Kejadian 11:19 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka kemudian dari pada beroleh Rehu itu Peleg hidup dua ratus sembilan tahun serta beranak laki-laki dan perempuan.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 11:18
Ayat berikutnya
Kejadian 11:20 »

Kejadian 11:19 Tafsiran ayat Alkitab

Makna Ayat

Kejadian 11:19 menyatakan bahwa setelah lahir Peleg, orang tua Rehu hidup dua ratus sembilan tahun lagi dan mempunyai anak-anak laki-laki dan perempuan. Ayat ini menyoroti masa hidup panjang manusia pada awal peradaban dan bagaimana garis keturunan terus berlanjut meski fokus narasi berpindah pada menara Babel dan penyebaran bangsa.

Latar Kontekstual

Bagian pasal 11 menggambarkan kelanjutan garis keturunan manusia setelah banjir, berfokus pada generasi sejak Nuh hingga Abraham. Ayat tentang Peleg muncul dalam daftar keturunan yang melacak asal-usul bangsa melalui garis keturunan Sem, Ham, dan Yafet. Angka umur panjang di bagian ini menonjolkan cara Alkitab menggambarkan periode-sejarah awal dengan rentang waktu yang luas sebelum Tuhan membatasi umur manusia di pasal berikutnya.

Observasi Penafsiran

  • Penurunan umur: Seiring berjalannya waktu dalam narasi, rentang usia tokoh-tokoh meningkat pendek, dan Peleg adalah bagian dari periode transisi antara generasi awal dan era patriarkal yang lebih terstruktur.
  • Nama Peleg berarti “terbelah” atau “pembelahan,” yang secara tematik berkaitan dengan peristiwa-peristiwa besar yang membelah umat manusia, seperti peristiwa dispersal di menara Babel beberapa pasal kemudian.
  • Penekanan genealogis menegaskan bahwa Allah mengarahkan garis keturunan dan rencana-Nya melalui sejarah manusia, meski manusia menempuh pilihan yang memengaruhi jalan hidup komunitas mereka.

Inti Tema

Cross-References (Hubungan dengan ayat lain)

1) Kejadian 10–11 (pembentukan bangsa dan dispersal): Menyoroti bagaimana pasang-surut sejarah manusia berhubungan dengan tujuan Allah. Penjelasan: ayat-ayat ini menempatkan Peleg dalam kerangka penyebaran bangsa pada masa pasca-banjir.

2) 2 Samuel 24:14 dan 1 Tawarikh 21:14 (perhatikan tema umur panjang sebagai gambaran kronik sejarah): Penjelasan: meski konteksnya berbeda, keduanya menampilkan pertanyaan tentang waktu dan ukuran dunia manusia di antara tindakan Allah.

3) Ulangan 32:7 (ingat-ingat masa lampau): Penjelasan: mengajak pembaca melihat bagaimana bangsa-bangsa mengingat dan menilai perjalanan panjang yang membentuk identitas mereka.

Gambaran Praktis Singkat

Ayah-ibu yang menguatkan garis keturunan mengandalkan pewarisan, bukan hanya pada umur panjang tetapi pada tanggung jawab mendidik generasi berikutnya dalam iman kepada Allah.

Penutup

Ayat ini memperlihatkan bahwa di tengah pertumbuhan umat manusia dan perubahan sejarah, Allah tetap mengawasi garis keturunan-Nya. Peleg menjadi simbol masa yang dipersiapkan untuk penataan sejarah yang akhirnya menuntun pada narasi besar mengenai bangsa-bangsa dan keselamatan dalam kisah Alkitab.

Quotations (Catatan literatur klasik): Keterangan singkat tentang para komentator publik-domain yang relevan tidak disertakan sebagai kutipan panjang; namun prinsip umum dari karya-karya seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dipadukan secara ringkas dalam analisis ini tanpa menyalin teks asli mereka. Jika diperlukan, kutipan pendek bisa diringkas sesuai konteks.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 11:19 Referensi silang ayat

Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab