Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiIbrani 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
Ibrani 3:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
tetapi Kristus itu sebagaimana seorang anak berkuasa atas isi rumah Allah; maka kita inilah isi rumah-Nya itu, asal kita tetap di dalam iman dan harap, yang menjadi kemegahan kita, hingga kepada kesudahannya.
Ibrani 3:6 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ibrani 3:6 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Korintus 3:16 (IDN) »
Tiadakah kamu ketahui bahwa kamu rumah Allah, dan Roh Allah diam di dalam kamu?

2 Korintus 6:16 (IDN) »
Dan apakah perhubungan yang ada di antara rumah Allah dengan berhala? Karena kita inilah rumah Allah yang hidup, seperti firman Allah: Bahwa Aku akan diam dan bergerak di antara mereka itu, dan Aku akan menjadi Tuhan mereka itu, dan mereka itu akan menjadi umat-Ku.

Ibrani 6:11 (IDN) »
Inilah kehendak kami supaya kamu masing-masing menunjukkan usaha yang serupa itu juga sehingga berpaut kepada pengharapan dengan yakin hingga kepada kesudahan,
Setting segera ayat
Ibrani 3:6 berada dalam bagian surat kepada jemaat Ibrani yang menekankan peran Kristus sebagai Imam Besar dan pengingat agar orang percaya tidak mengendurkan iman. Ayat ini menegaskan Kristus sebagai Ahli waris dan penanggung jawab rumah Allah, sambil menekankan syarat utama bagi bagian umat-Nya: tetap berada dalam iman dan harapan hingga kesudahan.
Apa yang diungkap teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menyoroti bahwa Kristus memiliki otoritas penuh atas “isi rumah Allah,” yaitu umat-Nya. Ia menjaga, membangun, dan menjadi dasar bagi komunitas iman. Manusia dipandang sebagai bagian dari rumah Allah melalui iman kepada Kristus. Pesan inti adalah kesinambungan hubungan dengan Allah melalui iman punya harapan yang kokoh; iman dan harapan itu menjadi kemegahan (kepercayaan dan pengakuan) umat hingga akhir zaman.
Istilah dan gambaran penting
- “sebagaimana seorang anak berkuasa atas isi rumah Allah”: menggambarkan Kristus sebagai Kepala dan Pemilik rumah rohani, yang mengatur dan melindungi umat-Nya.
- “isi rumah-Nya”: merujuk kepada komunitas orang percaya yang dibangun-Nya menjadi satu keluarga rohani.
- “tetap di dalam iman dan harap”: menekankan kesetiaan berkelanjutan sebagai syarat akses dan pengakuan identitas umat Allah.
Referensi silang yang relevan
Penjelasan singkat: silangannya menekankan bahwa identitas umat Allah bukan berdasarkan usaha sendiri, melainkan melalui hubungan dengan Kristus yang memelihara iman hingga kesudahan.
Konteks teologis dan makna praktis
Ayat ini mengingatkan jemaat bahwa kekuasaan Kristus atas rumah Allah tidak menghapus tanggung jawab mereka untuk tetap setia. iman yang hidup memancar dalam ketekunan dan pengharapan. Dalam budaya jemaat pada saat itu, ancaman godaan untuk meninggalkan iman dapat muncul; penekanan di sini adalah keteguhan hati sebagai bagian dari identitas Kristen sejati.
Aplikasi sekarang
Cuplikan dari para komentator berbahasa publik domain
Catatan singkat: tidak menyertakan kutipan lengkap dari teks asli para komentator berbahasa publik domain karena fokusnya pada ringkasan dan penjelasan pribadi. Jika diperlukan, ringkasan dari karya-karya klasik seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dapat dirujuk untuk nuansa historis tentang bahasa “isi rumah Allah” dan peran Kristus sebagai Imam Besar, dengan mencatat bahwa kutipan langsung digunakan hanya jika tersedia dalam sumber domain publik.
Inti pesan: Kristus berkuasa atas komunitas orang percaya sebagai kepala rumah Allah; kita dipanggil tetap setia dalam iman dan harap sampai tujuan akhir agar kemegahan-Nya nyata di dalam hidup kita.