Kejadian 21:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Hata, setelah habislah air yang di dalam kirbat itu, maka dibaringkannyalah budak itu di bawah pokok serumpun.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 21:14
Ayat berikutnya
Kejadian 21:16 »

Kejadian 21:15 Tafsiran ayat Alkitab

Kejadian 21:15 (IDN) — Kisah Sumber Air yang Habis dan Penyin Badan Hamba

Setting segera: Setelah kelahiran si anak, air dalam kantong kirbat (bejana air) habis. Hamba perempuan yang membawa Ishak dan Sara—yang telah diusir—dibiarkan sendirian dengan anaknya di padang gurun. Allah kemudian mendengar jeritan mereka, dan peristiwa ini menjadi bagian dari pemeliharaan Tuhan atas umat-Nya yang lemah.

Apa yang dikisahkan teks ini tentang Allah dan iman

Teks ini menyoroti iman yang berujung pada pemeliharaan Tuhan. Ketika keadaan tampak putus asa karena sumber air habis, hamba perempuan itu menundukkan diri dengan harapan bahwa Allah yang mengikat janji-Nya kepada Abraham tidak akan membiarkan anaknya menderita. Dalam konteks iman, kejadian ini menampilkan bahwa Allah memperhatikan penderitaan orang yang lemah dan menyiapkan jalan keluar meski manusia merasa tak berdaya. Dari sisi keimanan, kita melihat pengakuan bahwa manusia bergantung pada penyelenggaraan Ilahi lebih dari sekadar usaha manusia.

Istilah dan gambaran penting

Iman adalah ketergantungan kepada Tuhan di tengah keadaan yang tidak terkendali. “Kirbat” di sini mengacu pada kantong air yang biasanya dipakai untuk membawa air di padang gurun. Sisa air yang tersisa menjadi ujian bagi hamba perempuan dan anaknya; namun Tuhan memperhatikan jerit mereka dan menyediakan solusi melalui intervensi-Nya. Gambaran “dibaringkannyalah budak itu di bawah pokok serumpun” menekankan kebutuhan perlindungan dan kenyamanan fisik bagi anak kecil yang berada dalam keadaan kritis.

Hubungan dengan bagian lain Alkitab

Beberapa ayat terkait yang memperkaya makna ini antara lain: - Allah mengingat dan menolong Hagar ketika dia terdesak di padang gurun; kekuatan-Nya dinyatakan melalui pertemuan dengan malaikat yang menghiburnya (bandingkan konteks Hagar). Allah memperhatikan keluh kesah orang yang terpinggirkan. - Janji Allah kepada Abraham tetap berjalan meskipun manusia mencoba mengatur jalan keluarnya sendiri; pemeliharaan-Nya meliputi keturunan yang akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. - Narasi ini juga mempertemukan tema kelangsungan hidup dan penyediaan sumber hidup, yang menjadi bagian dari kisah besar pembentukan bangsa Israel melalui Ishak dan ibunya, Sara.

Cross-reference singkat

• Keluaran 17:1-7 — umat Israel mencari air di gurun; Allah menyediakan air melalui batu. Menunjukkan bahwa Allah peduli pada kebutuhan fisik orang banyak di tengah perjalanan.

• Hagar 16:11-12 — Tuhan mendengar seruan Hagar dan menjanjikan keturunan melalui Ishak; menunjukkan empati Allah pada perempuan dan anak yang terpaksa hidup dalam keadaan sulit.

• Mazmur 34:7 — perlindungan Allah bagi orang benar dalam kesulitan; penguatan bagi yang merasa terpojok.

Aplikasi praktis untuk masa kini

- Ketika situasi terasa tidak terkendali atau sumber daya menipis, tidak berarti Tuhan sudah meninggalkan kita. Perhatikan doa, jeritan hati, dan kebutuhan orang yang lemah di sekitar kita. - Kepedulian Allah pada Hagar mengingatkan kita untuk peka terhadap mereka yang kurang berdaya; kita diajak bertindak sebagai perpanjangan kasih-Nya—memberi air bagi jiwa-jiwa yang haus rohani maupun fisik. - Ketekunan iman menumbuhkan ketenangan: kita tidak mengandalkan diri sendiri dalam krisis, melainkan mengandalkan penyertaan Tuhan yang setia atas rencana-Nya melalui semua rintangan.

Ringkasan tafsiran dari para komentator publik domain secara ringkas: - Menekankan bahwa keadaan putus asa di padang gurun membawa kita pada pemeliharaan ilahi yang nyata dan praktis; Allah memperhatikan kebutuhan fisik dengan tindakan nyata. - Narasi ini menegaskan bahwa ujian air di kirbat adalah bagian dari perjalanan keturunan yang akan diberkati Allah, meskipun awalnya tampak tidak berdaya.

Catatan kutipan singkat dari komentator beredar (jika ada): beberapa gagasan umum bahwa Tuhan menyingkap pemeliharaan-Nya pada saat-saat paling rapuh. Tidak ada kutipan panjang langsung yang perlu dicantumkan di sini sesuai pedoman, namun suasana umum dari karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menggarisbawahi pemeliharaan Allah atas ketaatan dan kebutuhan manusia.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 21:15 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 15:22 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Keluaran 15:22 (IDN) »
Kemudian maka disuruh Musa orang Israel berangkat dari laut Kolzom, supaya mereka itu keluar dari sana, lalu ke padang belantara Syur, maka berjalanlah mereka itu dalam padang belantara itu tiga hari lamanya, tetapi tiada mendapat air.

2 Raja-raja 3:9 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Raja-raja 3:9 (IDN) »
Hata, maka berjalanlah raja orang Israel dan raja orang Yehuda dan raja orang Edom; setelah sudah mereka itu berjalan keliling tujuh hari lamanya, maka segala rakyat dan segala binatang yang mengikut itu kekurangan air minum.

Mazmur 63:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 63:1 (IDN) »
Mazmur Daud tatkala ia di padang belantara Yehuda. (63-2) Ya Allah! Engkaulah Allahku! pada dini hari aku mencahari Engkau, bahwa jiwaku berdahaga akan Dikau dan tubuhkupun rindu akan Dikau pada suatu tanah yang kering lagi dengan matinya sebab tiada berair.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab