Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiIbrani 3:14 Tafsiran ayat Alkitab
Ibrani 3:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena kita telah beroleh bahagian di dalam Kristus, asal kita berpaut kepada harap yang mula-mula itu, hingga kepada kesudahannya;
Ibrani 3:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Ibrani 3:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 3:6 (IDN) »
tetapi Kristus itu sebagaimana seorang anak berkuasa atas isi rumah Allah; maka kita inilah isi rumah-Nya itu, asal kita tetap di dalam iman dan harap, yang menjadi kemegahan kita, hingga kepada kesudahannya.

Ibrani 6:11 (IDN) »
Inilah kehendak kami supaya kamu masing-masing menunjukkan usaha yang serupa itu juga sehingga berpaut kepada pengharapan dengan yakin hingga kepada kesudahan,

1 Korintus 10:17 (IDN) »
Sebab roti itu seketul, maka kita yang banyak ini menjadi tubuh sebatang, karena kita sekalian mendapat bahagian daripada roti yang seketul itu.
Ibrani 3:14 (IDN) — Analisis Singkat
Dalam konteks surat Ibrani, ayat ini menegaskan bahwa umat percaya memiliki bagian di dalam Kristus asalkan mereka tetap berpegang pada harapan yang mula-mula. Surat ini memperingatkan mengenai bahaya kealpaan iman seperti bangsa Israel yang tidak berpegang pada jalan Allah di padang gurun. Di tengah panggilan untuk tetap setia, ayat ini menekankan kestabilan identitas kita dalam Kristus sebagai sumber pengharapan yang tidak tergoncangkan.
Makna utama ayat
Ayah-ibu iman Kristen tidak mendapatkan keselamatan melalui usaha sendiri, melainkan melalui persekutuan dengan Kristus. “Beroleh bahagian di dalam Kristus” berarti mengalami bagian yang nyata dalam hidup rohani, termasuk pengharapan, anugerah, dan janji-janji-Nya. “Berpaut kepada harap yang mula-mula itu” mengarah pada ketekunan pada janji awal iman, yaitu harapan akan damai Allah melalui Kristus. Hingga kepada kesudahannya menekankan tujuan akhir iman: penguatan dalam Kristus sampai saat perjumpaan dengan-Nya nanti.
Tiga tema kunci
Beberapa pemikiran pendukung (refleksi singkat)
Ada unsur kehati-hatian dalam pesan ini: iman bukan sekadar perasaan awal, melainkan hubungan yang terus hidup dengan Kristus. Refleksi para penafsir ayat dengan pendekatan tradisional menekankan bahwa bahagian di dalam Kristus menuntut komitmen berkelanjutan untuk tetap mengikuti-Nya, meskipun ada tantangan dan godaan.
Ayat silang yang relevan
- Ibrani 6:11-12: Menggarisbawahi keinginan untuk tetap berpegang pada pengharapan hingga akhir, bukan menjadi orang yang malas dalam beriman.
- 1 Korintus 1:30: Kristus adalah hikmat, kehendak Allah, dan pembenaran bagi kita; identitas kita di dalam-Nya menjaga kita di jalan harapan.
- Kolose 1:27: “Kristus di dalam kamu, pengharapan kemuliaan” menegaskan inti bahagian rohani yang kita miliki di dalam Dia.
Refleksi praktis
Bagaimana kita mempertahankan harap yang mula-mula? Pertama, ganti kepanikan dengan doa dan firman Allah. Kedua, perhatikan komunitas iman—bersekutu dan saling memperhitungkan dalam kasih. Ketiga, pegang janji-janji Kristus dalam masa-masa sunyi dan tantangan, sambil mengandalkan kasih-Nya yang tidak tergoyahkan.
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa kita memiliki bagian di dalam Kristus sejauh kita tetap berpegang pada harapan awal iman hingga akhir. Bahagian itu adalah jaminan hidup dalam Kristus, dipupuk melalui ketekunan, dan menuju pemenuhan janji Allah pada akhirnya.
Quotations from public-domain commentators (condensed):
Matthew Henry menekankan bahwa iman memiliki kenyataan praktis dalam diri orang percaya, bukan sekadar teologi abstrak. Albert Barnes menyoroti bahwa “bahagian di dalam Kristus” berarti identitas yang berpusat pada Kristus dan keselamatan-Nya yang terus bekerja dalam hidup kita. Adam Clarke menambahkan bahwa harapan mula-mula adalah penyertaan awal kita dalam program keselamatan yang Allah mulia persembahkan melalui Kristus. (Catatan: kutipan spesifik berasal dari karya-karya tersebut yang bersifat publik-domain; ringkasan ini merangkum pandangan inti mereka tanpa menyalin teks asli secara verbatim.)