Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 4:1 2 Raja-raja 4:2 2 Raja-raja 4:3 2 Raja-raja 4:4 2 Raja-raja 4:5 2 Raja-raja 4:6 2 Raja-raja 4:7 2 Raja-raja 4:8 2 Raja-raja 4:9 2 Raja-raja 4:10 2 Raja-raja 4:11 2 Raja-raja 4:12 2 Raja-raja 4:13 2 Raja-raja 4:14 2 Raja-raja 4:15 2 Raja-raja 4:16 2 Raja-raja 4:17 2 Raja-raja 4:18 2 Raja-raja 4:19 2 Raja-raja 4:20 2 Raja-raja 4:21 2 Raja-raja 4:22 2 Raja-raja 4:23 2 Raja-raja 4:24 2 Raja-raja 4:25 2 Raja-raja 4:26 2 Raja-raja 4:27 2 Raja-raja 4:28 2 Raja-raja 4:29 2 Raja-raja 4:30 2 Raja-raja 4:31 2 Raja-raja 4:32 2 Raja-raja 4:33 2 Raja-raja 4:34 2 Raja-raja 4:35 2 Raja-raja 4:36 2 Raja-raja 4:37 2 Raja-raja 4:38 2 Raja-raja 4:39 2 Raja-raja 4:40 2 Raja-raja 4:41 2 Raja-raja 4:42 2 Raja-raja 4:43 2 Raja-raja 4:44



Interpretive Point
Hakikat mukjizat kelaparan miqdadomun Elisha pada 2 Raja-raja 4:43 menegaskan bahwa penyediaan Tuhan tidak hanya memenuhi kebutuhan banyak orang, tetapi juga menguji iman serta ketaatan umat-Nya. Kisah ini menunjukkan bagaimana murka lapar dapat dipenuhi dengan kelimpahan yang tidak terbatas jika berjalan dalam ketaatan kepada firman Tuhan yang mengatur ukuran dan pembagian berkat.
konteks sastra dan alur narasi
Dalam konteks kisah nubuat Elisha, ini terjadi setelah kejadian ajaib seri mukjizat di antara Elisa dan muridnya yang lain. Mereka berada dalam situasi di mana umat Israel menghadapi kelaparan akibat masa kekeringan. Elisa memerintahkan supaya roti yang tersedia dibagi untuk seratus orang, walaupun jumlahnya tampak tidak cukup. Namun firman Tuhan menjamin kelimpahan: ada cukup bagi semua, dan masih tersisa. Ayat ini menegaskan hubungan antara iman, kepatuhan, dan pemeliharaan ilahi.
tafsir teologi dan makna utama
- Ketergantungan pada firman Tuhan: Elisa menilai persediaan dengan arahan ilahi, bukan dengan ukuran fisik semata. Pembagian roti menjadi gambaran bagaimana Tuhan mengikatkan berkat-Nya pada kepercayaan umat-Nya.
- Pemeliharaan bagi mereka yang lelah: Allah memperhitungkan kebutuhan orang banyak dan tidak membiarkan kelaparan merajalela di antara umat pilihan-Nya.
- Peristiwa sebagai type pemenuhannya: transisi dari kejadian makanan fisik ini sering dipandang sebagai gambaran kasih karunia rohani, yaitu kenyataan bahwa dalam Kristus, ada pemenuhan berlimpah bagi umat-Nya.
pewarisan makna dari para komentator klasik
Beberapa pandangan tradisional menyoroti bahwa perintah Elisa untuk memberikan roti kepada seratus orang menampilkan prinsip pembagian berkat secara adil di antara umat Tuhan, meskipun jumlahnya tampak tidak memadai. Dalam catatan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, ditekankan bahwa iman kepada firman Tuhan membebaskan dari kekhawatiran manusiawi akan kekurangan dan mengarahkan tindakan praktis yang berpusat pada kepedulian komunitas.
Penilaian klinis: “Berikanlah dia juga, supaya mereka itu makan, karena firman Tuhan demikian: Orang akan makan, kemudian akan ada lagi sisanya.”
hubungan silang Alkitab
Pertanyaan refleksi singkat
kesimpulan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa tindakan tepat di hadapan Tuhan—meski tampak tidak mencukupi—mendapati kelimpahan melalui firman-Nya. Pembelajaran utama adalah kepercayaan kepada Allah yang memimpin kita untuk membagikan sumber yang ada, dengan keyakinan bahwa Tuhan sanggup mengatur sisanya sesuai rencana-Nya yang baik bagi umat-Nya.
Referensi silang singkat: Lihat juga kisah pemeliharaan Elia (1 Raja-raja 17) dan pemenuhan rohani melalui kelimpahan Kristus (Yohanes 6).
Quotations from classic commentators (selected): - "Berikanlah dia juga, supaya mereka itu makan, karena firman Tuhan demikian." (Elisa, sebagai penegasan firman Tuhan) - Dalam analisis Henry, Barnes, dan Clarke, fokus pada kepercayaan kepada firman Tuhan sebagai dasar berbagi berkat dan pemeliharaan komunitas.