Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHagai 1:8 Tafsiran ayat Alkitab
Hagai 1:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Pergilah kamu ke gunung meramu kayu dan bangunkanlah pula rumah ini, maka Aku kelak berkemah akan dia dan Akupun akan dipermuliakan, demikianlah firman Tuhan.
Hagai 1:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hagai 1:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 132:13 (IDN) »
Karena telah dipilih Tuhan akan Sion dan dikehendaki-Nya akan tempat kediaman-Nya, firman-Nya:

2 Tawarikh 2:8 (IDN) »
Dan lagi hendaklah tuan kirim kepada beta kayu araz dan senobar dan cendana dari Libanon, karena ketahuilah beta akan hal segala hamba tuan pandai menebang pohon kayu di Libanon, bahwasanya segala hamba beta akan serta dengan segala hamba tuan;

Ezra 3:7 (IDN) »
Maka diberikannyalah uang akan segala orang pemahat dan tukang dan lagi makanan dan minuman dan minyak akan orang Sidoni dan Tsuri, supaya dibawanya akan kayu araz dari atas Libanon dari pada jalan laut sampai ke Yafo dengan izin Koresy, raja Farsi, kepada mereka itu.
Hagai 1:8 - Makna Singkat
Firman Tuhan mendorong umat untuk mengambil tindakan nyata: pergi ke gunung dan meramu kayu untuk membangun kembali Bait-Nya. Melalui pekerjaan praktis inilah kemuliaan Tuhan akan dinyatakan kembali di tengah umat-Nya.
Latar Kontekstual
Hagai menubahkan kembali setelah periode pembuangan. Umat Israel kembali ke Yerusalem namun keadaan istana Tuhan terabaikan, sementara diri mereka lebih sibuk membangun rumah sendiri. Tuhan menuntut prioritas ulang: pekerjaan membangun kemah-Nya sebagai pusat hidup beriman.
Observasi Penafsiran
Gagasan Utama
Referensi Silang
Bisikkan pemahaman lewat hubungannya dengan bagian-bagian berikut:
Konteks Penafsiran dari Tokoh Penafsir Klasik
Para penafsir seperti Matthew Henry dan Adam Clarke menekankan bahwa pemulihan ibadah tidak terjadi tanpa tindakan nyata dan kemurnian tujuan hati. Mereka menekankan bahwa Tuhan membimbing umat lewat perintah praktis yang mengubah pola hidup mereka menjadi fokus kepada kemuliaan-Nya.
Pesan Praktis
Penghubung Teologis Singkat
Panggilan Hagai membentuk pola: pemulihan rohani membawa pemulihan praktik ibadah dan kemuliaan Tuhan terlihat dalam karya bersama. Ketika umat bertindak dengan tujuan itu, Tuhan berkemah di antara mereka dan dimuliakan di tengah kota-Nya.
Quotations note: Tidak ada kutipan langsung penuh dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam teks ini. Ringkasan pemikiran mereka digabung untuk konteks Indonesia secara orisinal.
Inti intinya: Tuhan memanggil umat-Nya untuk bekerja sama merawat rumah-Nya sebagai langkah iman nyata yang membawa kemuliaan-Nya kembali di antara mereka.