Daniel 5:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka sekarang sudah kudengar akan halmu, bahwa roh dewata adalah di dalammu dan didapati akan terang dan akal dan hikmat yang indah-indah dalammu.

Ayat sebelumnya
« Daniel 5:13
Ayat berikutnya
Daniel 5:15 »

Daniel 5:14 Tafsiran ayat Alkitab

Daniel 5:14 (IDN) — Ringkasan konteks dan makna

Ayat ini muncul pada Kisah Belsasar, ketika orang asing di Babel menyelewengkan perjamuan Raja Nebukadnezar. Penasihat tua, Belshazzar, memamerkan barang-barang kudus milik Bait Suci, dan Tuhan mengungkapkan bahwa pemimpin mereka telah kehilangan hikmat sejati. Dalam konteks itu, Daniel diberi karunia roh ketuhanan untuk memahami tanda-tanda dan memberi jawaban. Ayat ini menyatakan bahwa roh ilahi ada di dalam Daniel, sehingga ia dapat memberi terang, akal, dan hikmat yang indah-indah. Ini menegaskan bahwa kemampuan untuk memahami mimpi, hantaran huruf, dan penafsiran tidak berasal dari manusia semata, melainkan berasal dari hubungan dengan Sang Pemberi Hikmat.

Makna pokok

Ayat menegaskan sumber kembali dari kebijaksanaan Daniel: roh dewata yang tinggal di dalamnya memungkinkan dia melihat makna di balik simbol-simbol dan kejadian. Ketajaman intelektual Daniel tidak sekadar karena kepintaran manusia, melainkan karena hubungan hidup dengan Allah yang berkuasa memberikan pengertian yang luas di tengah keterkejutan pestisida kekuasaan yang menekan.

Tema-tema utama

  • hikmat Daniel berasal dari roh Allah yang bekerja dalam manusia percaya.
  • ayat ini mengingatkan bahwa kebenaran ilahi menuntut integritas di hadapan kemegahan dunia.
  • di Babel, kekayaan dan kemegahan menutupi kekurangan rohani; Allah tetap berhak menuntun mereka yang menyeleweng.

Jembatan dengan bagian lain (cross-references)

Beberapa ayat terkait yang memberi gambaran serupa tentang hikmat ilahi dan pengenalan tanda-tanda adalah:

  • Kepercayaan pada Allah sebagai sumber pengertian, mis. ayat-ayat permulaan Daniel tentang hikmat dan pengertian (aspek umum kata-kata tentang hikmat dalam kitab Daniel).
  • Kairos penuntunan Allah terhadap raja-raja yang sombong, yang muncul dalam kisah-kisah kerajaan pada Kitab Daniel dan kitab-kitab para nabi lainnya.

Refleksi praktis

Bagaimana kita merespons talenta kita hari ini? Ketika kita diberi kemampuan untuk memikirkan masalah rumit, kita diingatkan untuk tidak menyombongkan diri. Seperti Daniel, kita dipanggil mengakui sumber sejati dari kebijaksanaan: Allah yang bekerja melalui manusia lemah untuk memuliakan-Nya. Dalam pekerjaan, studi, atau situasi sulit, doa singkat meminta hikmat Allah dapat menjadi jalan masuk bagi pengertian yang lebih dalam.

Ringkasan penuntun

Ayat ini menegaskan bahwa roh Allah tinggal dalam Daniel, memberikan terang, akal, dan hikmat yang menuntun penafsiran serta kebijaksanaan di tengah gelapnya keadaan. Pengingat penting bahwa kemauan manusia untuk memahami tidak cukup tanpa koneksi hidup dengan Allah yang berkuasa. Keadilan, kebenaran, dan hikmat ilahi saling terkait dalam gambaran kebangkitan iman bagi tokoh-tokoh pada masa itu maupun bagi kita sekarang.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Daniel 5:14 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Daniel 5:11 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Daniel 5:11 (IDN) »
Karena dalam kerajaan tuanku adalah seorang, yang dalamnya adalah roh dewata mulia raya dan pada zaman paduka ayahanda tuanku didapati dalamnya akan terang dan akal dan hikmat, seperti hikmat dewata, maka diangkat baginda raja Nebukadnezar, paduka ayahanda tuanku, akan dia menjadi penghulu segala orang sastrawan dan ahlulnujum dan orang Kasdim dan orang petenung, ya tuanku!

IDN Pilih kitab dalam Alkitab