Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Ulangan 1 Ulangan 2 Ulangan 3 Ulangan 4 Ulangan 5 Ulangan 6 Ulangan 7 Ulangan 8 Ulangan 9 Ulangan 10 Ulangan 11 Ulangan 12 Ulangan 13 Ulangan 14 Ulangan 15 Ulangan 16 Ulangan 17 Ulangan 18 Ulangan 19 Ulangan 20 Ulangan 21 Ulangan 22 Ulangan 23 Ulangan 24 Ulangan 25 Ulangan 26 Ulangan 27 Ulangan 28 Ulangan 29 Ulangan 30 Ulangan 31 Ulangan 32 Ulangan 33 Ulangan 34



Makna Langsung Ulangan 13:5 (IDN)
Ayat ini menegaskan bahwa nabi atau pemimpi yang mendorong umat untuk murtad dari Tuhan harus dihukum mati. Tujuan hukuman adalah untuk menjaga kesetiaan kepada Allah yang telah membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir dan menuntun mereka di jalur-Nya. Perintah ini menekankan bahwa ancaman penyimpangan dari jalan Tuhan adalah bahaya yang serius bagi bangsa yang dipilih-Nya.
Latar konteks singkat
Ulangan 13 secara keseluruhan mengatur bahaya dari pengakuan ilah-ilah palsu dan pengaruh nabi/nabi palsu. Dalam konteks kemitraan dengan Tuhan, umat dipanggil untuk setia dan berani menolak godaan yang membahayakan perjanjian-Nya. Ayat ini menekankan tindakan tegas terhadap ancaman pemurtadan yang disebarkan dengan niat jahat, bukan sekadar perbedaan pendapat.
Observasi penafsiran kunci
Catatan interpretatif berkenaan dengan sumber-sumber teologis klasik
Dari karya para komentator publik domain bahasa Inggris kuno seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, beberapa unsur kebijakan moral dalam Ulangan 13:5 dipertegas: menjaga kesetiaan umat kepada Tuhan melalui tindakan tegas bagi ancaman menyimpangkan ajaran. Ringkasan inti dari pandangan mereka adalah bahwa peringatan terhadap nabi palsu adalah bagian dari upaya menjaga ketaatan total kepada Allah.
Kutipan singkat yang relevan: - Matthew Henry menekankan bahwa hukumannya menegaskan perancangan hukum Allah atas ketidaksetiaan umat.
Hubungan tematik (cross-references) dan penjelasan singkat
Penjelasan singkat: Ketiga silang referensi menegaskan integritas perjanjian, penghindaran penyimpangan ajaran, dan kebutuhan umat untuk memprioritaskan ketaatan kepada Tuhan atas segala godaan.
Inti praktis yang relevan
Ringkasan gabungan
Ulangan 13:5 menegaskan bahwa ancaman penyimpangan dari jalan Tuhan tidak bisa diperlakukan sepele. Allah telah membebaskan Israel dan menuntut loyalitas mutlak. Interpretasi klasik menekankan bahwa tindakan tegas terhadap nabi palsu adalah bagian dari menjaga perjanjian, bukan diskriminasi teologis. Umat diundang untuk tetap setia kepada Tuhan, menolak tipu daya, dan menjaga komunitas dari ajaran yang menyesatkan.