Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 24:1 1 Tawarikh 24:2 1 Tawarikh 24:3 1 Tawarikh 24:4 1 Tawarikh 24:5 1 Tawarikh 24:6 1 Tawarikh 24:7 1 Tawarikh 24:8 1 Tawarikh 24:9 1 Tawarikh 24:10 1 Tawarikh 24:11 1 Tawarikh 24:12 1 Tawarikh 24:13 1 Tawarikh 24:14 1 Tawarikh 24:15 1 Tawarikh 24:16 1 Tawarikh 24:17 1 Tawarikh 24:18 1 Tawarikh 24:19 1 Tawarikh 24:20 1 Tawarikh 24:21 1 Tawarikh 24:22 1 Tawarikh 24:23 1 Tawarikh 24:24 1 Tawarikh 24:25 1 Tawarikh 24:26 1 Tawarikh 24:27 1 Tawarikh 24:28 1 Tawarikh 24:29 1 Tawarikh 24:30 1 Tawarikh 24:31

1 Tawarikh 24:28 (IDN) — Setting dan unsur penting
Ayat ini muncul dalam daftar pejabat-pria keturunan Imam Harun dalam pembagian tugas pelayanan di Bait Suci. Dari garis keturunan Mahli, disebut Eleazar yang “tiada beranak laki-laki.” Seluruh konteksnya menyoroti bagaimana Allah mengatur tugas-tugas suci lewat garis keturunan serta bagaimana keadaan pribadi seseorang bisa menjadi bagian dari rencana-Nya secara lebih luas.
Makna teologis ayat dan iman yang terkandung
Ayat ini memperlihatkan bahwa Allah memegang kendali atas umat-Nya dengan cara yang cermat dan akurat. Ketika segmen tertentu dari garis keturunan tidak memiliki pewaris laki-laki untuk melanjutkan tugas imam, Allah tetap memerhatikan kelangsungan pekerjaan-Nya melalui pemilihan jalur lain yang sah secara hukum dan tradisi umat Israel. Hal ini menegaskan bahwa pekerjaan-Nya tidak bergantung pada keadaan manusia semata, melainkan pada rencana-Nya yang lebih besar.
Istilah kunci dan gambaran penting
Kaitan dengan bagian lain dalam Alkitab
Beberapa bagian yang relevan menyoroti tema pewarisan tanggung jawab rohani dalam konteks keimamatan: misalnya pembagian tugas imam di Perjanjian Lama yang menggariskan bagaimana Allah menegaskan kelayakan dan garis keturunan untuk tugas-tugas suci; contoh lain adalah bagaimana Allah menegaskan bahwa rencana-Nya tetap berjalan meski manusia gagal memenuhi syarat duniawi secara umum. Hubungan tematik dapat ditemukan dalam pembahasan tentang pewarisan peranan rohani (keluarga Lewi, suku Lewi) dan bagaimana Allah mengarahkan umat-Nya melalui hukum-Nya yang adil.
Cross-references singkat
Aplikasi praktis bagi hidup sekarang
Ayat ini mengingatkan kita untuk menilai pelayanan dan kepemimpinan rohani dengan integritas di bawah Tuhan, bukan hanya karena garis keluarga atau status lahir. Allah bekerja melalui persiapan hati, ketaatan, dan kesetiaan dalam tugas-Nya. Bagi jemaat modern, kita dipanggil mengarahkan bakat, karunia, dan tanggung jawab kita kepada tujuan Allah, percaya bahwa Dia memegang kendali akhirnya meski manusia tidak selalu memenuhi semua harapan duniawi.
Catatan editorial
Dalam studi lintas tokoh-tokoh tafsir terdahulu yang bersifat publik domain, beberapa pengulas mencatat bagaimana ayat-ayat semacam ini menekankan prinsip Allah mengatur pekerjaan-Nya melalui mekanisme keluarga dan garis keturunan sambil tetap menjaga rencana-Nya secara universal. Kutipan singkat yang relevan: “Allah memegang kendali atas pekerjaan-Nya” (ringkas dari komentar umum para penafsir klasik). Perhatian utama adalah kehendak Allah yang melampaui manusia dan pemeliharaan tujuan-Nya secara berurutan dalam ibadah umat-Nya.