Ulangan 23:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka apabila kamu sudah bernazarkan barang sesuatu kepada Tuhan, Allahmu, janganlah lambat kamu menyampaikan dia, kalau-kalau ia itu dituntut Tuhan, Allahmu, kepadamu dan dosa itu tertanggunglah atasmu.

Ayat sebelumnya
« Ulangan 23:20
Ayat berikutnya
Ulangan 23:22 »

Ulangan 23:21 Tafsiran ayat Alkitab

Ulangan 23:21 (IDN) — Menepati Nazar kepada Tuhan

Ayat ini berada dalam rangka hukum-hukum sosial dan moral bagi orang Israel. Di tengah pedoman mengenai perjanjian dengan Tuhan, ada peringatan tentang nazar yang bersifat pribadi dan yang menanggung tanggung jawab bagi pelakunya. Ketika seseorang berjanji dengan sumpah atau nazar kepada Tuhan, ia harus bertindak cepat untuk mengungkapkan niatnya. Menunda penyampaian nazar bisa menimbulkan konsekuensi di hadapan Tuhan, karena nazar bukan sekadar ucapan kosong, melainkan komitmen spiritual yang memerlukan ketulusan dan akuntabilitas.

Makna pokok

Ayat ini menegaskan pentingnya kejujuran dan ketepatan dalam menegaskan nazar kepada Allah. Nazar adalah komitmen yang mengikat secara moral dan religius; menunda penyampaikan dapat menciptakan beban dosa jika tindakan yang dijanjikan tidak segera dilaporkan atau dilaksanakan. Intinya, Allah menuntut kesungguhan dalam menepati janji-Nya melalui umat-Nya, dan umat dipanggil bertindak cepat agar tidak menanggung akibat pelanggaran janji tersebut.

Tema utama

  • Akuntabilitas terhadap janji rohani: Nazar kepada Tuhan memerlukan respons tepat waktu dan komunikasi yang jelas.
  • Keseriusan komitmen: Janji-janji rohani bukan sekadar ucapan, melainkan tanggung jawab hidup yang diwujudkan dalam tindakan.
  • Konsekuensi ilahi: Keterlambatan atau kelalaian dapat menimbulkan beban dosa yang menuntut pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.

Ayat-ayat terkait (ringkas)

Beberapa bagian lain dalam Perjanjian Lama menekankan pentingnya menepati nazar dan janji kepada Tuhan, serta menyediakan cara penyelesaian jika terjadi pelanggaran. Hubungan dengan prinsip umum integritas hidup di hadapan Allah bisa ditemukan dalam bagian-bagian tentang sumpah, korban, dan pertobatan. Perhatikan bagaimana nenek moyang dipanggil untuk menjaga janji bersama Tuhan, karena Allah adalah setia dan menuntut kesetiaan dari umat-Nya.

Renungan praktis

Bagaimana kita menanggapi nazar atau tekad iman dalam hidup sehari-hari? Pertama, pastikan niat hati jelas sebelum mengucapkannya kepada Tuhan. Kedua, segera sampaikan komitmen itu kepada pihak yang relevan jika diperlukan, dan utamakan tindakan nyata yang sesuai dengan janji tersebut. Ketika situasi berubah, tetaplah jujur kepada Tuhan dan cari cara yang tepat untuk menyesuaikan atau memenuhi janji dengan integritas.

Kaitan Alkitab (cross-references)

Imamat 27:1-34 — Sistem nazar dan nilai konsekuensinya; bagaimana perencanaan dan penetapan nilai bagi nazar dipaparkan dengan rinci.

Mazmur 15:1-5 — Kualifikasi hidup benar di hadapan Tuhan, termasuk menepati janji tanpa menunda-nunda.

Yakobus 5:12 — Dorongan untuk berkata jujur dan menepati sumpah dalam iman, menghindari keluh-kesah yang menunda-nunda.

Penghubung utama dengan tafsiran klasik

Dalam karya Thomas Matthew Henry, fokus pada tanggung jawab personal dalam menepati janji rohani menjadi sorotan: kejujuran spiritual adalah bagian dari hidup saleh. Bagi Albert Barnes, penekanan ditempatkan pada pentingnya ketepatan waktu dalam mengungkap nazar agar tidak menimbulkan beban bagi diri sendiri. Adam Clarke menekankan bahwa nazar adalah komitmen yang mempengaruhi tindakan konkret, bukan sekadar ucapan mulut. Ketiga penafsir ini menegaskan bahwa integritas umat tegas terkait kesetiaan kepada Tuhan dan komunitasnya.

Quotations (ingat: jika ada kutipan singkat langsung, dicantumkan):

“Saya tidak bisa menahan niat saya,” demikian etos nazar yang sejalan dengan dorongan untuk segera menyampaikannya. (M. Henry, ringkasan ide)

Ringkasan: Ayat ini menegaskan bahwa nazar kepada Tuhan menuntut ketulusan dan tindakan segera. Dalam konteks hukum Israel, janji rohani ialah komitmen yang memiliki konsekuensi spiritual. Umat didorong untuk menjaga integritas dengan menyampaikan nazar tanpa penundaan, sehingga hidup mereka mencerminkan ketaatan kepada Tuhan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Ulangan 23:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Pengkhotbah 5:4 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Pengkhotbah 5:4 (IDN) »
(5-3) Apabila engkau menazarkan kepada Allah barang sesuatu nazar, jangan bertangguh-tangguh menyampaikan dia, karena tiada Ia berkenan akan orang jahil; sebab itu sampaikanlah olehmu barang yang telah kaunazarkan itu.

Mazmur 66:13 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 66:13 (IDN) »
Bahwa aku masuk ke dalam rumah-Mu serta membawa korban bakaran, dan kepada-Mu juga aku membayar kaulku,

Mazmur 76:11 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 76:11 (IDN) »
(76-12) Hai kamu sekalian yang duduk keliling Tuhan! bernazarlah dan sampaikanlah nazarmu kepada Allahmu; bawalah persembahan dengan sepertinya kepada Tuhan, yang patut orang patut akan Dia.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab