Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 24:1 1 Tawarikh 24:2 1 Tawarikh 24:3 1 Tawarikh 24:4 1 Tawarikh 24:5 1 Tawarikh 24:6 1 Tawarikh 24:7 1 Tawarikh 24:8 1 Tawarikh 24:9 1 Tawarikh 24:10 1 Tawarikh 24:11 1 Tawarikh 24:12 1 Tawarikh 24:13 1 Tawarikh 24:14 1 Tawarikh 24:15 1 Tawarikh 24:16 1 Tawarikh 24:17 1 Tawarikh 24:18 1 Tawarikh 24:19 1 Tawarikh 24:20 1 Tawarikh 24:21 1 Tawarikh 24:22 1 Tawarikh 24:23 1 Tawarikh 24:24 1 Tawarikh 24:25 1 Tawarikh 24:26 1 Tawarikh 24:27 1 Tawarikh 24:28 1 Tawarikh 24:29 1 Tawarikh 24:30 1 Tawarikh 24:31



Makna Ayat 1 Tawarikh 24:14 (IDN)
Ayat ini mencatat susunan bilangan para imam yang bertugas dalam babak pembagian tugas liturgi mereka. Frasa yang disebutkan—"yang kelima belas Bilja, yang keenam belas Imer"—menunjukkan bagian dari daftar keluarga imam yang diatur menurut pitas-pitasnya. Inti maknanya adalah ketertibannya: Tuhan mengatur pekerjaan ibadah-Nya melalui pembagian tugas yang jelas, sehingga pelayanan di bait suci berjalan teratur dan terjaga kehormatannya.
Latar konteks
1 Tawarikh pasal 24 melukiskan pembagian tugas para imam dan lewi dalam pelaksanaan ibadah di Yerusalem. Daftar ini muncul setelah penekanan tentang pendirian kembali ibadah di pasca-pembuangan, menegaskan ketaatan pada Tuhan dan hikmat Raja Daud dalam organisasi liturgi. Urutan paska bilangan memberi gambaran bagaimana tugas-tugas dibagi sesuai garis keturunan dan penempatan priestly lain-lain agar tidak terjadi kekacauan.
Observasi penafsiran
- Ayat ini tidak berdiri sendiri tentang maknanya; ia adalah bagian dari rekonciliasi alkitabiah antara fungsi keluarga-keluarga imam dan kebutuhan ibadah yang teratur.
- Pengaturan ini menekankan peran seksama untuk setiap kelompok: tidak ada bagian yang tertinggal atau terlalu menonjol secara tidak semestinya.
- Penekanan pada kelima belas dan keenam belas menunjukkan bahwa daftar itu berurutan, menegaskan kehendak Allah dalam struktur pelayanan.
Pandangan singkat tematik
Rujukan silang yang relevan
- Keluaran 28:1-3; pembagian tugas imam untuk tugas-tugas khusus menunjukkan pola peran dan persiapan bagi pelayanan suci. Dalam konteks ini, keteraturan menunjukkan kesiapan menerima pekerjaan rohani secara tertata.
- 1 Tawarikh 23:6-23; pendahuluan pembagian tugas bagi suku Lewi menggambarkan prinsip organisasi rohani sebagai landasan bagi keutuhan jemaat.
- Nehemia 12:9-11; peran imam dan penempatan mereka dalam ritus memberi gambaran bagaimana komunitas kembali mengatur ibadah setelah kembali dari pembuangan.
Pengaitan praktis
- Pelayanan gereja hari ini sebaiknya tetap terstruktur: jelasnya tugas, akuntabilitas, dan saling menghormati peran agar ibadah tidak terganggu.
Inti pesan untuk pembaca
Tuhan menghargai tata tertib dalam pelayanan-Nya. Ketaatan pada pengaturan-Nya menghasilkan ibadah yang murni dan kemurnian komunitas yang terjaga.