Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Petrus 3:1 1 Petrus 3:2 1 Petrus 3:3 1 Petrus 3:4 1 Petrus 3:5 1 Petrus 3:6 1 Petrus 3:7 1 Petrus 3:8 1 Petrus 3:9 1 Petrus 3:10 1 Petrus 3:11 1 Petrus 3:12 1 Petrus 3:13 1 Petrus 3:14 1 Petrus 3:15 1 Petrus 3:16 1 Petrus 3:17 1 Petrus 3:18 1 Petrus 3:19 1 Petrus 3:20 1 Petrus 3:21 1 Petrus 3:22



Makna Singkat 1 Petrus 3:21
Air itu adalah gambaran yang menyelamatkan, yaitu baptisan yang dimaksudkan bukan untuk menghilangkan kekotoran jasmani, melainkan sebagai permohonan hati yang tulus kepada Allah, karena kebangkitan Kristus.
Latar belakang konteks
Surat Petrus berada dalam konteks umat percaya yang menghadapi penganiayaan dan percobaan iman. Petrus menegaskan bahwa baptisan bukan sekadar ritual lahiriah, melainkan respons iman yang memperbarui hati di hadapan Allah. Baptisan mengaitkan percaya kepada Kristus yang bangkit sebagai dasar keselamatan, bukan sebagai upacara yang memberikan “kesucian” secara otomatis secara lahiriah.
Observasi interpretatif
Beberapa poin penting
Rujukan silang yang relevan
1) Kolose 2:12 – Baptisan menandai persekutuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus, namun inti isinya adalah iman yang hidup. Penekanan pada hubungan antara baptisan dan iman.
2) Roma 6:3-4 – Melambangkan kematian dan kebangkitan melalui baptisan, menunjukkan identitas batin yang diperbarui oleh Kristus. Menjelaskan makna simbolik kematian diri lama dan hidup baru dalam Kristus.
3) Kisah Para Rasul 2:38 – Pertobatan dan baptisan sebagai bagian dari pemurnian kehidupan karena anugerah Allah melalui Kristus. Menyoroti urgensi respons iman melalui baptisan.
Pemahaman para penafsir terkemuka (singkat)
Alih bahasa para penafsir klasik menekankan perbedaan antara kekudusan lahiriah dan pembaruan batin. Mereka menekankan baptisan sebagai simbol iman yang hidup, bukan sekadar ritual materi. Beberapa pendapat menggarisbawahi bahwa fokus utama adalah hati yang dipulihkan kepada Allah karena Kristus telah bangkit.
Quotations (singkat):
“Baptisan bukan menghilangkan kecemaran tubuh secara lahiriah, melainkan memohonkan perasaan hati yang baik kepada Allah.”
Aplikasi praktis singkat