Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Daniel 11:1 Daniel 11:2 Daniel 11:3 Daniel 11:4 Daniel 11:5 Daniel 11:6 Daniel 11:7 Daniel 11:8 Daniel 11:9 Daniel 11:10 Daniel 11:11 Daniel 11:12 Daniel 11:13 Daniel 11:14 Daniel 11:15 Daniel 11:16 Daniel 11:17 Daniel 11:18 Daniel 11:19 Daniel 11:20 Daniel 11:21 Daniel 11:22 Daniel 11:23 Daniel 11:24 Daniel 11:25 Daniel 11:26 Daniel 11:27 Daniel 11:28 Daniel 11:29 Daniel 11:30 Daniel 11:31 Daniel 11:32 Daniel 11:33 Daniel 11:34 Daniel 11:35 Daniel 11:36 Daniel 11:37 Daniel 11:38 Daniel 11:39 Daniel 11:40 Daniel 11:41 Daniel 11:42 Daniel 11:43 Daniel 11:44 Daniel 11:45



Daniel 11:28 (IDN)
Imam narasi di ayat ini berada pada bagian nubuat yang menggambarkan perjalanan raja-raja asing terhadap Tanah Perjanjian. Ayat 28 menggambarkan kepulangan raja itu ke negerinya dengan banyak harta benda, dan hatinya menentang perjanjian yang suci yang telah dibuat sebelumnya, sebelum ia kembali ke negerinya.
Rangkuman makna dan pernyataan iman
Ayat ini memperlihatkan bagaimana kekuasaan dan godaan materi bisa mengaburkan komitmen rohani. Tuhan tetap berdaulat di balik tindakan manusia; meski ada pembangkangan manusia terhadap perjanjian, Allah secara historis mengundang umat-Nya untuk tetap setia dan berharap pada rencana-Nya yang lebih besar. Dalam konteks kitab Daniel, ketidaksetiaan raja-raja bangsa kafir sering ditempatkan sebagai latar untuk menunjukkan kekuasaan Tuhan yang akhirnya menggenapkan rencana-Nya untuk umat-Nya.
Istilah kunci dan gambaran penting
Hubungan dengan teks-teks terkait
Beberapa bagian yang relevan untuk pemahaman tema ini meliputi:
Intisarinya: kekayaan dapat membingungkan, tetapi perjanjian Tuhan tetap menjadi standar hidup bagi umat-Nya; iman menuntun bagaimana kita merespons godaan materi.
Aplikasi pernyataan ini bagi masa kini
Di dunia modern, godaan untuk mengumpulkan kekayaan bisa menggeser fokus rohani kita. Ayat ini mengingatkan kita untuk menilai motif di balik setiap tindakan; apakah kita tetap setia pada komitmen iman ketika berhadapan dengan keuntungan material besar? Ketaatan kepada Tuhan, bukan popularitas atau kemewahan, adalah ukuran relasi kita dengan-Nya. Dalam praktik sehari-hari, tetap patuh pada prinsip-prinsip moral, menjaga integritas, dan menghormati ikatan komunitas iman adalah bentuk respons terhadap “perjanjian yang suci”.
Rujukan silang singkat
Beberapa rujukan singkat untuk pendalaman lebih lanjut:
Catatan editorial
Dalam menyususn pandangan ini, kami merujuk pada wawasan para komentator publik domain lama. Intinya: meski harta bisa menjerat, Tuhan tetap memanggil umat-Nya pada hidup yang setia pada perjanjian-Nya. Kutipan singkat dari karya-karya Henry, Barnes, Clarke telah dipakai untuk memperkaya pemahaman, tanpa menyalin teks secara utuh dari sumber aslinya.