Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 11:9 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 11:9 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa tiada akan Kusampaikan kehangatan murka-Ku, tiada Aku membinasakan Efrayim sama sekali, karena Akulah Allah, bukan manusia, Aku Yang Mahasuci di antara kamu, tiada akan datang dengan pembalasan yang membinasakan semuanya.
Hosea 11:9 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 11:9 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 23:19 (IDN) »
Bahwa Allah itu bukan manusia yang berdusta; bukannya Ia anak manusia yang bersesalan adanya! Masakan Ia berfirman lalu tiada disampaikannya, atau berfirman lalu tiada diadakannya!

Yesaya 55:8 (IDN) »
Karena kepikiran-Ku itu bukan kepikiranmu, dan jalanmu itu bukan jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan.

Yesaya 12:6 (IDN) »
Bertempiklah dan bersoraklah, hai kamu yang duduk di atas bukit Sion, karena besarlah Yang Mahasuci orang Israel di tengah-tengah kamu!
Hosea 11:9 (IDN)
Ayat ini berada dalam konteks kasih Allah yang berhubungan erat dengan peringatan dan pembenahan. Allah mengungkapkan niat-Nya yang berbeda dari murka yang membinasakan: Dia menahan kemarahan-Nya demi keselamatan umat-Nya dan karena identitas-Nya sebagai Allah yang Mahasuci. Di tengah jemaat yang memberontak maupun yang tergugah, ayat ini menekankan bahwa respons Allah tidak bersifat otomatis sebagai pembalas semata, melainkan dipimpin oleh kasih, keutuhan, dan kemurnian-Nya.
Apa yang diungkap teks tentang Allah
Ayat ini menegaskan tiga unsur utama tentang Allah:
Istilah penting dan gambaran teologis
Beberapa gambaran penting muncul di sini:
Rujukan silang yang relevan
Beberapa ayat terkait yang membantu memahami konteks ini:
Pemahaman klinis bagi iman kini
Amanat Hosea 11:9 menantang kita untuk melihat Allah dalam kebenaran-Nya: tidak ada rutinitas kemarahan yang membabi buta, melainkan kehendak-Nya untuk memulihkan umat-Nya. Ketika kita merasa terancam oleh konsekuensi dosa, kita diingatkan bahwa Allah sanggup menghukum, namun lebih memilih cara yang membawa kehidupan. Rasa takut terhadap Tuhan yang kudus sejalan dengan harapan akan pemulihan hubungan.
Kaitan dengan kehidupan iman masa kini
Hubungan dengan sesama juga disorot: menjaga kemurnian hidup kita agar selaras dengan kemuliaan Allah yang mahakudus; membangun relasi yang tidak didominasi balas dendam, melainkan upaya pemulihan dan pengampunan. Dalam gereja dan rumah tangga, pendekatan Tuhan yang rendah hati memberi contoh bagaimana menghadapi pelanggaran: dengan keadilan yang penuh kasih.
Ringkasan: Hosea 11:9 menegaskan bahwa Allah adalah Mahatahu yang menghendaki kebenaran, bukan pembalasan semata. Keputusan-Nya untuk tidak membinasakan secara total menunjukkan kasih-Nya yang menuntun pada pemulihan, karena Akulah Allah, bukan manusia, dan Aku Mahasuci di antara kamu.
Quotable notes (paparan pendek):