Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Raja-raja 1 1 Raja-raja 2 1 Raja-raja 3 1 Raja-raja 4 1 Raja-raja 5 1 Raja-raja 6 1 Raja-raja 7 1 Raja-raja 8 1 Raja-raja 9 1 Raja-raja 10 1 Raja-raja 11 1 Raja-raja 12 1 Raja-raja 13 1 Raja-raja 14 1 Raja-raja 15 1 Raja-raja 16 1 Raja-raja 17 1 Raja-raja 18 1 Raja-raja 19 1 Raja-raja 20 1 Raja-raja 21 1 Raja-raja 22Verse
1 Raja-raja 21:1 1 Raja-raja 21:2 1 Raja-raja 21:3 1 Raja-raja 21:4 1 Raja-raja 21:5 1 Raja-raja 21:6 1 Raja-raja 21:7 1 Raja-raja 21:8 1 Raja-raja 21:9 1 Raja-raja 21:10 1 Raja-raja 21:11 1 Raja-raja 21:12 1 Raja-raja 21:13 1 Raja-raja 21:14 1 Raja-raja 21:15 1 Raja-raja 21:16 1 Raja-raja 21:17 1 Raja-raja 21:18 1 Raja-raja 21:19 1 Raja-raja 21:20 1 Raja-raja 21:21 1 Raja-raja 21:22 1 Raja-raja 21:23 1 Raja-raja 21:24 1 Raja-raja 21:25 1 Raja-raja 21:26 1 Raja-raja 21:27 1 Raja-raja 21:28 1 Raja-raja 21:29



Makna Langsung Ayat 1 Raja-raja 21:6
Naboth menolak permintaan raja Ahab untuk menyerahkan kebun anggur miliknya, karena kebun itu adalah hak warisan keluarganya dan bagian dari warisan tanah perjanjian. Perkataan ini menegaskan harga martabat dan kedaulatan hukum keluarga dalam tradisi Israel: tidak semua kekuasaan raja melampaui hukum tanah warisan.
Latar konteks singkat
Ahab, raja Israel, ingin kebun anggur dekat istananya sebagai kebun sayur. Setelah tawar-menawar gagal, istrinya Izebel menimbang tindakan kriminal untuk merebut kebun itu. Ayat ini adalah bagian dari respons Nabot yang menolak tawaran itu dengan tegas, meski menimbulkan konsekuensi bagi dirinya. Kisah ini menegaskan kontras antara kehendak manusia yang serakah dengan integritas moral seseorang yang taat pada hukum warisan dan kebenaran Tuhan.
Pengamatan tafsir yang relevan
- Dalam bahasa Ibrani, jawaban Nabot menahan diri dari kompromi yang merugikan hak warisan leluhur. Hal ini menandai penegasan identitas sebagai orang Yehuda yang berpegang pada hukum pusaka dan suara komuniti lokal.
- Karakter Ahab dicatat sebagai contoh keinginan yang tidak puas ketika kebutuhannya tidak terpenuhi, mengindikasikan ketidakpekaan terhadap keadilan dan hak sesama yang tidak bisa diganggu gugat demi kepentingan pribadi.
Inti tema ayat ini
Hubungan dengan bagian Alkitab lain
Cross-referensi yang relevan:
Penjelasan singkat: Referensi di atas membantu memahami bagaimana hukum warisan Tuhan membatasi penindasan kekuasaan raja dan mempertahankan martabat manusia di hadapan hak sesama.
Amanat praktis
1) Hormati hak milik orang lain dan integritas pribadi meski menghadapi tekanan kekuasaan. 2) Pelajari bagaimana kebijaksanaan biblik menguatkan kita untuk tidak menyerahkan prinsip demi kepuasan sesaat. 3) Waspadai penyalahgunaan kekuasaan yang menindas hak sesama.
Cuplikan kutipan tokoh pendapat (hanya jika tersedia)
Kutipan ringkas dari para komentator publik domain yang relevan memberikan gambaran umum: “Kehendak hati manusia, bila diarahkan oleh keserakahan, membawa konsekuensi serius terhadap keadilan.” Perhatikan bahwa kutipan ini diringkas untuk keperluan ringkasan konteks.
Ringkasan akhir
Nabot menolak tekanan raja untuk menyerahkan kebun anggurnya karena itu adalah milik leluhur dan bagian dari hukum tanah. Ayat ini menegaskan bahwa hak-hak dasar tidak bisa dikesampingkan demi keinginan penguasa. Dalam konteks kitab 1 Raja-raja, ini menyoroti favorit Tuhan pada keadilan dan keteguhan hati orang percaya yang tidak tergoyahkan oleh kekuasaan dunia.