Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 23:1 1 Tawarikh 23:2 1 Tawarikh 23:3 1 Tawarikh 23:4 1 Tawarikh 23:5 1 Tawarikh 23:6 1 Tawarikh 23:7 1 Tawarikh 23:8 1 Tawarikh 23:9 1 Tawarikh 23:10 1 Tawarikh 23:11 1 Tawarikh 23:12 1 Tawarikh 23:13 1 Tawarikh 23:14 1 Tawarikh 23:15 1 Tawarikh 23:16 1 Tawarikh 23:17 1 Tawarikh 23:18 1 Tawarikh 23:19 1 Tawarikh 23:20 1 Tawarikh 23:21 1 Tawarikh 23:22 1 Tawarikh 23:23 1 Tawarikh 23:24 1 Tawarikh 23:25 1 Tawarikh 23:26 1 Tawarikh 23:27 1 Tawarikh 23:28 1 Tawarikh 23:29 1 Tawarikh 23:30 1 Tawarikh 23:31 1 Tawarikh 23:32



1 Tawarikh 23:4 (IDN) — konteks dan makna ringkas
Ayat ini berada dalam daftar pengatur dan pembagian tugas Lewi dalam persiapan ibadah di Bait Allah. Daud mengatur suku-suku Lewi untuk pekerjaan Tuhan, menunjukkan bagaimana pelayanan di rumah Tuhan dibagi antara kerja teknis di rumah ibadah dan kepemimpinan/hakim yang mengatur urusan logistik serta tata tertib peribadatan. Angka yang disebutkan merangkum dua kelompok penting: 24 ribu orang yang melakukan pekerjaan di dalam rumah Tuhan secara keseluruhan, dan 6 ribu orang yang menjadi penjawat dan hakim di situ.
Makna pokok ayat
Ayat ini menegaskan bahwa pelayanan di tempat ibadah melibatkan dua fungsi utama: pelaksanaan tugas teknis dan pemeliharaan tata administrasi. Ketelitian organisasi menunjukkan bahwa ibadah kepada Tuhan tidak hanya soal devosi batin, tetapi juga keteraturan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kemurnian dan kelancaran peribadatan.
Tema utama
Relevansi tokoh komentar klasik
Para komentator publik domain sering menekankan bahwa ujung dari catatan ini adalah prinsip organisasi gereja/persekutuan: pelayanan rohani berjalan serasi dengan tanggung jawab administrasi. Seperti halnya Henry, Barnes, dan Clarke menekankan bahwa detil administratif mencerminkan disiplin iman dan komitmen pada pelayanan yang rapi.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa lintasan silang yang relevan:
Penjelasan singkat: arahkan pandangan pada bagaimana peran-peran diberi agar ibadah tidak kacau, melainkan dijalankan dengan disiplin yang lahir dari iman kepada Allah yang kudus.
Refleksi praktis
Bagi jemaat kini, ayat ini mengajak untuk melihat bagaimana arti pelayanan tidak hanya pada hal-hal rohani yang abstrak, tetapi juga pada tindakan nyata: perencanaan yang rapi, pengawasan yang adil, dan partisipasi aktif dari banyak orang dengan peran yang berbeda-beda. Ketika gereja menata tugas secara cermat, ibadah diperkaya oleh keberagaman jasa yang saling melengkapi.
Garis besar rangkuman
Ayat ini menegaskan: di rumah Tuhan ada dua garis pelaksanaan—pekerjaan di dalam bangunan Tuhan dan penjagaan tata tertib oleh hakim. Keteraturan pelayanan menegaskan komitmen umat untuk memuliakan Allah melalui pekerjaan yang terorganisir dengan baik.
Rujukan silang singkat
1 Tawarikh menggarisbawahi pentingnya administrasi rohani (sering dirujuk juga dalam bagian pelayanan imam dan pekerja di bait). Kolose 3:23-24 menekankan kerja yang dilakukan dengan segenap hati sebagai pelayanan kepada Tuhan; Ibrani 13:17 menekankan ketaatan kepada pemimpin rohani untuk menjaga keamanan iman komunitas.
Catatan singkat tentang kutipan klasik (jika ada): Tidak ada kutipan kutipan penuh dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam teks ini. Namun, prinsip umum mereka—pentingnya organisasi, disiplin ibadah, dan peran unik setiap anggota—membentuk bingkai penafsiran yang terintegrasi di bagian akhir, tanpa menyalin kata-kata asli mereka.