Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Ibrani 13:1 Ibrani 13:2 Ibrani 13:3 Ibrani 13:4 Ibrani 13:5 Ibrani 13:6 Ibrani 13:7 Ibrani 13:8 Ibrani 13:9 Ibrani 13:10 Ibrani 13:11 Ibrani 13:12 Ibrani 13:13 Ibrani 13:14 Ibrani 13:15 Ibrani 13:16 Ibrani 13:17 Ibrani 13:18 Ibrani 13:19 Ibrani 13:20 Ibrani 13:21 Ibrani 13:22 Ibrani 13:23 Ibrani 13:24 Ibrani 13:25



Ibrani 13:23 (IDN)
Ketahuilah olehmu bahwa Timotius, saudara kita, sudah lepas; dengan dialah, jikalau segera ia tiba, aku akan datang berjumpa kamu.
Setting segera sebelum ayat
Ayat ini muncul dalam rangka akhir surat Ibrani, di mana penulis menutup dengan salam, pernyataan ketetapan perjalanan, dan dorongan untuk bertekun dalam iman. Perkataan mengenai Timotius menegaskan adanya dukungan pribadi dan hubungan gereja yang erat meskipun penulis menyampaikan rencana yang dapat berubah karena keadaan sekeliling.
Makna inti tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan dua hal imaniah: pertama, otoritas dan kenyakinan penulis terhadap jaringan pelayanan bersama; kedua, nilai persaudaraan Kristen yang teruji lewat kerja sama misi. Ketetapan bahwa Timotius «sudah lepas» menunjukkan bahwa Allah membentuk jalur pelayanan melalui persekutuan para pemimpin jemaat, sehingga tujuan menghadirkan peng udara iman tetap berjalan meskipun hambatan muncul. Dalam konteks Ibrani, iman bukan sekadar keyakinan pribadi, melainkan perjalanan bersama umat Allah untuk melaksanakan kehendak-Nya.
Kata kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan bagian lain (cross-referensi singkat)
- 2 Korintus 8:16-17 menampilkan Timotius sebagai figur yang setia dalam mengangkat beban pelayanan; menunjukkan bahwa hubungan antarpelayanan menumbuhkan kepercayaan umat.
- Efesus 4:11-12 menekankan peran pemimpin gereja dan kerja sama untuk memperlengkapi orang percaya; relevan dengan gambaran Timotius sebagai bagian dari jaringan pelayanan.
- Galatia 2:3 memberi konteks bahwa Timotius sendiri adalah anggota komunitas yang mengalami pertumbuhan iman bersama murid-murid lainnya; memperkuat gagasan bahwa perjalanan rohani sering berjalan dalam komunitas.
Pemahaman bertekun bagi pembaca masa kini
Ayat ini mengingatkan bahwa misi gereja tidak bergantung pada satu orang saja, melainkan pada jaringan orang percaya yang saling mendukung. Persahabatan rohani antara penulis surat (yang kemungkinan adalah seorang pemimpin jemaat) dan Timotius mencerminkan gaya kepemimpinan yang mengutamakan kerja sama, keandalan, dan kesiapsiagaan untuk melayani. Ketika situasi menantang, iman tetap berakar pada kenyataan bahwa Allah menuntun jalannya pelayanan melalui orang-orang yang setia.
Refleksi praktis untuk hari ini
Catatan penolong historis (singkat)
Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan nilai persahabatan rohani dan keandalan gereja. Mereka menyoroti bahwa penulisan penutup Ibrani membawa nuansa praktis tentang bagaimana gereja berfungsi sebagai komunitas yang saling bertanggung jawab dalam menjalankan mandat Kristus. Catatan singkat: Henry menekankan kebaikan hubungan gereja; Barnes menyoroti realitas perjalanan rohani bersama; Clarke menekankan kepemimpinan dan disiplin dalam komunitas iman.
Ayat ini mengingatkan kita bahwa tujuan Allah dalam jemaat-Nya tercapai melalui kerja sama yang erat, kesiapan untuk bertemu, dan dorongan kasih persaudaraan yang terus berlanjut.