Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 3:1 2 Raja-raja 3:2 2 Raja-raja 3:3 2 Raja-raja 3:4 2 Raja-raja 3:5 2 Raja-raja 3:6 2 Raja-raja 3:7 2 Raja-raja 3:8 2 Raja-raja 3:9 2 Raja-raja 3:10 2 Raja-raja 3:11 2 Raja-raja 3:12 2 Raja-raja 3:13 2 Raja-raja 3:14 2 Raja-raja 3:15 2 Raja-raja 3:16 2 Raja-raja 3:17 2 Raja-raja 3:18 2 Raja-raja 3:19 2 Raja-raja 3:20 2 Raja-raja 3:21 2 Raja-raja 3:22 2 Raja-raja 3:23 2 Raja-raja 3:24 2 Raja-raja 3:25 2 Raja-raja 3:26 2 Raja-raja 3:27



Makna singkat ayat 2 Raja-raja 3:17 (IDN)
Firman Tuhan menjanjikan pemenuhan air bagi bangsa Ahab dan musuhnya meski tidak ada pergerakan angin atau hujan; Allah mendatangkan hujan dari atas untuk memenuhi lembah dengan air, sehingga semua orang, binatang, dan pasukan dapat tetap hidup.
Latar belakang konteks
Kisah ini terjadi saat Yehu memerintah di Israel utara, menghadapi serangan Moab. Nabi-elia (Elisa) menunjukkan bahwa Allah memiliki kendali atas cuaca dan sumber daya, meskipun keadaan tampak kering dan tidak menjanjikan pertolongan manusia. Peristiwa ini meneguhkan bahwa pertolongan ilahi datang sesuai kehendak-Nya, sering lewat cara yang tidak langsung dan lewat tindakan-Nya yang ajaib.
Observasi penafsiran kunci
Gagasan tematik singkat
Pandangan penafsir (ringkas)
Para penafsir klasik menegaskan bahwa pengamatan manusia terhadap alam tidak membatasi kuasa Tuhan. Seperti halnya komentar Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, ringkasan inti ialah: Allah dapat mengubah keadaan secara ajaib demi pemeliharaan umat-Nya ketika mereka setia pada perintah-Nya. Mereka mencatat bahwa pemenuhan air meneguhkan janji-Nya untuk menjaga kelangsungan hidup dalam peperangan dan masa-masa krisis.
Rujukan silang yang relevan
Penjelasan singkat: rujukan-rujukan ini memperlihatkan konsistenya tema pemeliharaan Allah di tengah kekeringan atau ancaman, yang menegaskan bahwa Allah sanggup memenuhi kebutuhan bahkan ketika tidak ada tanda-tanda pergerakan alam yang jelas.
Penekanan praktis yang sederhana
Ketika menghadapi krisis, kita diajak percaya pada firman Tuhan dan percaya bahwa Allah sanggup menyediakan kebutuhan kita secara konkret. Ketaatan pada arahan-Nya bisa menghadirkan pemulihan yang tampaknya tidak mungkin menurut logika dunia.
Penutup ringkas
Ayah bangsa Israel menerima pertolongan ilahi melalui perintah yang tampak sederhana namun penuh kuasa. Kisah ini mengajak kita mengandalkan Tuhan dalam kekeringan hidup, yakin bahwa Allah sanggup menjadikan lembah yang kering menjadi sarana pemeliharaan bagi umat-Nya.