Kisah Para Rasul 6:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka perkataan ini diperkenankan oleh sekalian orang banyak itu, lalu memilih Stepanus, yaitu seorang yang penuh dengan iman dan Rohulkudus, dan lagi Pilipus, dan Prokhorus, dan Nikanor, dan Timon, dan Parmenas, dan Nikolaus, yaitu seorang mualaf asalnya dari negeri Antiokhia.

Ayat sebelumnya
« Kisah Para Rasul 6:4
Ayat berikutnya
Kisah Para Rasul 6:6 »

Kisah Para Rasul 6:5 Tafsiran ayat Alkitab

Gambaran Umum

Kisah Para Rasul 6:5 mencatat pemilihan tujuh orang di antara jemaat Yunani untuk membantu para rasu­lan dalam mendistribusikan bantuan kepada para janda. Ayat ini menekankan bagaimana persetujuan semua orang banyak terhadap ciri-ciri calon pelayan—terutama iman dan kepenuhan Roh Kudus. Dalam konteks pasal ini, pemilihan ini menunjukkan keseimbangan antara kebutuhan praktis jemaat dan komitmen rohani yang mendalam.

Ayat dalam konteks bab

Bab enam Kisah Para Rasul menyoroti perselisihan antara orang Ibrani dan Yunani mengenai pembagian makanan. Para rasul memutuskan untuk memilih tujuh orang yang “penuh dengan iman dan Roh Kudus” untuk mengurus pelayanan ini. Stepanus muncul sebagai tokoh yang disebut pertama dalam daftar; selain itu tampak adanya keanekaragaman latar belakang di antara kandidatnya—menandakan awal mula komunitas gereja yang inklusif. Ayat ini menegaskan bahwa pelayanan gereja memerlukan karakter rohani yang kuat, ditopang oleh iman yang teguh dan kehadiran Roh Allah dalam tindakan nyata.

Pelajaran rohani utama

  • Peran kepemimpinan rohani dalam kebutuhan praktis jemaat: jemaat dipanggil membentuk struktural pelayanan yang sehat yang menghasilkan keadilan sosial dan perawatan sesama.
  • Pentingnya karakter rohani jelas: “penuh dengan iman dan Roh Kudus” bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi keseimbangan hati yang tertuju kepada Tuhan dan sesama.
  • Kebersamaan gereja ada dalam keharmonisan berbagai latar belakang; kerukunan ini menjadi teladan bagi misi pelayanan.

Perbandingan singkat (cross-references)

Beberapa bagian Alkitab lain menyatakan prinsip serupa tentang pemilihan tenaga pelayanan berlandaskan iman dan karunia Roh:

  • 1 Timotius 3:8–13: kualifikasi bagi diakon menunjukkan pentingnya integritas, kejujuran, dan komitmen kepada Tuhan dalam pelayanan.
  • 1 Petrus 4:10–11: setiap orang diberi karunia untuk melayani sesama, sehingga pelayanan harus dipraktekkan dengan kasih dan kuasa Tuhan.
  • Amsal tentang hikmat dan kebenaran berperan dalam kepemimpinan gereja (bandingkan contoh pemilihan pemimpin yang adil di kisah awal).

Penambahan pemikiran para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa pemilihan ini bukan semata soal administrasi, melainkan pemantapan identitas gereja sebagai komunitas yang hidup dalam iman kepada Kristus dan anugerah Roh Kudus.

Rangkaian penerapan praktis

  1. Perhatikan integritas pribadi: ukuran awal bagi pelayan adalah karakter rohani yang jelas.
  2. Rutinitas doa dan pemuridan: persiapan hati sebelum diberi tugas pelayanan.
  3. Keberagaman dan inklusivitas: gereja mula-mula mengakui beragam latar belakang sebagai bagian dari satu tubuh Kristus.

Kaitannya dengan bagian lain (penjelasan singkat)

Pengalaman pemilihan tujuh di sini menyiapkan kerangka bagi peran diaken di kemudian hari (lihat juga surat-surat pengajaran tentang diakonia). Juga menunjukkan bagaimana gereja menanggapi kebutuhan konkrit sambil tetap menjaga fokus pada pemberitaan firman dan penuh kuasa.

Ringkasan

Ayat Kisah Para Rasul 6:5 menegaskan bahwa pemilihan pelayan didasarkan pada iman dan hidup dipenuhi Roh Kudus. Dimulai dari Stepanus dan saudara-saudaranya, langkah ini menata pelayanan jemaat untuk menjangkau kebutuhan praktis sambil memelihara identitas rohani komunitas umat percaya. Dalam konteks ini, gereja menunjukkan bagaimana kemajuan misi diteguhkan melalui karakter rohani yang nyata dan kerja sama yang penuh kasih.

Tata bahasa dan kutipan para komentator (sepotong catatan)

Beberapa bagian karya para komentator publik domain menyoroti bahwa “penuh dengan iman dan Roh Kudus” menekankan kedua dimensi iman pribadi dan kepatuhan kepada kuasa Allah dalam pelayanan. Kutipan spesifik dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan secara panjang, namun essensi penekanan pada kualitas rohani sebagai prasyarat pelayanan tersirat dalam pembelajaran ini.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kisah Para Rasul 6:5 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kisah Para Rasul 11:24 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 11:24 (IDN) »
Karena Barnabas itu seorang yang baik, lagi penuh dengan Rohulkudus dan iman. Maka makin bertambah banyaklah orang berpaling kepada Tuhan.

Kisah Para Rasul 21:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 21:8 (IDN) »
Maka pada keesokan harinya kami pun berangkatlah, lalu sampai ke Kaisaria, serta masuk ke dalam rumah Pilipus, guru Injil itu, yaitu seorang daripada ketujuh orang itu, lalu tinggallah kami sertanya.

Kisah Para Rasul 6:8 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 6:8 (IDN) »
Maka Stepanus yang penuh dengan anugerah dan kuasa itu pun mengadakanlah beberapa mujizat dan tanda ajaib yang besar di antara kaum.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab