Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Ulangan 1 Ulangan 2 Ulangan 3 Ulangan 4 Ulangan 5 Ulangan 6 Ulangan 7 Ulangan 8 Ulangan 9 Ulangan 10 Ulangan 11 Ulangan 12 Ulangan 13 Ulangan 14 Ulangan 15 Ulangan 16 Ulangan 17 Ulangan 18 Ulangan 19 Ulangan 20 Ulangan 21 Ulangan 22 Ulangan 23 Ulangan 24 Ulangan 25 Ulangan 26 Ulangan 27 Ulangan 28 Ulangan 29 Ulangan 30 Ulangan 31 Ulangan 32 Ulangan 33 Ulangan 34



Ulangan 13:10 (IDN)
“Maka hendaklah kamu melontari dia dengan batu, sehingga matilah ia, karena telah dicobanya mengundurkan kamu dari pada Tuhan, Allahmu, yang telah menghantar akan kamu keluar dari negeri Mesir, dari tempat perhambaan itu.”
Setting segera pasal
Ulangan 13 berfokus pada pengajaran tentang penyebaran penyembahan berhala di antara umat Israel. Ayat ini datang sebagai bagian perintah tegas mengenai tokoh yang mencoba menyesatkan bangsa dengan mengajak beribadah kepada tuhan selain YHWH. Respons komunitas Israel adalah hukuman fisik bagi penggoda yang membawa bangsa menjauh dari perjanjian Allah.
Yang dimaksud teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa iman Israel tidak netral; pilihan menyembah Tuhan menimbulkan konsekuensi menyatakan setia atau menolak. Allah yang membawa bangsa keluar dari perbudakan Mesir menuntut kesetiaan penuh. Upaya menggiring orang lain dari inti perjanjian dianggap sebagai tindakan yang berbahaya bagi eksistensi komunitas pada masa itu, sehingga respons hukumannya keras untuk menjaga kemurnian ibadah dan identitas umat kudus.
Kata-kata dan gambaran penting
- “melontari dengan batu”: hukuman publik yang tegas, mencerminkan seriusnya ancaman penyimpangan dari perjanjian.
- “mengundurkan kamu dari pada Tuhan, Allahmu”: gambaran tentang konsekuensi spiritual yang meluas—kebinasaan iman komunitas karena pengaruh sesat.
- “yang telah menghantar akan kamu keluar dari negeri Mesir”: menegaskan basis historis perjanjian Allah dengan Israel; pembebasan dari perbudakan menuntut loyalitas mutlak.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
- Ayat ini berhubungan erat dengan batas-batas ketauhidan dalam Ulangan 12, yang menekankan satu tempat untuk penyembahan yang benar. Ketidaktaatan terhadap perintah ini sering dipakai sebagai contoh klasik dalam literatur Yahudi tentang menjaga kemurnian ibadah.
- Dalam Ulangan 6:14-15, umat diperingatkan agar tidak menyembah tuhan lain; ayat 13:4 menekankan keteguhan iman sebagai rezim identitas bangsa.
- Dalam Perjanjian Baru, prinsip menolak pengajaran sesat diambil sebagai bagian dari ajaran para rasul mengenai kehati-hatian terhadap ajaran yang menyesatkan iman.
Cross-references singkat
Aplikasi praktis di masa kini
Tekad untuk menjaga iman tetap murni tidak berarti menolak perbedaan pendapat secara sehat. Inti pesan ayat ini adalah umat dipanggil untuk berhati-hati terhadap pengaruh yang dapat menarik kita menjauh dari panggilan Allah. Dalam konteks saat ini, ini berarti berhati-hati terhadap ajaran yang meragukan esensi tafsir Alkitab, menjaga komunitas berpegang pada inti kebenaran Kisah Allah, dan mengutamakan kasih sambil tetap tegas pada kebenaran firman.
Garis besar pemikiran teolog yang relevan
Para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa hukuman pada tokoh penggoda dimaksud untuk menjaga ketegasan komitmen bangsa terhadap perjanjian. Mereka melihat langkah ini sebagai pelajaran tentang bahaya penyimpangan ajaran dan pentingnya komitmen korporat terhadap Tuhan yang berkuasa menyelamatkan.
Cuplikan singkat yang relevan
“Maka hendaklah kamu melontari dia dengan batu, sehingga matilah ia” — sebuah ungkapan kemarahan hukum yang menunjukkan besarnya ancaman penyimpangan terhadap perjanjian Allah. (Catatan: kutipan asli lengkap dari komentator terdahulu tidak disajikan di sini hingga diambil dalam konteks aslinya.)