Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Korintus 4:15 Tafsiran ayat Alkitab
2 Korintus 4:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Sebab segala perkara ini jadi karena kamu, supaya anugerah, yang bertambah-tambah dari sebab makin besar bilangan orang itu, memperbanyakkan syukur itu kepada kemuliaan Allah.
2 Korintus 4:15 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Korintus 4:15 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Roma 8:28 (IDN) »
Tetapi kita mengetahui, bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama mendatangkan kebajikan bagi orang yang mengasihi Allah, yaitu bagi orang yang dipanggil menurut kehendak Allah.

Efesus 3:20 (IDN) »
Maka bagi Allah, yang berkuasa melakukan dengan berlebih-lebihan daripada barang apa yang kita pohonkan atau sangkakan, menurut kuasanya yang bekerja di dalam kita.

2 Korintus 9:11 (IDN) »
sehingga kamu kaya di dalam segala sesuatu melakukan segala kemurahan, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh kami.
2 Korintus 4:15 (IDN) — Latar, Makna, dan Aplikasi
Ayat ini muncul dalam konteks penganiayaan dan penderitaan rasul Paulus, yang dipaparkan melalui bagian kedua surat 2 Korintus. Paulus menegaskan latar kesehatian iman: meski mengalami kekurangan dan penderitaan, pekerjaan Allah tidak gagal; justru semua hal itu terjadi untuk kemuliaan Allah dan kenyataan anugerah-Nya bertambah-tambah di antara jemaat yang bertumbuh dalam iman.
Apa yang dinyatakan teks ini tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan pola Allah yang memampukan umat-Nya untuk memuliakan Dia melalui berbagai keadaan. Penderitaan dan pengorbanan pribadi Paulus menjadi alat untuk menunjukkan anugerah Allah yang bekerja lebih besar di antara banyak orang. Akhirnya, kemuliaan Allah dibangkitkan melalui syukur yang melimpah karena anugerah-Nya yang terus bertambah.
Perikataan kunci yang perlu dipahami
Cross-references dan hubungannya
Penyelaras dengan karya para komentator publik domain
Beberapa pandangan berakar pada pola klasik: sumber penderitaan memurnikan iman dan memantapkan kemuliaan Allah. Seperti pandangan yang dinyatakan oleh para komentator Gereja awal dan para penafsir berbahasa Inggris terdahulu, ayat ini menekankan respons syukur sebagai bukti iman yang hidup, bukan kepasrahan pasif. (Pernyataan singkat yang relevan dari para komentator publik domain dapat diterapkan secara ringkas di sini.)
Amanat praktis untuk masa kini
Di era tantangan pribadi maupun kolektif, ayat ini mengundang jemaat untuk melihat segala keadaan sebagai peluang memperluas anugerah Allah. Ketika kita mengalami kekurangan, kita dapat bersyukur karena Allah bekerja melalui kelemahan kita untuk memperkaya iman keluarga rohani dan memuliakan-Nya. Respons syukur yang konsisten akan menumbuhkan kesaksian bersama yang menarik orang kepada Kristus.
Pandangan singkat yang relevan dari para komentator klasik
Ringkasnya, para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa penderitaan bagi orang percaya tidak sia-sia; itu dipakai Allah untuk memperluas karya-Nya, meningkatkan syukur umat, dan memacu pertumbuhan iman. Mereka menyoroti bahwa terlalu mudah menyerah pada keadaan sulit bisa menutupi tujuan Allah yang lebih besar. Namun, ketika iman menahan, anugerah Allah bekerja secara nyata dalam komunitas percaya.
Inti pesan: melalui segala perkara, anugerah Allah bertambah-tambah, sehingga syukur umat meningkat dan kemuliaan Allah diperluas di antara banyak orang.