seperti penyakit orang perempuan yang hendak beranak; aku mengerutkan diriku dari sebab mendengar dan aku gementar dari sebab melihat dia." Ayat ini menggambarkan respons pribadi nabi terhadap apa yang akan datang, yaitu kabar tentang kehancuran yang dekat. Ia merasa tertekan secara fisik dan emosional karena beban peristiwa yang akan terjadi, sebuah gambaran umum tentang beratnya tugas kenabian yang sering menuntut nabi menanggung beban berita buruk bagi bangsanya.

Setting segera ayat

Pertanda konteks guruh berita dari para pengamat atau penjaga padang gurun (lihat konteks pasal 21 secara keseluruhan). Ayat ini menampilkan reaksi manusia terhadap berita yang berat: rasa sakit fisik, rasa takut, dan keengganan untuk mendengar atau melihat. Hukum ilahi menyiratkan bahwa nabi dipahat untuk menyampaikan pesan, meski pesan itu menimbulkan penderitaan pribadi.

Makna teologis dan gambaran iman

Ayat ini menonjolkan dualitas antara tugas kenabian dan dampak emosionalnya. Allah memanggil nabi untuk memberitakan kehendaknya, tetapi respons manusia terhadap rencana-Nya bisa menimbulkan rasa sakit dan kegetiran. Ini menguatkan gagasan bahwa iman tidak menghapus penderitaan manusia; justru iman menempatkan kita dalam kedekatan dengan kenyataan hidup yang pahit, sambil berharap pada rencana Allah yang lebih besar.

Kata kunci dan gambaran penting:

  • sakit payah dan pedihnya penyakit – gambaran fisik yang kuat menyoroti tekanan batin karena berita yang akan datang.
  • kelak – menunjukkan masa depan yang telah ditetapkan oleh Allah dan di hadapan nabi menuntut respons iman.
  • mengerutkan diriku dan bergeletar – ekspresi kerentanan manusia di hadapan Tuhan dan tugas kenabian.

Cross-references (singkat)

  • Yosua 1:9 — Allah menyertai orang yang dipanggil-Nya; keberanian di tengah kewaspadaan menghadapi masa depan.
  • Ayub 6:2-3 — penderitaan batin manusia yang berat dapat melebihi dorongan pendengaran terhadap kabar sengsara; penderitaan manusia bisa diterima dalam konteks integritas iman.
  • Ibrani 4:12 — firman Allah menembus bahkan ke dalam sukma; panggilan kenabian menuntut respons iman yang berani meski berat.

Penjelasan singkat: Ayub menegaskan bahwa firman Allah menembus lapisan terdalam manusia; ketika nabi Yesaya diberi kabar tentang kehancuran, respons emosionalnya mengungkapkan kekuatan manusiawi yang wajar di dalam proses penyampaian pesan ilahi.

Pemahaman tentang Allah dan iman

Ayah bangsa dipanggil untuk menyampaikan firman meski berita itu membawa penderitaan. Allah tidak menghindarkan manusia dari konsekuensi tindakan bangsanya, namun meneguhkan kehadiran-Nya dalam tiap langkah perjalanan iman. Ini mengingatkan bahwa iman bukan penghapusan kegentingan, melainkan ketaatan yang menyertai masa depan yang tidak sepenuhnya kita pahami.

Aplikasi untuk zaman kini

Ketika kita menghadapi berita sulit atau masa depan yang menakutkan, reaksi manusiawi seperti cemas, ketakutan, atau kelelahan tetap wajar. Namun firman ini mengajak kita untuk menaruh kepercayaan pada Allah yang menjaga dan memampukan ketika kita dipanggil untuk melewati masa-masa berat. Dengarkan panggilan-Nya dengan rendah hati, sambil membiarkan firman-Nya mencondongkan arah hati kita kepada harapan dan kesetiaan.

Renungan singkat dari tokoh komentar terdahulu

Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa penderitaan nabi seringkali mewakili beban umat secara umum. Mereka menyoroti bahwa meski berita buruk akan datang, penyertaan dan kehendak Allah tetap menjadi sumber kekuatan bagi orang percaya.

Catatan kutipan ringkas (jika ada): Matthew Henry menekankan bahwa berhadapan dengan kehancuran memerlukan ketabahan iman; Albert Barnes menegaskan kenyataan bahwa berita kenabian membawa beban rohani yang berat; Adam Clarke menguraikan konteks historis kenabian dan dampaknya terhadap jiwa nabi dalam menghadapi masa depan yang suram.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yesaya 21:3 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 13:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 13:8 (IDN) »
mereka itu akan terkejut; kesukaran dan kesakitan datang atas mereka itu; mereka itu akan meranggut seperti seorang perempuan yang sakit beranak; seorang memandang akan seorang dengan tercengang-cengang dan muka mereka itu merah seperti nyala api.

Yesaya 26:17 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 26:17 (IDN) »
Seperti seorang perempuan yang mengandung apabila hampir ketikanya akan beranak ia menyakiti dan berteriak dalam sakitnya, demikianlah hal kamipun, ya Tuhan! dari sebab murka-Mu.

Mazmur 48:6 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 48:6 (IDN) »
(48-7) Maka gentar datanglah atas mereka itu, ketakutan dan kesakitan seperti akan seorang perempuan yang menyakiti hendak beranak.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab