Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Kejadian 1 Kejadian 2 Kejadian 3 Kejadian 4 Kejadian 5 Kejadian 6 Kejadian 7 Kejadian 8 Kejadian 9 Kejadian 10 Kejadian 11 Kejadian 12 Kejadian 13 Kejadian 14 Kejadian 15 Kejadian 16 Kejadian 17 Kejadian 18 Kejadian 19 Kejadian 20 Kejadian 21 Kejadian 22 Kejadian 23 Kejadian 24 Kejadian 25 Kejadian 26 Kejadian 27 Kejadian 28 Kejadian 29 Kejadian 30 Kejadian 31 Kejadian 32 Kejadian 33 Kejadian 34 Kejadian 35 Kejadian 36 Kejadian 37 Kejadian 38 Kejadian 39 Kejadian 40 Kejadian 41 Kejadian 42 Kejadian 43 Kejadian 44 Kejadian 45 Kejadian 46 Kejadian 47 Kejadian 48 Kejadian 49 Kejadian 50Verse
Kejadian 50:1 Kejadian 50:2 Kejadian 50:3 Kejadian 50:4 Kejadian 50:5 Kejadian 50:6 Kejadian 50:7 Kejadian 50:8 Kejadian 50:9 Kejadian 50:10 Kejadian 50:11 Kejadian 50:12 Kejadian 50:13 Kejadian 50:14 Kejadian 50:15 Kejadian 50:16 Kejadian 50:17 Kejadian 50:18 Kejadian 50:19 Kejadian 50:20 Kejadian 50:21 Kejadian 50:22 Kejadian 50:23 Kejadian 50:24 Kejadian 50:25 Kejadian 50:26
Overview
Kejadian 50:22 merangkum bagaimana Yusuf menikmati masa tua yang damai di Mesir, setelah melalui banyak ujian. Ayat ini menegaskan bahwa Yusuf hidup hingga usia 110 tahun bersama keluarga besar di tanah Mesir, menandai masa transisi dari kisah penindasan menjadi perwujudan pemeliharaan Allah bagi janji-Nya melalui keturunan Jacob.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal ke-50 menutup kisah hidup Yusuf yang penuh liku: dibenci saudara-saudara, dijual sebagai budak, dipakai Allah untuk menyelamatkan umat lewat kelaparan, akhirnya ia mampu menempatkan seluruh keluarga di Mesir. Ayat 22 menekankan dimulainya masa tua Yusuf yang penuh kedewasaan dan pemeliharaan Allah, dengan Yusuf hidup hingga 110 tahun bersama semua anggota keluarga intinya di Mesir.
Pelajaran rohani utama
Pelajaran utama ayat ini ialah pemeliharaan Allah yang menyertai umat-Nya sepanjang kehidupan, termasuk masa-masa tua. Yusuf tidak lagi bergulat dengan masa lalu atau kekhawatiran masa depan; ia menetap dalam damai di tempat yang Allah tunjukkan sebagai ladang bagi keturunannya. Hidupnya menjadi saksi kepercayaan bahwa Allah menyertai rencana-Nya melalui kesulitan, sehingga akhirnya membawa pemenuhan janji-Nya.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Di sini kita melihat puncak penggenapan rencana Allah melalui Yusuf: dari hamba menjadi penguasa yang mampu menyelamatkan banyak orang, termasuk keluarganya sendiri.
Allah memelihara orang yang setia hingga masa tua mereka, memberkati generasi yang datang melalui hidup yang beriman.
Ketetapan Allah menyertai Yusuf dari awal hingga akhir, meneguhkan bahwa setiap peristiwa—baik maupun buruk—dihasilkan untuk kebaikan bagi mereka yang percaya.
Aplikasi praktis
Cross-references dan hubungan singkat
Inti penutupan
Kejadian 50:22 menegaskan bahwa Yusuf menutup kisah hidupnya dengan kedamaian di tanah Mesir, usia 110 tahun, dan bersama keluarga inti. Narasi ini mengingatkan kita bahwa Allah berdaulat atas setiap fase hidup, dan ketaatan serta kepercayaan kepada-Nya membawa pemenuhan janji-Nya, bahkan di masa tua. Firman-Nya tetap relevan bagi setiap generasi yang menantikan rencana-Nya terlaksana.
Catatan sumber tradisi (komentar klasik): Ringkasan ini mengintegrasikan pendekatan para penafsir publik-domain, seperti Henry, Barnes, dan Clarke, terutama pada tema pemeliharaan ilahi dan kedewasaan Yusuf. Cuplikan singkat yang relevan dari karya-karya mereka dikutip hanya dalam konteks ide umum, tanpa menyalin teks penuh.