Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Kejadian 1 Kejadian 2 Kejadian 3 Kejadian 4 Kejadian 5 Kejadian 6 Kejadian 7 Kejadian 8 Kejadian 9 Kejadian 10 Kejadian 11 Kejadian 12 Kejadian 13 Kejadian 14 Kejadian 15 Kejadian 16 Kejadian 17 Kejadian 18 Kejadian 19 Kejadian 20 Kejadian 21 Kejadian 22 Kejadian 23 Kejadian 24 Kejadian 25 Kejadian 26 Kejadian 27 Kejadian 28 Kejadian 29 Kejadian 30 Kejadian 31 Kejadian 32 Kejadian 33 Kejadian 34 Kejadian 35 Kejadian 36 Kejadian 37 Kejadian 38 Kejadian 39 Kejadian 40 Kejadian 41 Kejadian 42 Kejadian 43 Kejadian 44 Kejadian 45 Kejadian 46 Kejadian 47 Kejadian 48 Kejadian 49 Kejadian 50Verse
Kejadian 28:1 Kejadian 28:2 Kejadian 28:3 Kejadian 28:4 Kejadian 28:5 Kejadian 28:6 Kejadian 28:7 Kejadian 28:8 Kejadian 28:9 Kejadian 28:10 Kejadian 28:11 Kejadian 28:12 Kejadian 28:13 Kejadian 28:14 Kejadian 28:15 Kejadian 28:16 Kejadian 28:17 Kejadian 28:18 Kejadian 28:19 Kejadian 28:20 Kejadian 28:21 Kejadian 28:22



Kejadian 28:1 - Penjelasan Ringkas dalam Konteks
Ayat ini terjadi dalam perjalanan Ishak setelah peristiwa Abraham, ketika Ishak ingin menyalurkan berkat dan perlindungan bagi anak-anaknya. Ia memanggil Yakub, memberkati dia, dan mengingatkan agar tidak berkawin dengan wanita dari bangsa Kana’an. Ayat ini menegaskan pentingnya menjaga kemurnian nasab serta komitmen bagi umat perjanjian Tuhan di tengah bangsa-bangsa sekeliling yang tidak seiman.
Inti Makna Ayat
Ishak berwewenang memberikan berkat bagi Yakub sebagai pewaris janji Tuhan. Perintah untuk tidak berbinikan orang Kana’an menunjukkan kesepakatan ilahi mengenai garis keturunan dan identitas umat pilihan Tuhan, serta perlunya pemisahan iman dalam pernikahan di konteks budaya pada masa itu.
Tema-Tema Utama
Referensi Terhubung
Beberapa ayat terkait yang memperkaya makna serupa:
Penafsiran Singkat dari Para Penafsir Klasik
Orisinalitas komentar para penafsir kelasik menyoroti bahwa berkat ayah adalah bagian penting dalam pewarisan janji Tuhan. Mereka menekankan pentingnya disiplin rohani dan pewarisan iman secara berkelanjutan, sambil menjaga identitas umat melalui pilihan pernikahan yang sejalan dengan iman perjanjian. (Ringkasan sinopsis, tanpa kutipan panjang).
Refleksi Praktis
Ayat ini mengingatkan kita akan tanggung jawab umum orang tua untuk membimbing anak-anak dalam iman, serta kebutuhan komunitas untuk menjaga kemurnian iman ketika menghadapi tekanan budaya sekitar. Kita diajak memohon hikmat Tuhan dalam keputusan pribadi dan keluarga, terutama terkait komitmen iman pasangan hidup.
Inti Penutup
Kejadian 28:1 menegaskan berkat leluhur dan pemeliharaan identitas rohani umat Tuhan, dengan penekanan pada kepatuhan terhadap rencana ilahi melalui pemisahan yang sehat dari praktik-praktik yang bertentangan dengan janji perjanjian-Nya.
Catatan Kecil
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, and Adam Clarke are not quoted verbatim here, but their general emphasis on the authority of patriarchal blessings, the sacred lineage, and the discipline of faith informs this synthesis. Jika diperlukan, kita bisa menelusuri kutipan singkat yang relevan untuk puji-pujian dan studi lebih lanjut.